1st Ayah 1 الأية ١الأوليبِسْم ِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
اقْتَرَبَ لِلنَّاسِ حِسَابُهُمْ وَهُمْ فِي غَفْلَةٍ مُّعْرِضُونَ
Iqtaraba linnasi hisabuhumwahum fee ghaflatin muAAridoon
Indonesian
Telah dekat kepada manusia hari menghisab segala amalan mereka, sedang mereka
berada dalam kelalaian lagi berpaling (daripadanya).
|
Ayah 21:2 الأية
مَا يَأْتِيهِم مِّن ذِكْرٍ مِّن رَّبِّهِم مُّحْدَثٍ إِلَّا اسْتَمَعُوهُ وَهُمْ
يَلْعَبُونَ
Ma ya/teehim min thikrin minrabbihim muhdathin illa istamaAAoohu wahumyalAAaboon
Indonesian
Tidak datang kepada mereka suatu ayat Al Quran pun yang baru (di-turunkan) dari
Tuhan mereka, melainkan mereka mendengarnya, sedang mereka bermain-main,
|
Ayah 21:3 الأية
لَاهِيَةً قُلُوبُهُمْ ۗ وَأَسَرُّوا النَّجْوَى الَّذِينَ ظَلَمُوا هَلْ هَٰذَا
إِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ ۖ أَفَتَأْتُونَ السِّحْرَ وَأَنتُمْ تُبْصِرُونَ
Lahiyatan quloobuhum waasarroo annajwaallatheena thalamoo hal hatha illabasharun
mithlukum afata/toona assihra waantum tubsiroon
Indonesian
(lagi) hati mereka dalam keadaan lalai. Dan mereka yang zalim itu merahasiakan
pembicaraan mereka: "Orang ini tidak lain hanyalah seorang manusia (jua) seperti
kamu, maka apakah kamu menerima sihir itu, padahal kamu menyaksikannya?"
|
Ayah 21:4 الأية
قَالَ رَبِّي يَعْلَمُ الْقَوْلَ فِي السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ ۖ وَهُوَ السَّمِيعُ
الْعَلِيمُ
Qala rabbee yaAAlamu alqawla fee assama-iwal-ardi wahuwa assameeAAu alAAaleem
Indonesian
Berkatalah Muhammad (kepada mereka): "Tuhanku mengetahui semua perkataan di
langit dan di bumi dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".
|
Ayah 21:5 الأية
بَلْ قَالُوا أَضْغَاثُ أَحْلَامٍ بَلِ افْتَرَاهُ بَلْ هُوَ شَاعِرٌ فَلْيَأْتِنَا
بِآيَةٍ كَمَا أُرْسِلَ الْأَوَّلُونَ
Bal qaloo adghathu ahlaminbali iftarahu bal huwa shaAAirun falya/tinabi-ayatin
kama orsila al-awwaloon
Indonesian
Bahkan mereka berkata (pula): "(Al Quran itu adalah) mimpi-mimpi yang kalut,
malah diada-adakannya, bahkan dia sendiri seorang penyair, maka hendaknya ia
mendatangkan kepada kita suatu mukjizat, sebagai-mana rasul-rasul yang telah
lalu di-utus".
|
Ayah 21:6 الأية
مَا آمَنَتْ قَبْلَهُم مِّن قَرْيَةٍ أَهْلَكْنَاهَا ۖ أَفَهُمْ يُؤْمِنُونَ
Ma amanat qablahum min qaryatinahlaknaha afahum yu/minoon
Indonesian
Tidak ada (penduduk) suatu negeripun yang beriman yang Kami telah
membinasakannya sebeIum mereka; maka apakah mereka akan beriman?
|
Ayah 21:7 الأية
وَمَا أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ إِلَّا رِجَالًا نُّوحِي إِلَيْهِمْ ۖ فَاسْأَلُوا
أَهْلَ الذِّكْرِ إِن كُنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
Wama arsalna qablaka illarijalan noohee ilayhim fas-aloo ahla aththikriin kuntum
la taAAlamoon
Indonesian
Kami tiada mengutus rasul rasul sebelum kamu (Muhammad), melainkan beberapa
orang-laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakanlah olehmu
kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui.
|
Ayah 21:8 الأية
وَمَا جَعَلْنَاهُمْ جَسَدًا لَّا يَأْكُلُونَ الطَّعَامَ وَمَا كَانُوا خَالِدِينَ
Wama jaAAalnahum jasadan laya/kuloona attaAAama wama kanookhalideen
Indonesian
Dan tidaklah Kami jadikan mereka tubuh-tubuh yang tiada memakan makanan, dan
tidak (pula) mereka itu orang-orang yang kekal.
|
Ayah 21:9 الأية
ثُمَّ صَدَقْنَاهُمُ الْوَعْدَ فَأَنجَيْنَاهُمْ وَمَن نَّشَاءُ وَأَهْلَكْنَا
الْمُسْرِفِينَ
Thumma sadaqnahumu alwaAAdafaanjaynahum waman nashao waahlaknaalmusrifeen
Indonesian
Kemudian Kami tepati janji (yang telah Kami janjikan) kepada mereka. Maka Kami
selamatkan mereka dan orang-orang yang Kami kehendaki dan Kami binasakan
orang-orang yang melampaui batas.
|
Ayah 21:10 الأية
لَقَدْ أَنزَلْنَا إِلَيْكُمْ كِتَابًا فِيهِ ذِكْرُكُمْ ۖ أَفَلَا تَعْقِلُونَ
Laqad anzalna ilaykum kitabanfeehi thikrukum afala taAAqiloon
Indonesian
Sesungguhnya telah Kami turunkan kepada kamu sebuah kitab yang di dalamnya
terdapat sebab-sebab kemuliaan bagimu. Maka apakah kamu tiada memahaminya?
|
Ayah 21:11 الأية
وَكَمْ قَصَمْنَا مِن قَرْيَةٍ كَانَتْ ظَالِمَةً وَأَنشَأْنَا بَعْدَهَا قَوْمًا
آخَرِينَ
Wakam qasamna min qaryatin kanatthalimatan waansha/na baAAdahaqawman akhareen
Indonesian
Dan berapa banyaknya (penduduk) negeri yang zalim yang teIah Kami binasakan, dan
Kami adakan sesudah mereka itu kaum yang lain (sebagai penggantinya).
|
Ayah 21:12 الأية
فَلَمَّا أَحَسُّوا بَأْسَنَا إِذَا هُم مِّنْهَا يَرْكُضُونَ
Falamma ahassoo ba/sanaitha hum minha yarkudoon
Indonesian
Maka tatkala mereka merasakan azab Kami, tiba-tiba mereka melarikan diri dari
negerinya.
|
Ayah 21:13 الأية
لَا تَرْكُضُوا وَارْجِعُوا إِلَىٰ مَا أُتْرِفْتُمْ فِيهِ وَمَسَاكِنِكُمْ
لَعَلَّكُمْ تُسْأَلُونَ
La tarkudoo warjiAAooila ma otriftum feehi wamasakinikumlaAAallakum tus-aloon
Indonesian
Janganlah kamu lari tergesa-gesa; kembalilah kamu kepada nikmat yang telah kamu
rasakan dan kepada tempat-tempat kediamanmu (yang baik), supaya kamu ditanya.
|
Ayah 21:14 الأية
قَالُوا يَا وَيْلَنَا إِنَّا كُنَّا ظَالِمِينَ
Qaloo ya waylana innakunna thalimeen
Indonesian
Mereka berkata: "Aduhai, celaka kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang
zaIim".
|
Ayah 21:15 الأية
فَمَا زَالَت تِّلْكَ دَعْوَاهُمْ حَتَّىٰ جَعَلْنَاهُمْ حَصِيدًا خَامِدِينَ
Fama zalat tilka daAAwahumhatta jaAAalnahum haseedan khamideen
Indonesian
Maka tetaplah demikian keluhan mereka, sehingga Kami jadikan mereka sebagai
tanaman yang telah dituai, yang tidak dapat hidup lagi.
|
Ayah 21:16 الأية
وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاءَ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا لَاعِبِينَ
Wama khalaqna assamaawal-arda wama baynahuma laAAibeen
Indonesian
Dan tidaklah Kami ciptakan Iangit dan bumi dan segala yang ada di antara
keduanya dengan bermain-main.
|
Ayah 21:17 الأية
لَوْ أَرَدْنَا أَن نَّتَّخِذَ لَهْوًا لَّاتَّخَذْنَاهُ مِن لَّدُنَّا إِن كُنَّا
فَاعِلِينَ
Law aradna an nattakhithalahwan lattakhathnahu min ladunna inkunna faAAileen
Indonesian
Sekiranya Kami hendak membuat sesuatu permainan, (isteri dan anak), tentulah
Kami membuatnya dari sisi Kami. Jika Kami menghendaki berbuat demikian,
(tentulah Kami telah melakukannya).
|
Ayah 21:18 الأية
بَلْ نَقْذِفُ بِالْحَقِّ عَلَى الْبَاطِلِ فَيَدْمَغُهُ فَإِذَا هُوَ زَاهِقٌ ۚ
وَلَكُمُ الْوَيْلُ مِمَّا تَصِفُونَ
Bal naqthifu bilhaqqiAAala albatili fayadmaghuhu fa-itha huwa zahiqunwalakumu
alwaylu mimma tasifoon
Indonesian
Sebenarya Kami melontarkan yang hak kepada yang batil lalu yang hak itu
menghancurkannya, maka dengan serta merta yang batil itu lenyap. Dan
kecelakaanlah bagimu disebabkan kamu mensifati (Allah dengan sifat-sifat yang
tidak layak bagi-Nya).
|
Ayah 21:19 الأية
وَلَهُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَمَنْ عِندَهُ لَا يَسْتَكْبِرُونَ
عَنْ عِبَادَتِهِ وَلَا يَسْتَحْسِرُونَ
Walahu man fee assamawatiwal-ardi waman AAindahu la yastakbiroonaAAan
AAibadatihi wala yastahsiroon
Indonesian
Dan kepunyaan-Nya-lah segala yang di langit dan di bumi. Dan malaikat-malaikat
yang di sisi-Nya, mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan
tiada (pula) merasa letih.
|
Ayah 21:20 الأية
يُسَبِّحُونَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ لَا يَفْتُرُونَ
Yusabbihoona allayla wannaharala yafturoon
Indonesian
Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya.
|
Ayah 21:21 الأية
أَمِ اتَّخَذُوا آلِهَةً مِّنَ الْأَرْضِ هُمْ يُنشِرُونَ
Ami ittakhathoo alihatan minaal-ardi hum yunshiroon
Indonesian
Apakah mereka mengambil tuhan-tuhan dari bumi, yang dapat menghidupkan
(orang-orang mati)?
|
Ayah 21:22 الأية
لَوْ كَانَ فِيهِمَا آلِهَةٌ إِلَّا اللهُ لَفَسَدَتَا ۚ فَسُبْحَانَ اللهِ
رَبِّ الْعَرْشِ عَمَّا يَصِفُونَ
Law kana feehima alihatunilla Allahu lafasadata fasubhana Allahirabbi alAAarshi
AAamma yasifoon
Indonesian
Sekiranya ada di langit dan di bumi tuhan-tuhan selain Allah, tentulah keduanya
itu telah rusak binasa. Maka Maha Suci Allah yang mempunyai 'Arsy daripada apa
yang mereka sifatkan.
|
Ayah 21:23 الأية
لَا يُسْأَلُ عَمَّا يَفْعَلُ وَهُمْ يُسْأَلُونَ
La yus-alu AAamma yafAAaluwahum yus-aloon
Indonesian
Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya dan merekalah yang akan
ditanyai.
|
Ayah 21:24 الأية
أَمِ اتَّخَذُوا مِن دُونِهِ آلِهَةً ۖ قُلْ هَاتُوا بُرْهَانَكُمْ ۖ هَٰذَا ذِكْرُ
مَن مَّعِيَ وَذِكْرُ مَن قَبْلِي ۗ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ الْحَقَّ ۖ
فَهُم مُّعْرِضُونَ
Ami ittakhathoo min doonihi alihatanqul hatoo burhanakum hatha thikru manmaAAiya
wathikru man qablee bal aktharuhum layaAAlamoona alhaqqa fahum muAAridoon
Indonesian
Apakah mereka mengambil tuhan-tuhan selain-Nya? Katakanlah: "Unjukkanlah
hujjahmu! (Al Quran) ini adalah peringatan bagi orang-orang yang bersamaku, dan
peringatan bagi orang-orang yang sebelumku". Sebenarnya kebanyakan mereka tiada
mengetahui yang hak, karena itu mereka berpaling.
|
Ayah 21:25 الأية
وَمَا أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ مِن رَّسُولٍ إِلَّا نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لَا
إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدُونِ
Wama arsalna min qablika minrasoolin illa noohee ilayhi annahu la ilahailla ana
faAAbudoon
Indonesian
Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan
kepadanya: "Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka sembahlah
olehmu sekalian akan Aku".
|
Ayah 21:26 الأية
وَقَالُوا اتَّخَذَ الرَّحْمَٰنُ وَلَدًا ۗ سُبْحَانَهُ ۚ بَلْ عِبَادٌ
مُّكْرَمُونَ
Waqaloo ittakhatha arrahmanuwaladan subhanahu bal AAibadun mukramoon
Indonesian
Dan mereka berkata: "Tuhan Yang Maha Pemurah telah mengambil (mempunyai) anak",
Maha Suci Allah. Sebenarnya (malaikat-malaikat itu), adalah hamba-hamba yang
dimuliakan,
|
Ayah 21:27 الأية
لَا يَسْبِقُونَهُ بِالْقَوْلِ وَهُم بِأَمْرِهِ يَعْمَلُونَ
La yasbiqoonahu bilqawliwahum bi-amrihi yaAAmaloon
Indonesian
mereka itu tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan
perintah-perintah-Nya.
|
Ayah 21:28 الأية
يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يَشْفَعُونَ إِلَّا لِمَنِ
ارْتَضَىٰ وَهُم مِّنْ خَشْيَتِهِ مُشْفِقُونَ
YaAAlamu ma bayna aydeehim wamakhalfahum wala yashfaAAoona illa limani
irtadawahum min khashyatihi mushfiqoon
Indonesian
Allah mengetahui segala sesuatu yang dihadapan mereka (malaikat) dan yang di
belakang mereka, dan mereka tiada memberi syafa'at melainkan kepada orang yang
diridhai Allah, dan mereka itu selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya.
|
Ayah 21:29 الأية
وَمَن يَقُلْ مِنْهُمْ إِنِّي إِلَٰهٌ مِّن دُونِهِ فَذَٰلِكَ نَجْزِيهِ جَهَنَّمَ
ۚ كَذَٰلِكَ نَجْزِي الظَّالِمِينَ
Waman yaqul minhum innee ilahun mindoonihi fathalika najzeehi jahannama
kathalikanajzee aththalimeen
Indonesian
Dan barangsiapa di antara mereka, mengatakan: "Sesungguhnya Aku adalah tuhan
selain daripada Allah", maka orang itu Kami beri balasan dengan Jahannam,
demikian Kami memberikan pembalasan kepada orang-orang zalim.
|
Ayah 21:30 الأية
أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا
رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ ۖ
أَفَلَا يُؤْمِنُونَ
Awa lam yara allatheenakafaroo anna assamawati wal-ardakanata ratqan
fafataqnahuma wajaAAalnamina alma-i kulla shay-in hayyin afalayu/minoon
Indonesian
Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi
itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara
keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah
mereka tiada juga beriman?
|
Ayah 21:31 الأية
وَجَعَلْنَا فِي الْأَرْضِ رَوَاسِيَ أَن تَمِيدَ بِهِمْ وَجَعَلْنَا فِيهَا
فِجَاجًا سُبُلًا لَّعَلَّهُمْ يَهْتَدُونَ
WajaAAalna fee al-ardi rawasiyaan tameeda bihim wajaAAalna feeha fijajansubulan
laAAallahum yahtadoon
Indonesian
Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu
(tidak) goncang bersama mereka dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu
jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.
|
Ayah 21:32 الأية
وَجَعَلْنَا السَّمَاءَ سَقْفًا مَّحْفُوظًا ۖ وَهُمْ عَنْ آيَاتِهَا مُعْرِضُونَ
WajaAAalna assamaasaqfan mahfoothan wahum AAan ayatihamuAAridoon
Indonesian
Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka
berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya.
|
Ayah 21:33 الأية
وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ فِي
فَلَكٍ يَسْبَحُونَ
Wahuwa allathee khalaqa allayla wannaharawashshamsa walqamara kullun fee falakin
yasbahoon
Indonesian
Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan.
Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.
|
Ayah 21:34 الأية
وَمَا جَعَلْنَا لِبَشَرٍ مِّن قَبْلِكَ الْخُلْدَ ۖ أَفَإِن مِّتَّ فَهُمُ
الْخَالِدُونَ
Wama jaAAalna libasharin minqablika alkhulda afa-in mitta fahumu alkhalidoon
Indonesian
Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu
(Muhammad); maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal?
|
Ayah 21:35 الأية
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُم بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً
ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
Kullu nafsin tha-iqatu almawtiwanablookum bishsharri walkhayri fitnatanwa-ilayna
turjaAAoon
Indonesian
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan
keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada
Kamilah kamu dikembalikan.
|
Ayah 21:36 الأية
وَإِذَا رَآكَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِن يَتَّخِذُونَكَ إِلَّا هُزُوًا أَهَٰذَا
الَّذِي يَذْكُرُ آلِهَتَكُمْ وَهُم بِذِكْرِ الرَّحْمَٰنِ هُمْ كَافِرُونَ
Wa-itha raaka allatheenakafaroo in yattakhithoonaka illa huzuwan ahathaallathee
yathkuru alihatakum wahum bithikriarrahmani hum kafiroon
Indonesian
Dan apahila orang-orang kafir itu melihat kamu, mereka hanya membuat kamu
menjadi olok-olok. (Mereka mengatakan): "Apakah ini orang yang mencela
tuhan-tuhan-mu?", padahal mereka adaIah orang-orang yang ingkar mengingat Allah
Yang Maha Pemurah.
|
Ayah 21:37 الأية
خُلِقَ الْإِنسَانُ مِنْ عَجَلٍ ۚ سَأُرِيكُمْ آيَاتِي فَلَا تَسْتَعْجِلُونِ
Khuliqa al-insanu min AAajalinsaoreekum ayatee fala tastaAAjiloon
Indonesian
Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perIihatkan
kepadamu tanda-tanda azab-Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku
mendatangkannya dengan segera.
|
Ayah 21:38 الأية
وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَٰذَا الْوَعْدُ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ
Wayaqooloona mata hathaalwaAAdu in kuntum sadiqeen
Indonesian
Mereka berkata: "Kapankah janji itu akan datang, jika kamu sekaIian adalah
orang-orang yang benar?"
|
Ayah 21:39 الأية
لَوْ يَعْلَمُ الَّذِينَ كَفَرُوا حِينَ لَا يَكُفُّونَ عَن وُجُوهِهِمُ النَّارَ
وَلَا عَن ظُهُورِهِمْ وَلَا هُمْ يُنصَرُونَ
Law yaAAlamu allatheena kafaroo heenala yakuffoona AAan wujoohihimu annara
walaAAan thuhoorihim wala hum yunsaroon
Indonesian
Andaikata orang-orang kafir itu mengetahui, waktu (di mana) mereka itu tidak
mampu mengelakkan api neraka dari muka mereka dan (tidak pula) dari punggung
mereka, sedang mereka (tidak pula) mendapat pertolongan, (tentulah mereka tiada
meminta disegerakan).
|
Ayah 21:40 الأية
بَلْ تَأْتِيهِم بَغْتَةً فَتَبْهَتُهُمْ فَلَا يَسْتَطِيعُونَ رَدَّهَا وَلَا هُمْ
يُنظَرُونَ
Bal ta/teehim baghtatan fatabhatuhum falayastateeAAoona raddaha wala hum
yuntharoon
Indonesian
Sebenarnya (azab) itu akan datang kepada mereka dengan sekonyong-konyong lalu
membuat mereka menjadi panik, maka mereka tidak sanggup menolaknya dan tidak
(pula) mereka diberi tangguh.
|
Ayah 21:41 الأية
وَلَقَدِ اسْتُهْزِئَ بِرُسُلٍ مِّن قَبْلِكَ فَحَاقَ بِالَّذِينَ سَخِرُوا مِنْهُم
مَّا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ
Walaqadi istuhzi-a birusulin min qablika fahaqabillatheena sakhiroo minhum ma
kanoobihi yastahzi-oon
Indonesian
Dan sungguh telah diperolok-olokkan beberapa orang rasul sebelum kamu maka
turunlah kepada orang yang mencemoohkan rasul-rasul itu azab yang selalu mereka
perolok-olokkan.
|
Ayah 21:42 الأية
قُلْ مَن يَكْلَؤُكُم بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ مِنَ الرَّحْمَٰنِ ۗ بَلْ هُمْ عَن
ذِكْرِ رَبِّهِم مُّعْرِضُونَ
Qul man yaklaokum billayli wannaharimina arrahmani bal hum AAan thikrirabbihim
muAAridoon
Indonesian
Katakanlah: "Siapakah yang dapat memelihara kamu di waktu malam dan siang hari
dari (azab Allah) Yang Maha Pemurah?" Sebenarnya mereka adalah orang-orang yang
berpaling dari mengingati Tuhan mereka.
|
Ayah 21:43 الأية
أَمْ لَهُمْ آلِهَةٌ تَمْنَعُهُم مِّن دُونِنَا ۚ لَا يَسْتَطِيعُونَ نَصْرَ
أَنفُسِهِمْ وَلَا هُم مِّنَّا يُصْحَبُونَ
Am lahum alihatun tamnaAAuhum mindoonina la yastateeAAoona nasraanfusihim wala
hum minna yushaboon
Indonesian
Atau adakah mereka mempunyai tuhan-tuhan yang dapat memelihara mereka dari
(azab) Kami. Tuhan-tuhan itu tidak sanggup menolong diri mereka sendiri dan
tidak (pula) mereka dilindungi dari (azab) Kami itu?
|
Ayah 21:44 الأية
بَلْ مَتَّعْنَا هَٰؤُلَاءِ وَآبَاءَهُمْ حَتَّىٰ طَالَ عَلَيْهِمُ الْعُمُرُ ۗ
أَفَلَا يَرَوْنَ أَنَّا نَأْتِي الْأَرْضَ نَنقُصُهَا مِنْ أَطْرَافِهَا ۚ
أَفَهُمُ الْغَالِبُونَ
Bal mattaAAna haola-iwaabaahum hatta talaAAalayhimu alAAumuru afala yarawna anna
na/teeal-arda nanqusuha min atrafihaafahumu alghaliboon
Indonesian
Sebenarnya Kami telah memberi mereka dan bapak-bapak mereka kenikmatan (hidup di
dunia) hingga panjanglah umur mereka. Maka apakah mereka tidak melihat
bahwasanya Kami mendatangi negeri (orang kafir), lalu Kami kurangi luasnya dari
segala penjurunya. Maka apakah mereka yang menang?
|
Ayah 21:45 الأية
قُلْ إِنَّمَا أُنذِرُكُم بِالْوَحْيِ ۚ وَلَا يَسْمَعُ الصُّمُّ الدُّعَاءَ إِذَا
مَا يُنذَرُونَ
Qul innama onthirukum bilwahyiwala yasmaAAu assummu adduAAaaitha ma yuntharoon
Indonesian
Katakanlah (hai Muhammad): "Sesungguhnya aku hanya memberi peringatan kepada
kamu sekalian dengan wahyu dan tiadalah orang-orang yang tuli mendengar seruan,
apabila mereka diberi peringatan"
|
Ayah 21:46 الأية
وَلَئِن مَّسَّتْهُمْ نَفْحَةٌ مِّنْ عَذَابِ رَبِّكَ لَيَقُولُنَّ يَا وَيْلَنَا
إِنَّا كُنَّا ظَالِمِينَ
Wala-in massat-hum nafhatun min AAathabirabbika layaqoolunna ya waylana inna
kunnathalimeen
Indonesian
Dan sesungguhnya, jika mereka ditimpa sedikit saja dari azab Tuhan-mu, pastilah
mereka berkata: "Aduhai, celakalah kami, bahwasanya kami adalah orang yang
menganiaya diri sendiri".
|
Ayah 21:47 الأية
وَنَضَعُ الْمَوَازِينَ الْقِسْطَ لِيَوْمِ الْقِيَامَةِ فَلَا تُظْلَمُ نَفْسٌ
شَيْئًا ۖ وَإِن كَانَ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِّنْ خَرْدَلٍ أَتَيْنَا بِهَا ۗ
وَكَفَىٰ بِنَا حَاسِبِينَ
WanadaAAu almawazeena alqistaliyawmi alqiyamati fala tuthlamunafsun shay-an
wa-in kana mithqala habbatinmin khardalin atayna biha wakafa binahasibeen
Indonesian
Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah
dirugikan seseorang barang sedikitpun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji
sawipun pasti Kami mendatangkan (pahala)nya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat
perhitungan.
|
Ayah 21:48 الأية
وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَىٰ وَهَارُونَ الْفُرْقَانَ وَضِيَاءً وَذِكْرًا
لِّلْمُتَّقِينَ
Walaqad atayna moosawaharoona alfurqana wadiyaan wathikranlilmuttaqeen
Indonesian
Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa dan Harun Kitab Taurat dan
penerangan serta pengajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
|
Ayah 21:49 الأية
الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُم بِالْغَيْبِ وَهُم مِّنَ السَّاعَةِ مُشْفِقُونَ
Allatheena yakhshawna rabbahum bilghaybiwahum mina assaAAati mushfiqoon
Indonesian
(yaitu) orang-orang yang takut akan (azab) Tuhan mereka, sedang mereka tidak
melihat-Nya, dan mereka merasa takut akan (tibanya) hari kiamat.
|
Ayah 21:50 الأية
وَهَٰذَا ذِكْرٌ مُّبَارَكٌ أَنزَلْنَاهُ ۚ أَفَأَنتُمْ لَهُ مُنكِرُونَ
Wahatha thikrun mubarakunanzalnahu afaantum lahu munkiroon
Indonesian
Dan Al Quran ini adalah suatu kitab (peringatan) yang mempunyai berkah yang
telah Kami turunkan. Maka mengapakah kamu mengingkarinya?
|
Ayah 21:51 الأية
وَلَقَدْ آتَيْنَا إِبْرَاهِيمَ رُشْدَهُ مِن قَبْلُ وَكُنَّا بِهِ عَالِمِينَ
Walaqad atayna ibraheemarushdahu min qablu wakunna bihi AAalimeen
Indonesian
Dan sesungguhnya telah Kami anugerahkan kepada Ibrahim hidayah kebenaran sebelum
(Musa dan Harun), dan adalah Kami mengetahui (keadaan)nya.
|
Ayah 21:52 الأية
إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِ مَا هَٰذِهِ التَّمَاثِيلُ الَّتِي أَنتُمْ لَهَا
عَاكِفُونَ
Ith qala li-abeehi waqawmihi mahathihi attamatheelu allatee antum lahaAAakifoon
Indonesian
(Ingatlah), ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Patung-patung
apakah ini yang kamu tekun beribadat kepadanya?"
|
Ayah 21:53 الأية
قَالُوا وَجَدْنَا آبَاءَنَا لَهَا عَابِدِينَ
Qaloo wajadna abaanalaha AAabideen
Indonesian
Mereka menjawab: "Kami mendapati bapak-bapak kami menyembahnya".
|
Ayah 21:54 الأية
قَالَ لَقَدْ كُنتُمْ أَنتُمْ وَآبَاؤُكُمْ فِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ
Qala laqad kuntum antum waabaokumfee dalalin mubeen
Indonesian
Ibrahim berkata: "Sesungguhnya kamu dan bapak-bapakmu berada dalam kesesatan
yang nyata".
|
Ayah 21:55 الأية
قَالُوا أَجِئْتَنَا بِالْحَقِّ أَمْ أَنتَ مِنَ اللَّاعِبِينَ
Qaloo aji/tana bilhaqqiam anta mina allaAAibeen
Indonesian
Mereka menjawab: "Apakah kamu datang kepada kami dengan sungguh-sungguh ataukah
kamu termasuk orang-orang yang bermain-main?"
|
Ayah 21:56 الأية
قَالَ بَل رَّبُّكُمْ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الَّذِي فَطَرَهُنَّ وَأَنَا
عَلَىٰ ذَٰلِكُم مِّنَ الشَّاهِدِينَ
Qala bal rabbukum rabbu assamawatiwal-ardi allathee fatarahunna waanaAAala
thalikum mina ashshahideen
Indonesian
Ibrahim berkata: "Sebenarnya Tuhan kamu ialah Tuhan langit dan bumi yang telah
menciptakannya: dan aku termasuk orang-orang yang dapat memberikan bukti atas
yang demikian itu".
|
Ayah 21:57 الأية
وَتَاللهِ لَأَكِيدَنَّ أَصْنَامَكُم بَعْدَ أَن تُوَلُّوا مُدْبِرِينَ
Watallahi laakeedanna asnamakumbaAAda an tuwalloo mudbireen
Indonesian
Demi Allah, sesungguhnya aku akan melakukan tipu daya terhadap berhala-berhalamu
sesudah kamu pergi meninggalkannya.
|
Ayah 21:58 الأية
فَجَعَلَهُمْ جُذَاذًا إِلَّا كَبِيرًا لَّهُمْ لَعَلَّهُمْ إِلَيْهِ يَرْجِعُونَ
FajaAAalahum juthathan illakabeeran lahum laAAallahum ilayhi yarjiAAoon
Indonesian
Maka Ibrahim membuat berhala-berhala itu hancur berpotong-potong, kecuali yang
terbesar (induk) dari patung-patung yang lain; agar mereka kembali (untuk
bertanya) kepadanya.
|
Ayah 21:59 الأية
قَالُوا مَن فَعَلَ هَٰذَا بِآلِهَتِنَا إِنَّهُ لَمِنَ الظَّالِمِينَ
Qaloo man faAAala hatha bi-alihatinainnahu lamina aththalimeen
Indonesian
Mereka berkata: "Siapakah yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan
kami, sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang zalim".
|
Ayah 21:60 الأية
قَالُوا سَمِعْنَا فَتًى يَذْكُرُهُمْ يُقَالُ لَهُ إِبْرَاهِيمُ
Qaloo samiAAna fatan yathkuruhumyuqalu lahu ibraheem
Indonesian
Mereka berkata: "Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini
yang bernama Ibrahim".
|
Ayah 21:61 الأية
قَالُوا فَأْتُوا بِهِ عَلَىٰ أَعْيُنِ النَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَشْهَدُونَ
Qaloo fa/too bihi AAalaaAAyuni annasi laAAallahum yashhadoon
Indonesian
Mereka berkata: "(Kalau demikian) bawalah dia dengan cara yang dapat dilihat
orang banyak, agar mereka menyaksikan".
|
Ayah 21:62 الأية
قَالُوا أَأَنتَ فَعَلْتَ هَٰذَا بِآلِهَتِنَا يَا إِبْرَاهِيمُ
Qaloo aanta faAAalta hatha bi-alihatinaya ibraheem
Indonesian
Mereka bertanya: "Apakah kamu, yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan
kami, hai Ibrahim?"
|
Ayah 21:63 الأية
قَالَ بَلْ فَعَلَهُ كَبِيرُهُمْ هَٰذَا فَاسْأَلُوهُمْ إِن كَانُوا يَنطِقُونَ
Qala bal faAAalahu kabeeruhum hathafas-aloohum in kanoo yantiqoon
Indonesian
Ibrahim menjawab: "Sebenarnya patung yang besar itulah yang melakukannya, maka
tanyakanlah kepada berhala itu, jika mereka dapat berbicara".
|
Ayah 21:64 الأية
فَرَجَعُوا إِلَىٰ أَنفُسِهِمْ فَقَالُوا إِنَّكُمْ أَنتُمُ الظَّالِمُونَ
FarajaAAoo ila anfusihim faqalooinnakum antumu aththalimoon
Indonesian
Maka mereka telah kembali kepada kesadaran dan lalu berkata: "Sesungguhnya kamu
sekalian adalah orang-orang yang menganiaya (diri sendiri)",
|
Ayah 21:65 الأية
ثُمَّ نُكِسُوا عَلَىٰ رُءُوسِهِمْ لَقَدْ عَلِمْتَ مَا هَٰؤُلَاءِ يَنطِقُونَ
Thumma nukisoo AAala ruoosihim laqadAAalimta ma haola-i yantiqoon
Indonesian
kemudian kepala mereka jadi tertunduk (lalu berkata): "Sesungguhnya kamu (hai
Ibrahim) telah mengetahui bahwa berhala-berhala itu tidak dapat berbicara".
|
Ayah 21:66 الأية
قَالَ أَفَتَعْبُدُونَ مِن دُونِ اللهِ مَا لَا يَنفَعُكُمْ شَيْئًا وَلَا
يَضُرُّكُمْ
Qala afataAAbudoona min dooni Allahima la yanfaAAukum shay-an wala yadurrukum
Indonesian
Ibrahim berkata: Maka mengapakah kamu menyembah selain Allah sesuatu yang tidak
dapat memberi manfaat sedikitpun dan tidak (pula) memberi mudharat kepada kamu?"
|
Ayah 21:67 الأية
أُفٍّ لَّكُمْ وَلِمَا تَعْبُدُونَ مِن دُونِ اللهِ ۖ أَفَلَا تَعْقِلُونَ
Offin lakum walima taAAbudoona mindooni Allahi afala taAAqiloon
Indonesian
Ah (celakalah) kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah. Maka apakah kamu
tidak memahami?
|
Ayah 21:68 الأية
قَالُوا حَرِّقُوهُ وَانصُرُوا آلِهَتَكُمْ إِن كُنتُمْ فَاعِلِينَ
Qaloo harriqoohu wansurooalihatakum in kuntum faAAileen
Indonesian
Mereka berkata: "Bakarlah dia dan bantulah tuhan-tuhan kamu, jika kamu
benar-benar hendak bertindak".
|
Ayah 21:69 الأية
قُلْنَا يَا نَارُ كُونِي بَرْدًا وَسَلَامًا عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ
Qulna ya naru kooneebardan wasalaman AAala ibraheem
Indonesian
Kami berfirman: "Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi
Ibrahim",
|
Ayah 21:70 الأية
وَأَرَادُوا بِهِ كَيْدًا فَجَعَلْنَاهُمُ الْأَخْسَرِينَ
Waaradoo bihi kaydan fajaAAalnahumual-akhsareen
Indonesian
mereka hendak berbuat makar terhadap Ibrahim, maka Kami menjadikan mereka itu
orang-orang yang paling merugi.
|
Ayah 21:71 الأية
وَنَجَّيْنَاهُ وَلُوطًا إِلَى الْأَرْضِ الَّتِي بَارَكْنَا فِيهَا لِلْعَالَمِينَ
Wanajjaynahu walootan ilaal-ardi allatee barakna feeha lilAAalameen
Indonesian
Dan Kami seIamatkan Ibrahim dan Luth ke sebuah negeri yang Kami telah
memberkahinya untuk sekalian manusia.
|
Ayah 21:72 الأية
وَوَهَبْنَا لَهُ إِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ نَافِلَةً ۖ وَكُلًّا جَعَلْنَا صَالِحِينَ
Wawahabna lahu ishaqawayaAAqooba nafilatan wakullan jaAAalna saliheen
Indonesian
Dan Kami telah memberikan kepada-nya (Ibrahim) lshak dan Ya'qub, sebagai suatu
anugerah (daripada Kami). Dan masing-masingnya Kami jadikan orang-orang yang
saleh
|
Ayah 21:73 الأية
وَجَعَلْنَاهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا وَأَوْحَيْنَا إِلَيْهِمْ فِعْلَ
الْخَيْرَاتِ وَإِقَامَ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءَ الزَّكَاةِ ۖ وَكَانُوا لَنَا
عَابِدِينَ
WajaAAalnahum a-immatan yahdoonabi-amrina waawhayna ilayhim fiAAla
alkhayratiwa-iqama assalati wa-eetaa azzakatiwakanoo lana AAabideen
Indonesian
Kami telah menjadikan mereka itu sebagai pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk
dengan perintah Kami dan telah Kami wahyukan kepada, mereka mengerjakan
kebajikan, mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, dan hanya kepada Kamilah
mereka selalu menyembah,
|
Ayah 21:74 الأية
وَلُوطًا آتَيْنَاهُ حُكْمًا وَعِلْمًا وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْقَرْيَةِ الَّتِي
كَانَت تَّعْمَلُ الْخَبَائِثَ ۗ إِنَّهُمْ كَانُوا قَوْمَ سَوْءٍ فَاسِقِينَ
Walootan ataynahu hukmanwaAAilman wanajjaynahu mina alqaryati allatee
kanattaAAmalu alkhaba-itha innahum kanoo qawma saw-in fasiqeen
Indonesian
dan kepada Luth, Kami telah berikan hikmah dan ilmu, dan telah Kami selamatkan
dia dari (azab yang telah menimpa penduduk) kota yang mengerjakan perbuatan
keji. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang jahat lagi fasik,
|
Ayah 21:75 الأية
وَأَدْخَلْنَاهُ فِي رَحْمَتِنَا ۖ إِنَّهُ مِنَ الصَّالِحِينَ
Waadkhalnahu fee rahmatinainnahu mina assaliheen
Indonesian
dan Kami masukkan dia ke dalam rahmat Kami; karena sesungguhnya dia termasuk
orang-orang yang saleh.
|
Ayah 21:76 الأية
وَنُوحًا إِذْ نَادَىٰ مِن قَبْلُ فَاسْتَجَبْنَا لَهُ فَنَجَّيْنَاهُ وَأَهْلَهُ
مِنَ الْكَرْبِ الْعَظِيمِ
Wanoohan ith nadamin qablu fastajabna lahu fanajjaynahuwaahlahu mina alkarbi
alAAatheem
Indonesian
Dan (ingatlah kisah) Nuh, sebelum itu ketika dia berdoa, dan Kami memperkenankan
doanya, lalu Kami selamatkan dia beserta keluarganya dari bencana yang besar.
|
Ayah 21:77 الأية
وَنَصَرْنَاهُ مِنَ الْقَوْمِ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا
قَوْمَ سَوْءٍ فَأَغْرَقْنَاهُمْ أَجْمَعِينَ
Wanasarnahu mina alqawmi allatheenakaththaboo bi-ayatina innahum kanooqawma
saw-in faaghraqnahum ajmaAAeen
Indonesian
Dan Kami telah menolongnya dari kaum yang telah mendustakan ayat-ayat Kami.
Sesungguhnya mereka adalah kaum yang jahat, maka Kami tenggelamkan mereka
semuanya.
|
Ayah 21:78 الأية
وَدَاوُودَ وَسُلَيْمَانَ إِذْ يَحْكُمَانِ فِي الْحَرْثِ إِذْ نَفَشَتْ فِيهِ
غَنَمُ الْقَوْمِ وَكُنَّا لِحُكْمِهِمْ شَاهِدِينَ
Wadawooda wasulaymana ithyahkumani fee alharthi ith nafashatfeehi ghanamu
alqawmi wakunna lihukmihim shahideen
Indonesian
Dan (ingatlah kisah) Daud dan Sulaiman, di waktu keduanya memberikan keputusan
mengenai tanaman, karena tanaman itu dirusak oleh kambing-kambing kepunyaan
kaumnya. Dan adalah Kami menyaksikan keputusan yang diberikan oleh mereka itu,
|
Ayah 21:79 الأية
فَفَهَّمْنَاهَا سُلَيْمَانَ ۚ وَكُلًّا آتَيْنَا حُكْمًا وَعِلْمًا ۚ وَسَخَّرْنَا
مَعَ دَاوُودَ الْجِبَالَ يُسَبِّحْنَ وَالطَّيْرَ ۚ وَكُنَّا فَاعِلِينَ
Fafahhamnaha sulaymanawakullan atayna hukman waAAilman wasakhkharnamaAAa dawooda
aljibala yusabbihna wattayrawakunna faAAileen
Indonesian
maka Kami telah memberikan pengertian kepada Sulaiman tentang hukum (yang lebih
tepat); dan kepada masing-masing mereka telah Kami berikan hikmah dan ilmu dan
telah Kami tundukkan gunung-gunung dan burung-burung, semua bertasbih bersama
Daud. Dan kamilah yang melakukannya.
|
Ayah 21:80 الأية
وَعَلَّمْنَاهُ صَنْعَةَ لَبُوسٍ لَّكُمْ لِتُحْصِنَكُم مِّن بَأْسِكُمْ ۖ فَهَلْ
أَنتُمْ شَاكِرُونَ
WaAAallamnahu sanAAatalaboosin lakum lituhsinakum min ba/sikum fahal antum
shakiroon
Indonesian
Dan telah Kami ajarkan kepada Daud membuat baju besi untuk kamu, guna memelihara
kamu dalam peperanganmu; Maka hendaklah kamu bersyukur (kepada Allah).
|
Ayah 21:81 الأية
وَلِسُلَيْمَانَ الرِّيحَ عَاصِفَةً تَجْرِي بِأَمْرِهِ إِلَى الْأَرْضِ الَّتِي
بَارَكْنَا فِيهَا ۚ وَكُنَّا بِكُلِّ شَيْءٍ عَالِمِينَ
Walisulaymana arreehaAAasifatan tajree bi-amrihi ila al-ardiallatee barakna
feeha wakunna bikullishay-in AAalimeen
Indonesian
Dan (telah Kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya
yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang kami telah memberkatinya. Dan
adalah Kami Maha Mengetahui segala sesuatu.
|
Ayah 21:82 الأية
وَمِنَ الشَّيَاطِينِ مَن يَغُوصُونَ لَهُ وَيَعْمَلُونَ عَمَلًا دُونَ ذَٰلِكَ ۖ
وَكُنَّا لَهُمْ حَافِظِينَ
Wamina ashshayateeni manyaghoosoona lahu wayaAAmaloona AAamalan doona
thalikawakunna lahum hafitheen
Indonesian
Dan Kami telah tundukkan (pula kepada Sulaiman) segolongan syaitan-syaitan yang
menyelam (ke dalam laut) untuknya dan mengerjakan pekerjaan selain daripada itu,
dan adalah Kami memelihara mereka itu,
|
Ayah 21:83 الأية
وَأَيُّوبَ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنتَ أَرْحَمُ
الرَّاحِمِينَ
Waayyooba ith nadarabbahu annee massaniya addurru waanta arhamuarrahimeen
Indonesian
dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: "(Ya Tuhanku),
sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha
Penyayang di antara semua penyayang".
|
Ayah 21:84 الأية
فَاسْتَجَبْنَا لَهُ فَكَشَفْنَا مَا بِهِ مِن ضُرٍّ ۖ وَآتَيْنَاهُ أَهْلَهُ
وَمِثْلَهُم مَّعَهُمْ رَحْمَةً مِّنْ عِندِنَا وَذِكْرَىٰ لِلْعَابِدِينَ
Fastajabna lahu fakashafnama bihi min durrin waataynahu ahlahuwamithlahum
maAAahum rahmatan min AAindina wathikralilAAabideen
Indonesian
Maka Kamipun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada
padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan
bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi
peringatan bagi semua yang menyembah Allah.
|
Ayah 21:85 الأية
وَإِسْمَاعِيلَ وَإِدْرِيسَ وَذَا الْكِفْلِ ۖ كُلٌّ مِّنَ الصَّابِرِينَ
Wa-ismaAAeela wa-idreesa wathaalkifli kullun mina assabireen
Indonesian
Dan (ingatlah kisah) Ismail, Idris dan Dzulkifli. Semua mereka termasuk
orang-orang yang sabar.
|
Ayah 21:86 الأية
وَأَدْخَلْنَاهُمْ فِي رَحْمَتِنَا ۖ إِنَّهُم مِّنَ الصَّالِحِينَ
Waadkhalnahum fee rahmatinainnahum mina assaliheen
Indonesian
Kami telah memasukkan mereka kedalam rahmat Kami. Sesungguhnya mereka termasuk
orang-orang yang saleh.
|
Ayah 21:87 الأية
وَذَا النُّونِ إِذ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ أَن لَّن نَّقْدِرَ عَلَيْهِ
فَنَادَىٰ فِي الظُّلُمَاتِ أَن لَّا إِلَٰهَ إِلَّا أَنتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي
كُنتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
Watha annooni ith thahabamughadiban fathanna an lan naqdira AAalayhifanada fee
aththulumatian la ilaha illa anta subhanaka inneekuntu mina aththalimeen
Indonesian
Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu
ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia
menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: "Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau.
Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim".
|
Ayah 21:88 الأية
فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْغَمِّ ۚ وَكَذَٰلِكَ نُنجِي
الْمُؤْمِنِينَ
Fastajabna lahu wanajjaynahumina alghammi wakathalika nunjee almu/mineen
Indonesian
Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan.
Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.
|
Ayah 21:89 الأية
وَزَكَرِيَّا إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُ رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنتَ خَيْرُ
الْوَارِثِينَ
Wazakariyya ith nadarabbahu rabbi la tatharnee fardan waanta khayru alwaritheen
Indonesian
Dan (ingatlah kisah) Zakaria, tatkala ia menyeru Tuhannya: "Ya Tuhanku janganlah
Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik.
|
Ayah 21:90 الأية
فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَوَهَبْنَا لَهُ يَحْيَىٰ وَأَصْلَحْنَا لَهُ زَوْجَهُ ۚ
إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا
ۖ وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ
Fastajabna lahu wawahabnalahu yahya waaslahna lahuzawjahu innahum kanoo
yusariAAoona fee alkhayratiwayadAAoonana raghaban warahaban wakanoo
lanakhashiAAeen
Indonesian
Maka Kami memperkenankan doanya, dan Kami anugerahkan kepada nya Yahya dan Kami
jadikan isterinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang
selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka
berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang
khusyu' kepada Kami.
|
Ayah 21:91 الأية
وَالَّتِي أَحْصَنَتْ فَرْجَهَا فَنَفَخْنَا فِيهَا مِن رُّوحِنَا وَجَعَلْنَاهَا
وَابْنَهَا آيَةً لِّلْعَالَمِينَ
Wallatee ahsanat farjahafanafakhna feeha min roohinawajaAAalnaha wabnaha
ayatanlilAAalameen
Indonesian
Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami
tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda
(kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam.
|
Ayah 21:92 الأية
إِنَّ هَٰذِهِ أُمَّتُكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَأَنَا رَبُّكُمْ فَاعْبُدُونِ
Inna hathihi ommatukum ommatan wahidatanwaana rabbukum faoAAbudoon
Indonesian
Sesungguhnya (agama Tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama yang satu dan Aku
adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku.
|
Ayah 21:93 الأية
وَتَقَطَّعُوا أَمْرَهُم بَيْنَهُمْ ۖ كُلٌّ إِلَيْنَا رَاجِعُونَ
WataqattaAAoo amrahum baynahum kullunilayna rajiAAoon
Indonesian
Dan mereka telah memotong-motong urusan (agama) mereka di antara mereka. Kepada
Kamilah masing-masing golongan itu akan kembali.
|
Ayah 21:94 الأية
فَمَن يَعْمَلْ مِنَ الصَّالِحَاتِ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَا كُفْرَانَ لِسَعْيِهِ
وَإِنَّا لَهُ كَاتِبُونَ
Faman yaAAmal mina assalihatiwahuwa mu/minun fala kufrana lisaAAyihi wa-innalahu
katiboon
Indonesian
Maka barang siapa yang mengerjakan amal saleh, sedang ia beriman, maka tidak ada
pengingkaran terhadap amalannya itu dan sesungguhnya Kami menuliskan amalannya
itu untuknya.
|
Ayah 21:95 الأية
وَحَرَامٌ عَلَىٰ قَرْيَةٍ أَهْلَكْنَاهَا أَنَّهُمْ لَا يَرْجِعُونَ
Waharamun AAalaqaryatin ahlaknaha annahum la yarjiAAoon
Indonesian
Sungguh tidak mungkin atas (penduduk) suatu negeri yang telah Kami binasakan,
bahwa mereka tidak akan kembali (kepada Kami).
|
Ayah 21:96 الأية
حَتَّىٰ إِذَا فُتِحَتْ يَأْجُوجُ وَمَأْجُوجُ وَهُم مِّن كُلِّ حَدَبٍ يَنسِلُونَ
Hatta itha futihatya/jooju wama/jooju wahum min kulli hadabin yansiloon
Indonesian
Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya'juj dan Ma'juj, dan mereka turun dengan
cepat dari seluruh tempat yang tinggi.
|
Ayah 21:97 الأية
وَاقْتَرَبَ الْوَعْدُ الْحَقُّ فَإِذَا هِيَ شَاخِصَةٌ أَبْصَارُ الَّذِينَ
كَفَرُوا يَا وَيْلَنَا قَدْ كُنَّا فِي غَفْلَةٍ مِّنْ هَٰذَا بَلْ كُنَّا
ظَالِمِينَ
Waqtaraba alwaAAdu alhaqqufa-itha hiya shakhisatun absaru allatheenakafaroo ya
waylana qad kunna fee ghaflatinmin hatha bal kunna thalimeen
Indonesian
Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (hari berbangkit), maka tiba-tiba
terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (Mereka berkata): "Aduhai, celakalah
kami, sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah
orang-orang yang zalim".
|
Ayah 21:98 الأية
إِنَّكُمْ وَمَا تَعْبُدُونَ مِن دُونِ اللهِ حَصَبُ جَهَنَّمَ أَنتُمْ لَهَا
وَارِدُونَ
Innakum wama taAAbudoona min dooniAllahi hasabu jahannama antum laha waridoon
Indonesian
Sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah, adalah umpan Jahannam,
kamu pasti masuk ke dalamnya.
|
Ayah 21:99 الأية
لَوْ كَانَ هَٰؤُلَاءِ آلِهَةً مَّا وَرَدُوهَا ۖ وَكُلٌّ فِيهَا خَالِدُونَ
Law kana haola-i alihatanma waradooha wakullun feeha khalidoon
Indonesian
Andaikata berhala-berhala itu Tuhan, tentulah mereka tidak masuk neraka. Dan
semuanya akan kekal di dalamnya.
|
Ayah 21:100 الأية
لَهُمْ فِيهَا زَفِيرٌ وَهُمْ فِيهَا لَا يَسْمَعُونَ
Lahum feeha zafeerun wahum feehala yasmaAAoon
Indonesian
Mereka merintih di dalam api dan mereka di dalamnya tidak bisa mendengar.
|
Ayah 21:101 الأية
إِنَّ الَّذِينَ سَبَقَتْ لَهُم مِّنَّا الْحُسْنَىٰ أُولَٰئِكَ عَنْهَا
مُبْعَدُونَ
Inna allatheena sabaqat lahum minnaalhusna ola-ika AAanha mubAAadoon
Indonesian
Bahwasanya orang-orang yang telah ada untuk mereka ketetapan yang baik dari
Kami, mereka itu dijauhkan dari neraka,
|
Ayah 21:102 الأية
لَا يَسْمَعُونَ حَسِيسَهَا ۖ وَهُمْ فِي مَا اشْتَهَتْ أَنفُسُهُمْ خَالِدُونَ
La yasmaAAoona haseesahawahum fee ma ishtahat anfusuhum khalidoon
Indonesian
mereka tidak mendengar sedikitpun suara api neraka, dan mereka kekal dalam
menikmati apa yang diingini oleh mereka.
|
Ayah 21:103 الأية
لَا يَحْزُنُهُمُ الْفَزَعُ الْأَكْبَرُ وَتَتَلَقَّاهُمُ الْمَلَائِكَةُ هَٰذَا
يَوْمُكُمُ الَّذِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ
La yahzunuhumu alfazaAAual-akbaru watatalaqqahumu almala-ikatu hathayawmukumu
allathee kuntum tooAAadoon
Indonesian
Mereka tidak disusahkan oleh kedahsyatan yang besar (pada hari kiamat), dan
mereka disambut oleh para malaikat. (Malaikat berkata): "Inilah harimu yang
telah dijanjikan kepadamu".
|
Ayah 21:104 الأية
يَوْمَ نَطْوِي السَّمَاءَ كَطَيِّ السِّجِلِّ لِلْكُتُبِ ۚ كَمَا بَدَأْنَا
أَوَّلَ خَلْقٍ نُّعِيدُهُ ۚ وَعْدًا عَلَيْنَا ۚ إِنَّا كُنَّا فَاعِلِينَ
Yawma natwee assamaakatayyi assijlli lilkutubi kama bada/naawwala khalqin
nuAAeeduhu waAAdan AAalayna innakunna faAAileen
Indonesian
(Yaitu) pada hari Kami gulung langit sebagai menggulung lembaran-lembaran
kertas. Sebagaimana Kami telah memulai panciptaan pertama begitulah Kami akan
mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati; sesungguhnya Kamilah
yang akan melaksanakannya.
|
Ayah 21:105 الأية
وَلَقَدْ كَتَبْنَا فِي الزَّبُورِ مِن بَعْدِ الذِّكْرِ أَنَّ الْأَرْضَ يَرِثُهَا
عِبَادِيَ الصَّالِحُونَ
Walaqad katabna fee azzaboorimin baAAdi aththikri anna al-arda
yarithuhaAAibadiya assalihoon
Indonesian
Dan sungguh telah Kami tulis didalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh
Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hamba-Ku yang saleh.
|
Ayah 21:106 الأية
إِنَّ فِي هَٰذَا لَبَلَاغًا لِّقَوْمٍ عَابِدِينَ
Inna fee hatha labalaghanliqawmin AAabideen
Indonesian
Sesungguhnya (apa yang disebutkan) dalam (surat) ini, benar-benar menjadi
peringatan bagi kaum yang menyembah (Allah).
|
Ayah 21:107 الأية
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَالَمِينَ
Wama arsalnaka illa rahmatanlilAAalameen
Indonesian
Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta
alam.
|
Ayah 21:108 الأية
قُلْ إِنَّمَا يُوحَىٰ إِلَيَّ أَنَّمَا إِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ ۖ فَهَلْ
أَنتُم مُّسْلِمُونَ
Qul innama yooha ilayya annamailahukum ilahun wahidun fahal antummuslimoon
Indonesian
Katakanlah: "Sesungguhnya yang diwahyukan kepadaku adalah: "Bahwasanya Tuhanmu
adalah Tuhan Yang Esa. maka hendaklah kamu berserah diri (kepada-Nya)".
|
Ayah 21:109 الأية
فَإِن تَوَلَّوْا فَقُلْ آذَنتُكُمْ عَلَىٰ سَوَاءٍ ۖ وَإِنْ أَدْرِي أَقَرِيبٌ أَم
بَعِيدٌ مَّا تُوعَدُونَ
Fa-in tawallaw faqul athantukum AAalasawa-in wa-in adree aqareebun am baAAeedun
matooAAadoon
Indonesian
Jika mereka berpaling, maka katakanlah: "Aku telah menyampaikan kepada kamu
sekalian (ajaran) yang sama (antara kita) dan aku tidak mengetahui apakah yang
diancamkan kepadamu itu sudah dekat atau masih jauh?".
|
Ayah 21:110 الأية
إِنَّهُ يَعْلَمُ الْجَهْرَ مِنَ الْقَوْلِ وَيَعْلَمُ مَا تَكْتُمُونَ
Innahu yaAAlamu aljahra mina alqawliwayaAAlamu ma taktumoon
Indonesian
Sesungguhnya Dia mengetahui perkataan (yang kamu ucapkan) dengan terang-terangan
dan Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan.
|
Ayah 21:111 الأية
وَإِنْ أَدْرِي لَعَلَّهُ فِتْنَةٌ لَّكُمْ وَمَتَاعٌ إِلَىٰ حِينٍ
Wa-in adree laAAallahu fitnatun lakum wamataAAunila heen
Indonesian
Dan aku tiada mengetahui, boleh jadi hal itu cobaan bagi kamu dan kesenangan
sampai kepada suatu waktu.
|
Ayah 21:112 الأية
قَالَ رَبِّ احْكُم بِالْحَقِّ ۗ وَرَبُّنَا الرَّحْمَٰنُ الْمُسْتَعَانُ عَلَىٰ
مَا تَصِفُونَ
Qala rabbi ohkum bilhaqqiwarabbuna arrahmanu almustaAAanuAAala ma tasifoon
Indonesian
(Muhammad) berkata: "Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil. Dan Tuhan kami
ialah Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Yang dimohonkan pertolongan-Nya terhadap apa
yang kamu katakan".
|
©
EsinIslam.Com Designed & produced by The Awqaf London. Please pray for us
|