1st Ayah 1 الأية ١الأوليبِسْم ِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
أَتَىٰ أَمْرُ اللهِ فَلَا تَسْتَعْجِلُوهُ ۚ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَىٰ عَمَّا
يُشْرِكُونَ
Ata amru Allahi falatastaAAjiloohu subhanahu wataAAala AAammayushrikoon
Indonesian
Telah pasti datangnya ketetapan Allah maka janganlah kamu meminta agar
disegerakan (datang)nya. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka
persekutukan.
|
Ayah 16:2 الأية
يُنَزِّلُ الْمَلَائِكَةَ بِالرُّوحِ مِنْ أَمْرِهِ عَلَىٰ مَن يَشَاءُ مِنْ
عِبَادِهِ أَنْ أَنذِرُوا أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاتَّقُونِ
Yunazzilu almala-ikata birroohimin amrihi AAala man yashao min AAibadihi
ananthiroo annahu la ilaha illa anafattaqoon
Indonesian
Dia menurunkan para malaikat dengan (membawa) wahyu dengan perintah-Nya kepada
siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, yaitu: "Peringatkanlah
olehmu sekalian, bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka
hendaklah kamu bertakwa kepada-Ku".
|
Ayah 16:3 الأية
خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ ۚ تَعَالَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ
Khalaqa assamawati wal-ardabilhaqqi taAAala AAammayushrikoon
Indonesian
Dia menciptakan langit dan bumi dengan hak. Maha Tinggi Allah daripada apa yang
mereka persekutukan.
|
Ayah 16:4 الأية
خَلَقَ الْإِنسَانَ مِن نُّطْفَةٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌ مُّبِينٌ
Khalaqa al-insana min nutfatinfa-itha huwa khaseemun mubeen
Indonesian
Dia telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia menjadi pembantah yang
nyata.
|
Ayah 16:5 الأية
وَالْأَنْعَامَ خَلَقَهَا ۗ لَكُمْ فِيهَا دِفْءٌ وَمَنَافِعُ وَمِنْهَا
تَأْكُلُونَ
Wal-anAAama khalaqahalakum feeha dif-on wamanafiAAu waminhata-kuloon
Indonesian
Dan Dia telah menciptakan binatang ternak untuk kamu; padanya ada (bulu) yang
menghangatkan dan berbagai-bagai manfaat, dan sebahagiannya kamu makan.
|
Ayah 16:6 الأية
وَلَكُمْ فِيهَا جَمَالٌ حِينَ تُرِيحُونَ وَحِينَ تَسْرَحُونَ
Walakum feeha jamalun heenatureehoona waheena tasrahoon
Indonesian
Dan kamu memperoleh pandangan yang indah padanya, ketika kamu membawanya kembali
ke kandang dan ketika kamu melepaskannya ke tempat penggembalaan.
|
Ayah 16:7 الأية
وَتَحْمِلُ أَثْقَالَكُمْ إِلَىٰ بَلَدٍ لَّمْ تَكُونُوا بَالِغِيهِ إِلَّا بِشِقِّ
الْأَنفُسِ ۚ إِنَّ رَبَّكُمْ لَرَءُوفٌ رَّحِيمٌ
Watahmilu athqalakum ilabaladin lam takoonoo baligheehi illa bishiqqial-anfusi
inna rabbakum laraoofun raheem
Indonesian
Dan ia memikul beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup sampai
kepadanya, melainkan dengan kesukaran-kesukaran (yang memayahkan) diri.
Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,
|
Ayah 16:8 الأية
وَالْخَيْلَ وَالْبِغَالَ وَالْحَمِيرَ لِتَرْكَبُوهَا وَزِينَةً ۚ وَيَخْلُقُ مَا
لَا تَعْلَمُونَ
Walkhayla walbighalawalhameera litarkabooha wazeenatanwayakhluqu ma la
taAAlamoon
Indonesian
dan (Dia telah menciptakan) kuda, bagal dan keledai, agar kamu menungganginya
dan (menjadikannya) perhiasan. Dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak
mengetahuinya.
|
Ayah 16:9 الأية
وَعَلَى اللهِ قَصْدُ السَّبِيلِ وَمِنْهَا جَائِرٌ ۚ وَلَوْ شَاءَ لَهَدَاكُمْ
أَجْمَعِينَ
WaAAala Allahi qasdu assabeeliwaminha ja-irun walaw shaa lahadakumajmaAAeen
Indonesian
Dan hak bagi Allah (menerangkan) jalan yang lurus, dan di antara jalan-jalan ada
yang bengkok. Dan jikalau Dia menghendaki, tentulah Dia memimpin kamu semuanya
(kepada jalan yang benar).
|
Ayah 16:10 الأية
هُوَ الَّذِي أَنزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً ۖ لَّكُم مِّنْهُ شَرَابٌ وَمِنْهُ
شَجَرٌ فِيهِ تُسِيمُونَ
Huwa allathee anzala mina assama-imaan lakum minhu sharabun waminhu shajarun
feehituseemoon
Indonesian
Dialah, Yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, sebahagiannya
menjadi minuman dan sebahagiannya (menyuburkan) tumbuh-tumbuhan, yang pada
(tempat tumbuhnya) kamu menggembalakan ternakmu.
|
Ayah 16:11 الأية
يُنبِتُ لَكُم بِهِ الزَّرْعَ وَالزَّيْتُونَ وَالنَّخِيلَ وَالْأَعْنَابَ وَمِن
كُلِّ الثَّمَرَاتِ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
Yunbitu lakum bihi azzarAAa wazzaytoonawannakheela wal-aAAnaba wamin kulli
aththamaratiinna fee thalika laayatan liqawmin yatafakkaroon
Indonesian
Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, korma,
anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu
benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.
|
Ayah 16:12 الأية
وَسَخَّرَ لَكُمُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ وَالنُّجُومُ
مُسَخَّرَاتٌ بِأَمْرِهِ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَعْقِلُونَ
Wasakhkhara lakumu allayla wannaharawashshamsa walqamara
wannujoomumusakhkharatun bi-amrihi inna fee thalika laayatinliqawmin yaAAqiloon
Indonesian
Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu. Dan
bintang-bintang itu ditundukkan (untukmu) dengan perintah-Nya. Sesungguhnya pada
yang demikian itu benar-benar ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang
memahami(nya),
|
Ayah 16:13 الأية
وَمَا ذَرَأَ لَكُمْ فِي الْأَرْضِ مُخْتَلِفًا أَلْوَانُهُ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ
لَآيَةً لِّقَوْمٍ يَذَّكَّرُونَ
Wama tharaa lakum fee al-ardimukhtalifan alwanuhu inna fee thalika
laayatanliqawmin yaththakkaroon
Indonesian
dan Dia (menundukkan pula) apa yang Dia ciptakan untuk kamu di bumi ini dengan
berlain-lainan macamnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar
terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang mengambil pelajaran.
|
Ayah 16:14 الأية
وَهُوَ الَّذِي سَخَّرَ الْبَحْرَ لِتَأْكُلُوا مِنْهُ لَحْمًا طَرِيًّا
وَتَسْتَخْرِجُوا مِنْهُ حِلْيَةً تَلْبَسُونَهَا وَتَرَى الْفُلْكَ مَوَاخِرَ
فِيهِ وَلِتَبْتَغُوا مِن فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Wahuwa allathee sakhkhara albahralita/kuloo minhu lahman tariyyan
watastakhrijoominhu hilyatan talbasoonaha watara alfulkamawakhira feehi
walitabtaghoo min fadlihiwalaAAallakum tashkuroon
Indonesian
Dan Dialah, Allah yang menundukkan lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan
daripadanya daging yang segar (ikan), dan kamu mengeluarkan dari lautan itu
perhiasan yang kamu pakai; dan kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan supaya
kamu mencari (keuntungan) dari karunia-Nya, dan supaya kamu bersyukur.
|
Ayah 16:15 الأية
وَأَلْقَىٰ فِي الْأَرْضِ رَوَاسِيَ أَن تَمِيدَ بِكُمْ وَأَنْهَارًا وَسُبُلًا
لَّعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ
Waalqa fee al-ardi rawasiyaan tameeda bikum waanharan wasubulan laAAallakum
tahtadoon
Indonesian
Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama
kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat
petunjuk,
|
Ayah 16:16 الأية
وَعَلَامَاتٍ ۚ وَبِالنَّجْمِ هُمْ يَهْتَدُونَ
WaAAalamatin wabinnajmihum yahtadoon
Indonesian
dan (Dia ciptakan) tanda-tanda (penunjuk jalan). Dan dengan bintang-bintang
itulah mereka mendapat petunjuk.
|
Ayah 16:17 الأية
أَفَمَن يَخْلُقُ كَمَن لَّا يَخْلُقُ ۗ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ
Afaman yakhluqu kaman la yakhluquafala tathakkaroon
Indonesian
Maka apakah (Allah) yang menciptakan itu sama dengan yang tidak dapat
menciptakan (apa-apa)?. Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran.
|
Ayah 16:18 الأية
وَإِن تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللهِ لَا تُحْصُوهَا ۗ إِنَّ اللهَ لَغَفُورٌ
رَّحِيمٌ
Wa-in taAAuddoo niAAmata Allahi latuhsooha inna Allaha laghafoorun raheem
Indonesian
Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan
jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
|
Ayah 16:19 الأية
وَاللهُ يَعْلَمُ مَا تُسِرُّونَ وَمَا تُعْلِنُونَ
Wallahu yaAAlamu matusirroona wama tuAAlinoon
Indonesian
Dan Allah mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu lahirkan.
|
Ayah 16:20 الأية
وَالَّذِينَ يَدْعُونَ مِن دُونِ اللهِ لَا يَخْلُقُونَ شَيْئًا وَهُمْ
يُخْلَقُونَ
Wallatheena yadAAoona mindooni Allahi la yakhluqoona shay-an wahumyukhlaqoon
Indonesian
Dan berhala-berhala yang mereka seru selain Allah, tidak dapat membuat sesuatu
apapun, sedang berhala-berhala itu (sendiri) dibuat orang.
|
Ayah 16:21 الأية
أَمْوَاتٌ غَيْرُ أَحْيَاءٍ ۖ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ
Amwatun ghayru ahya-inwama yashAAuroona ayyana yubAAathoon
Indonesian
(Berhala-berhala itu) benda mati tidak hidup, dan berhala-berhala tidak
mengetahui bilakah penyembah-penyembahnya akan dibangkitkan.
|
Ayah 16:22 الأية
إِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ ۚ فَالَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ
قُلُوبُهُم مُّنكِرَةٌ وَهُم مُّسْتَكْبِرُونَ
Ilahukum ilahun wahidunfallatheena la yu/minoona bil-akhiratiquloobuhum
munkiratun wahum mustakbiroon
Indonesian
Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Maka orang-orang yang tidak beriman
kepada akhirat, hati mereka mengingkari (keesaaan Allah), sedangkan mereka
sendiri adalah orang-orang yang sombong.
|
Ayah 16:23 الأية
لَا جَرَمَ أَنَّ اللهَ يَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ ۚ إِنَّهُ لَا
يُحِبُّ الْمُسْتَكْبِرِينَ
La jarama anna Allaha yaAAlamuma yusirroona wama yuAAlinoona innahu la
yuhibbualmustakbireen
Indonesian
Tidak diragukan lagi bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang mereka
rahasiakan dan apa yang mereka lahirkan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai
orang-orang yang sombong.
|
Ayah 16:24 الأية
وَإِذَا قِيلَ لَهُم مَّاذَا أَنزَلَ رَبُّكُمْ ۙ قَالُوا أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَ
Wa-itha qeela lahum mathaanzala rabbukum qaloo asateeru al-awwaleen
Indonesian
Dan apabila dikatakan kepada mereka "Apakah yang telah diturunkan Tuhanmu?"
Mereka menjawab: "Dongeng-dongengan orang-orang dahulu",
|
Ayah 16:25 الأية
لِيَحْمِلُوا أَوْزَارَهُمْ كَامِلَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۙ وَمِنْ أَوْزَارِ
الَّذِينَ يُضِلُّونَهُم بِغَيْرِ عِلْمٍ ۗ أَلَا سَاءَ مَا يَزِرُونَ
Liyahmiloo awzarahum kamilatanyawma alqiyamati wamin awzari allatheena
yudilloonahumbighayri AAilmin ala saa ma yaziroon
Indonesian
(ucapan mereka) menyebabkan mereka memikul dosa-dosanya dengan sepenuh-penuhnya
pada hari kiamat, dan sebahagian dosa-dosa orang yang mereka sesatkan yang tidak
mengetahui sedikitpun (bahwa mereka disesatkan). Ingatlah, amat buruklah dosa
yang mereka pikul itu.
|
Ayah 16:26 الأية
قَدْ مَكَرَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ فَأَتَى اللهُ بُنْيَانَهُم مِّنَ
الْقَوَاعِدِ فَخَرَّ عَلَيْهِمُ السَّقْفُ مِن فَوْقِهِمْ وَأَتَاهُمُ الْعَذَابُ
مِنْ حَيْثُ لَا يَشْعُرُونَ
Qad makara allatheena min qablihimfaata Allahu bunyanahum mina
alqawaAAidifakharra AAalayhimu assaqfu min fawqihim waatahumualAAathabu min
haythu la yashAAuroon
Indonesian
Sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka telah mengadakan makar, maka Allah
menghancurkan rumah-rumah mereka dari fondasinya, lalu atap (rumah itu) jatuh
menimpa mereka dari atas, dan datanglah azab itu kepada mereka dari tempat yang
tidak mereka sadari.
|
Ayah 16:27 الأية
ثُمَّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يُخْزِيهِمْ وَيَقُولُ أَيْنَ شُرَكَائِيَ الَّذِينَ
كُنتُمْ تُشَاقُّونَ فِيهِمْ ۚ قَالَ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ إِنَّ الْخِزْيَ
الْيَوْمَ وَالسُّوءَ عَلَى الْكَافِرِينَ
Thumma yawma alqiyamati yukhzeehimwayaqoolu ayna shuraka-iya allatheena kuntum
tushaqqoonafeehim qala allatheena ootoo alAAilma inna alkhizyaalyawma wassoo-a
AAala alkafireen
Indonesian
Kemudian Allah menghinakan mereka di hari kiamat, dan berfirman: "Di manakah
sekutu-sekutu-Ku itu (yang karena membelanya) kamu selalu memusuhi mereka
(nabi-nabi dan orang-orang mukmin)?" Berkatalah orang-orang yang telah diberi
ilmu: "Sesungguhnya kehinaan dan azab hari ini ditimpakan atas orang-orang yang
kafir",
|
Ayah 16:28 الأية
الَّذِينَ تَتَوَفَّاهُمُ الْمَلَائِكَةُ ظَالِمِي أَنفُسِهِمْ ۖ فَأَلْقَوُا
السَّلَمَ مَا كُنَّا نَعْمَلُ مِن سُوءٍ ۚ بَلَىٰ إِنَّ اللهَ عَلِيمٌ بِمَا
كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Allatheena tatawaffahumu almala-ikatuthalimee anfusihim faalqawoo assalamama
kunna naAAmalu min soo-in bala inna AllahaAAaleemun bima kuntum taAAmaloon
Indonesian
(yaitu) orang-orang yang dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat
zalim kepada diri mereka sendiri, lalu mereka menyerah diri (sambil berkata);
"Kami sekali-kali tidak ada mengerjakan sesuatu kejahatanpun". (Malaikat
menjawab): "Ada, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu
kerjakan".
|
Ayah 16:29 الأية
فَادْخُلُوا أَبْوَابَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا ۖ فَلَبِئْسَ مَثْوَى
الْمُتَكَبِّرِينَ
Fadkhuloo abwaba jahannama khalideenafeeha falabi/sa mathwa almutakabbireen
Indonesian
Maka masukilah pintu-pintu neraka Jahannam, kamu kekal di dalamnya. Maka amat
buruklah tempat orang-orang yang menyombongkan diri itu.
|
Ayah 16:30 الأية
وَقِيلَ لِلَّذِينَ اتَّقَوْا مَاذَا أَنزَلَ رَبُّكُمْ ۚ قَالُوا خَيْرًا ۗ
لِّلَّذِينَ أَحْسَنُوا فِي هَٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۚ وَلَدَارُ الْآخِرَةِ
خَيْرٌ ۚ وَلَنِعْمَ دَارُ الْمُتَّقِينَ
Waqeela lillatheena ittaqaw mathaanzala rabbukum qaloo khayran lillatheena
ahsanoofee hathihi addunya hasanatun waladarual-akhirati khayrun walaniAAma daru
almuttaqeen
Indonesian
Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa: "Apakah yang telah diturunkan
oleh Tuhanmu?" Mereka menjawab: "(Allah telah menurunkan) kebaikan". Orang-orang
yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. Dan sesungguhnya
kampung akhirat adalah lebih baik dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang
bertakwa,
|
Ayah 16:31 الأية
جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۖ لَهُمْ
فِيهَا مَا يَشَاءُونَ ۚ كَذَٰلِكَ يَجْزِي اللهُ الْمُتَّقِينَ
Jannatu AAadnin yadkhuloonahatajree min tahtiha al-anharu lahum feehama
yashaoona kathalika yajzee Allahualmuttaqeen
Indonesian
(yaitu) surga 'Adn yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya
sungai-sungai, di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka
kehendaki. Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa,
|
Ayah 16:32 الأية
الَّذِينَ تَتَوَفَّاهُمُ الْمَلَائِكَةُ طَيِّبِينَ ۙ يَقُولُونَ سَلَامٌ
عَلَيْكُمُ ادْخُلُوا الْجَنَّةَ بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Allatheena tatawaffahumu almala-ikatutayyibeena yaqooloona salamun AAalaykumu
odkhulooaljannata bima kuntum taAAmaloon
Indonesian
(yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan
mengatakan (kepada mereka): "Salaamun'alaikum, masuklah kamu ke dalam surga itu
disebabkan apa yang telah kamu kerjakan".
|
Ayah 16:33 الأية
هَلْ يَنظُرُونَ إِلَّا أَن تَأْتِيَهُمُ الْمَلَائِكَةُ أَوْ يَأْتِيَ أَمْرُ
رَبِّكَ ۚ كَذَٰلِكَ فَعَلَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۚ وَمَا ظَلَمَهُمُ اللهُ
وَلَٰكِن كَانُوا أَنفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ
Hal yanthuroona illa anta/tiyahumu almala-ikatu aw ya/tiya amru rabbika
kathalikafaAAala allatheena min qablihim wama thalamahumuAllahu walakin kanoo
anfusahum yathlimoon
Indonesian
Tidak ada yang ditunggu-tunggu orang kafir selain dari datangnya para malaikat
kepada mereka atau datangnya perintah Tuhanmu. Demikianlah yang telah diperbuat
oleh orang-orang (kafir) sebelum mereka. Dan Allah tidak menganiaya mereka, akan
tetapi merekalah yang selalu menganiaya diri mereka sendiri,
|
Ayah 16:34 الأية
فَأَصَابَهُمْ سَيِّئَاتُ مَا عَمِلُوا وَحَاقَ بِهِم مَّا كَانُوا بِهِ
يَسْتَهْزِئُونَ
Faasabahum sayyi-atu maAAamiloo wahaqa bihim ma kanoo bihiyastahzi-oon
Indonesian
Maka mereka ditimpa oleh (akibat) kejahatan perbuatan mereka dan mereka diliputi
oleh azab yang selalu mereka perolok-olokan.
|
Ayah 16:35 الأية
وَقَالَ الَّذِينَ أَشْرَكُوا لَوْ شَاءَ اللهُ مَا عَبَدْنَا مِن دُونِهِ مِن
شَيْءٍ نَّحْنُ وَلَا آبَاؤُنَا وَلَا حَرَّمْنَا مِن دُونِهِ مِن شَيْءٍ ۚ
كَذَٰلِكَ فَعَلَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۚ فَهَلْ عَلَى الرُّسُلِ إِلَّا
الْبَلَاغُ الْمُبِينُ
Waqala allatheena ashrakoo lawshaa Allahu ma AAabadna min doonihimin shay-in
nahnu wala abaonawala harramna min doonihi min shay-in kathalikafaAAala
allatheena min qablihim fahal AAala arrusuliilla albalaghu almubeen
Indonesian
Dan berkatalah orang-orang musyrik: "Jika Allah menghendaki, niscaya kami tidak
akan menyembah sesuatu apapun selain Dia, baik kami maupun bapak-bapak kami, dan
tidak pula kami mengharamkan sesuatupun tanpa (izin)-Nya". Demikianlah yang
diperbuat orang-orang sebelum mereka; maka tidak ada kewajiban atas para rasul,
selain dari menyampaikan (amanat Allah) dengan terang.
|
Ayah 16:36 الأية
وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَّسُولًا أَنِ اعْبُدُوا اللهَ
وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ ۖ فَمِنْهُم مَّنْ هَدَى اللهُ وَمِنْهُم مَّنْ
حَقَّتْ عَلَيْهِ الضَّلَالَةُ ۚ فَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَانظُرُوا كَيْفَ كَانَ
عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِينَ
Walaqad baAAathna fee kulli ommatinrasoolan ani oAAbudoo Allaha wajtaniboo
attaghootafaminhum man hada Allahu waminhum man haqqatAAalayhi addalalatu
faseeroo fee al-ardifanthuroo kayfa kana AAaqibatualmukaththibeen
Indonesian
Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan):
"Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu", maka di antara umat itu ada
orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya
orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu dimuka
bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan
(rasul-rasul).
|
Ayah 16:37 الأية
إِن تَحْرِصْ عَلَىٰ هُدَاهُمْ فَإِنَّ اللهَ لَا يَهْدِي مَن يُضِلُّ ۖ وَمَا
لَهُم مِّن نَّاصِرِينَ
In tahris AAala hudahumfa-inna Allaha la yahdee man yudillu wamalahum min
nasireen
Indonesian
Jika kamu sangat mengharapkan agar mereka dapat petunjuk, maka sesungguhnya
Allah tiada memberi petunjuk kepada orang yang disesatkan-Nya, dan sekali-kali
mereka tiada mempunyai penolong.
|
Ayah 16:38 الأية
وَأَقْسَمُوا بِاللهِ جَهْدَ أَيْمَانِهِمْ ۙ لَا يَبْعَثُ اللهُ مَن يَمُوتُ ۚ
بَلَىٰ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
Waaqsamoo billahi jahda aymanihimla yabAAathu Allahu man yamootu bala
waAAdanAAalayhi haqqan walakinna akthara annasila yaAAlamoon
Indonesian
Mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sumpahnya yang sungguh-sungguh: "Allah
tidak akan akan membangkitkan orang yang mati". (Tidak demikian), bahkan (pasti
Allah akan membangkitnya), sebagai suatu janji yang benar dari Allah, akan
tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui,
|
Ayah 16:39 الأية
لِيُبَيِّنَ لَهُمُ الَّذِي يَخْتَلِفُونَ فِيهِ وَلِيَعْلَمَ الَّذِينَ كَفَرُوا
أَنَّهُمْ كَانُوا كَاذِبِينَ
Liyubayyina lahumu allatheeyakhtalifoona feehi waliyaAAlama allatheena
kafarooannahum kanoo kathibeen
Indonesian
agar Allah menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu, agar
orang-orang kafir itu mengetahui bahwasanya mereka adalah orang-orang yang
berdusta.
|
Ayah 16:40 الأية
إِنَّمَا قَوْلُنَا لِشَيْءٍ إِذَا أَرَدْنَاهُ أَن نَّقُولَ لَهُ كُن فَيَكُونُ
Innama qawluna lishay-inithaaradnahu an naqoola lahu kun fayakoon
Indonesian
Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami
hanya mengatakan kepadanya: "kun (jadilah)", maka jadilah ia.
|
Ayah 16:41 الأية
وَالَّذِينَ هَاجَرُوا فِي اللهِ مِن بَعْدِ مَا ظُلِمُوا لَنُبَوِّئَنَّهُمْ فِي
الدُّنْيَا حَسَنَةً ۖ وَلَأَجْرُ الْآخِرَةِ أَكْبَرُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ
Wallatheena hajaroofee Allahi min baAAdi ma thulimoolanubawwi-annahum fee
addunya hasanatanwalaajru al-akhirati akbaru law kanoo yaAAlamoon
Indonesian
Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah sesudah mereka dianiaya, pasti Kami
akan memberikan tempat yang bagus kepada mereka di dunia. Dan sesungguhnya
pahala di akhirat adalah lebih besar, kalau mereka mengetahui,
|
Ayah 16:42 الأية
الَّذِينَ صَبَرُوا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
Allatheena sabaroo waAAalarabbihim yatawakkaloon
Indonesian
(yaitu) orang-orang yang sabar dan hanya kepada Tuhan saja mereka bertawakkal.
|
Ayah 16:43 الأية
وَمَا أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ إِلَّا رِجَالًا نُّوحِي إِلَيْهِمْ ۚ فَاسْأَلُوا
أَهْلَ الذِّكْرِ إِن كُنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
Wama arsalna min qablika illarijalan noohee ilayhim fas-aloo ahla aththikriin
kuntum la taAAlamoon
Indonesian
Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu, kecuali orang-orang lelaki yang Kami beri
wahyu kepada mereka; maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan
jika kamu tidak mengetahui,
|
Ayah 16:44 الأية
بِالْبَيِّنَاتِ وَالزُّبُرِ ۗ وَأَنزَلْنَا إِلَيْكَ الذِّكْرَ لِتُبَيِّنَ
لِلنَّاسِ مَا نُزِّلَ إِلَيْهِمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ
Bilbayyinati wazzuburiwaanzalna ilayka aththikra litubayyina linnasima nuzzila
ilayhim walaAAallahum yatafakkaroon
Indonesian
keterangan-keterangan (mukjizat) dan kitab-kitab. Dan Kami turunkan kepadamu Al
Quran, agar kamu menerangkan pada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada
mereka dan supaya mereka memikirkan,
|
Ayah 16:45 الأية
أَفَأَمِنَ الَّذِينَ مَكَرُوا السَّيِّئَاتِ أَن يَخْسِفَ اللهُ بِهِمُ
الْأَرْضَ أَوْ يَأْتِيَهُمُ الْعَذَابُ مِنْ حَيْثُ لَا يَشْعُرُونَ
Afaamina allatheena makaroo assayyi-atian yakhsifa Allahu bihimu al-arda aw
ya/tiyahumualAAathabu min haythu la yashAAuroon
Indonesian
maka apakah orang-orang yang membuat makar yang jahat itu, merasa aman (dari
bencana) ditenggelamkannya bumi oleh Allah bersama mereka, atau datangnya azab
kepada mereka dari tempat yang tidak mereka sadari,
|
Ayah 16:46 الأية
أَوْ يَأْخُذَهُمْ فِي تَقَلُّبِهِمْ فَمَا هُم بِمُعْجِزِينَ
Aw ya/khuthahum fee taqallubihim famahum bimuAAjizeen
Indonesian
atau Allah mengazab mereka diwaktu mereka dalam perjalanan, maka sekali-kali
mereka tidak dapat menolak (azab itu),
|
Ayah 16:47 الأية
أَوْ يَأْخُذَهُمْ عَلَىٰ تَخَوُّفٍ فَإِنَّ رَبَّكُمْ لَرَءُوفٌ رَّحِيمٌ
Aw ya/khuthahum AAalatakhawwufin fa-inna rabbakum laraoofun raheem
Indonesian
atau Allah mengazab mereka dengan berangsur-angsur (sampai binasa). Maka
sesungguhnya Tuhanmu adalah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
|
Ayah 16:48 الأية
أَوَلَمْ يَرَوْا إِلَىٰ مَا خَلَقَ اللهُ مِن شَيْءٍ يَتَفَيَّأُ ظِلَالُهُ عَنِ
الْيَمِينِ وَالشَّمَائِلِ سُجَّدًا لِّلَّهِ وَهُمْ دَاخِرُونَ
Awa lam yaraw ila ma khalaqaAllahu min shay-in yatafayyao thilaluhuAAani
alyameeni washshama-ili sujjadan lillahiwahum dakhiroon
Indonesian
Dan apakah mereka tidak memperhatikan segala sesuatu yang telah diciptakan Allah
yang bayangannya berbolak-balik ke kanan dan ke kiri dalam keadaan sujud kepada
Allah, sedang mereka berendah diri?
|
Ayah 16:49 الأية
وَلِلَّهِ يَسْجُدُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مِن دَابَّةٍ
وَالْمَلَائِكَةُ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ
Walillahi yasjudu ma fee assamawatiwama fee al-ardi min dabbatin
walmala-ikatuwahum la yastakbiroon
Indonesian
Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua
makhluk yang melata di bumi dan (juga) para ma]aikat, sedang mereka (malaikat)
tidak menyombongkan diri.
|
Ayah 16:50 الأية
يَخَافُونَ رَبَّهُم مِّن فَوْقِهِمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ ۩
Yakhafoona rabbahum min fawqihimwayafAAaloona ma yu/maroon
Indonesian
Mereka takut kepada Tuhan mereka yang di atas mereka dan melaksanakan apa yang
diperintahkan (kepada mereka).
|
Ayah 16:51 الأية
وَقَالَ اللهُ لَا تَتَّخِذُوا إِلَٰهَيْنِ اثْنَيْنِ ۖ إِنَّمَا هُوَ إِلَٰهٌ
وَاحِدٌ ۖ فَإِيَّايَ فَارْهَبُونِ
Waqala Allahu latattakhithoo ilahayni ithnayni innama huwailahun wahidun
fa-iyyaya farhaboon
Indonesian
Allah berfirman: "Janganlah kamu menyembah dua tuhan; sesungguhnya Dialah Tuhan
Yang Maha Esa, maka hendaklah kepada-Ku saja kamu takut".
|
Ayah 16:52 الأية
وَلَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَلَهُ الدِّينُ وَاصِبًا ۚ أَفَغَيْرَ
اللهِ تَتَّقُونَ
Walahu ma fee assamawatiwal-ardi walahu addeenu wasibanafaghayra Allahi
tattaqoon
Indonesian
Dan kepunyaan-Nya-lah segala apa yang ada di langit dan di bumi, dan
untuk-Nya-lah ketaatan itu selama-lamanya. Maka mengapa kamu bertakwa kepada
selain Allah?
|
Ayah 16:53 الأية
وَمَا بِكُم مِّن نِّعْمَةٍ فَمِنَ اللهِ ۖ ثُمَّ إِذَا مَسَّكُمُ الضُّرُّ
فَإِلَيْهِ تَجْأَرُونَ
Wama bikum min niAAmatin famina Allahithumma itha massakumu addurru
fa-ilayhitaj-aroon
Indonesian
Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya), dan
bila kamu ditimpa oleh kemudharatan, maka hanya kepada-Nya-lah kamu meminta
pertolongan.
|
Ayah 16:54 الأية
ثُمَّ إِذَا كَشَفَ الضُّرَّ عَنكُمْ إِذَا فَرِيقٌ مِّنكُم بِرَبِّهِمْ
يُشْرِكُونَ
Thumma itha kashafa addurraAAankum itha fareequn minkum birabbihim yushrikoon
Indonesian
Kemudian apabila Dia telah menghilangkan kemudharatan itu dari pada kamu,
tiba-tiba sebahagian dari pada kamu mempersekutukan Tuhannya dengan (yang lain),
|
Ayah 16:55 الأية
لِيَكْفُرُوا بِمَا آتَيْنَاهُمْ ۚ فَتَمَتَّعُوا ۖ فَسَوْفَ تَعْلَمُونَ
Liyakfuroo bima ataynahumfatamattaAAoo fasawfa taAAlamoon
Indonesian
Biarlah mereka mengingkari nikmat yang telah Kami berikan kepada mereka; maka
bersenang-senanglah kamu. Kelak kamu akan mengetahui (akibatnya).
|
Ayah 16:56 الأية
وَيَجْعَلُونَ لِمَا لَا يَعْلَمُونَ نَصِيبًا مِّمَّا رَزَقْنَاهُمْ ۗ تَاللهِ
لَتُسْأَلُنَّ عَمَّا كُنتُمْ تَفْتَرُونَ
WayajAAaloona lima layaAAlamoona naseeban mimma razaqnahum tallahilatus-alunna
AAamma kuntum taftaroon
Indonesian
Dan mereka sediakan untuk berhala-berhala yang mereka tiada mengetahui
(kekuasaannya), satu bahagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepada mereka.
Demi Allah, sesungguhnya kamu akan ditanyai tentang apa yang telah kamu
ada-adakan.
|
Ayah 16:57 الأية
وَيَجْعَلُونَ لِلَّهِ الْبَنَاتِ سُبْحَانَهُ ۙ وَلَهُم مَّا يَشْتَهُونَ
WayajAAaloona lillahi albanatisubhanahu walahum ma yashtahoon
Indonesian
Dan mereka menetapkan bagi Allah anak-anak perempuan. Maha Suci Allah, sedang
untuk mereka sendiri (mereka tetapkan) apa yang mereka sukai (yaitu anak-anak
laki-laki).
|
Ayah 16:58 الأية
وَإِذَا بُشِّرَ أَحَدُهُم بِالْأُنثَىٰ ظَلَّ وَجْهُهُ مُسْوَدًّا وَهُوَ كَظِيمٌ
Wa-itha bushshira ahaduhum bilonthathalla wajhuhu muswaddan wahuwa katheem
Indonesian
Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak
perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah.
|
Ayah 16:59 الأية
يَتَوَارَىٰ مِنَ الْقَوْمِ مِن سُوءِ مَا بُشِّرَ بِهِ ۚ أَيُمْسِكُهُ عَلَىٰ
هُونٍ أَمْ يَدُسُّهُ فِي التُّرَابِ ۗ أَلَا سَاءَ مَا يَحْكُمُونَ
Yatawara mina alqawmi minsoo-i ma bushshira bihi ayumsikuhu AAala hoonin
amyadussuhu fee atturabi ala saa mayahkumoon
Indonesian
Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang
disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan
ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)?. Ketahuilah, alangkah
buruknya apa yang mereka tetapkan itu.
|
Ayah 16:60 الأية
لِلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ مَثَلُ السَّوْءِ ۖ وَلِلَّهِ الْمَثَلُ
الْأَعْلَىٰ ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Lillatheena la yu/minoona bil-akhiratimathalu assaw-i walillahi almathalu
al-aAAlawahuwa alAAazeezu alhakeem
Indonesian
Orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, mempunyai sifat yang
buruk; dan Allah mempunyai sifat yang Maha Tinggi; dan Dialah Yang Maha Perkasa
lagi Maha Bijaksana.
|
Ayah 16:61 الأية
وَلَوْ يُؤَاخِذُ اللهُ النَّاسَ بِظُلْمِهِم مَّا تَرَكَ عَلَيْهَا مِن دَابَّةٍ
وَلَٰكِن يُؤَخِّرُهُمْ إِلَىٰ أَجَلٍ مُّسَمًّى ۖ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا
يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً ۖ وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ
Walaw yu-akhithu Allahuannasa bithulmihim ma tarakaAAalayha min dabbatin walakin
yu-akhkhiruhumila ajalin musamman fa-itha jaa ajaluhum layasta/khiroona saAAatan
wala yastaqdimoon
Indonesian
Jikalau Allah menghukum manusia karena kezalimannya, niscaya tidak akan
ditinggalkan-Nya di muka bumi sesuatupun dari makhluk yang melata, tetapi Allah
menangguhkan mereka sampai kepada waktu yang ditentukan. Maka apabila telah tiba
waktunya (yang ditentukan) bagi mereka, tidaklah mereka dapat mengundurkannya
barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukannya.
|
Ayah 16:62 الأية
وَيَجْعَلُونَ لِلَّهِ مَا يَكْرَهُونَ وَتَصِفُ أَلْسِنَتُهُمُ الْكَذِبَ أَنَّ
لَهُمُ الْحُسْنَىٰ ۖ لَا جَرَمَ أَنَّ لَهُمُ النَّارَ وَأَنَّهُم مُّفْرَطُونَ
WayajAAaloona lillahi mayakrahoona watasifu alsinatuhumu alkathiba annalahumu
alhusna la jarama anna lahumu annarawaannahum mufratoon
Indonesian
Dan mereka menetapkan bagi Allah apa yang mereka sendiri membencinya, dan lidah
mereka mengucapkan kedustaan, yaitu bahwa sesungguhnya merekalah yang akan
mendapat kebaikan. Tiadalah diragukan bahwa nerakalah bagi mereka, dan
sesungguhnya mereka segera dimasukkan (ke dalamnya).
|
Ayah 16:63 الأية
تَاللهِ لَقَدْ أَرْسَلْنَا إِلَىٰ أُمَمٍ مِّن قَبْلِكَ فَزَيَّنَ لَهُمُ
الشَّيْطَانُ أَعْمَالَهُمْ فَهُوَ وَلِيُّهُمُ الْيَوْمَ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Tallahi laqad arsalnaila omamin min qablika fazayyana lahumu
ashshaytanuaAAmalahum fahuwa waliyyuhumu alyawma walahum AAathabunaleem
Indonesian
Demi Allah, sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami kepada umat-umat
sebelum kamu, tetapi syaitan menjadikan umat-umat itu memandang baik perbuatan
mereka (yang buruk), maka syaitan menjadi pemimpin mereka di hari itu dan bagi
mereka azab yang sangat pedih.
|
Ayah 16:64 الأية
وَمَا أَنزَلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ إِلَّا لِتُبَيِّنَ لَهُمُ الَّذِي
اخْتَلَفُوا فِيهِ ۙ وَهُدًى وَرَحْمَةً لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ
Wama anzalna AAalayka alkitabailla litubayyina lahumu allathee ikhtalafoo
feehiwahudan warahmatan liqawmin yu/minoon
Indonesian
Dan Kami tidak menurunkan kepadamu Al-Kitab (Al Quran) ini, melainkan agar kamu
dapat menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu dan menjadi
petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.
|
Ayah 16:65 الأية
وَاللهُ أَنزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَحْيَا بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ
مَوْتِهَا ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِّقَوْمٍ يَسْمَعُونَ
Wallahu anzala mina assama-imaan faahya bihi al-arda baAAdamawtiha inna fee
thalika laayatan liqawminyasmaAAoon
Indonesian
Dan Allah menurunkan dari langit air (hujan) dan dengan air itu dihidupkan-Nya
bumi sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat
tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang mendengarkan (pelajaran).
|
Ayah 16:66 الأية
وَإِنَّ لَكُمْ فِي الْأَنْعَامِ لَعِبْرَةً ۖ نُّسْقِيكُم مِّمَّا فِي بُطُونِهِ
مِن بَيْنِ فَرْثٍ وَدَمٍ لَّبَنًا خَالِصًا سَائِغًا لِّلشَّارِبِينَ
Wa-inna lakum fee al-anAAamilaAAibratan nusqeekum mimma fee butoonihi min
baynifarthin wadamin labanan khalisan sa-ighan lishsharibeen
Indonesian
Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi
kamu. Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya (berupa)
susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang
meminumnya.
|
Ayah 16:67 الأية
وَمِن ثَمَرَاتِ النَّخِيلِ وَالْأَعْنَابِ تَتَّخِذُونَ مِنْهُ سَكَرًا وَرِزْقًا
حَسَنًا ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِّقَوْمٍ يَعْقِلُونَ
Wamin thamarati annakheeli wal-aAAnabitattakhithoona minhu sakaran warizqan
hasanan innafee thalika laayatan liqawmin yaAAqiloon
Indonesian
Dan dari buah korma dan anggur, kamu buat minimuman yang memabukkan dan rezeki
yang baik. Sesunggguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda
(kebesaran Allah) bagi orang yang memikirkan.
|
Ayah 16:68 الأية
وَأَوْحَىٰ رَبُّكَ إِلَى النَّحْلِ أَنِ اتَّخِذِي مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتًا
وَمِنَ الشَّجَرِ وَمِمَّا يَعْرِشُونَ
Waawha rabbuka ila annahliani ittakhithee mina aljibali buyootan wamina
ashshajariwamimma yaAArishoon
Indonesian
Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di
pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia",
|
Ayah 16:69 الأية
ثُمَّ كُلِي مِن كُلِّ الثَّمَرَاتِ فَاسْلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًا ۚ يَخْرُجُ
مِن بُطُونِهَا شَرَابٌ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِّلنَّاسِ ۗ إِنَّ
فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
Thumma kulee min kulli aththamaratifaslukee subula rabbiki thululan yakhruju min
butoonihasharabun mukhtalifun alwanuhu feehi shifaonlinnasi inna fee thalika
laayatanliqawmin yatafakkaroon
Indonesian
kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu
yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang
bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi
manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda
(kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.
|
Ayah 16:70 الأية
وَاللهُ خَلَقَكُمْ ثُمَّ يَتَوَفَّاكُمْ ۚ وَمِنكُم مَّن يُرَدُّ إِلَىٰ
أَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْ لَا يَعْلَمَ بَعْدَ عِلْمٍ شَيْئًا ۚ إِنَّ اللهَ
عَلِيمٌ قَدِيرٌ
Wallahu khalaqakum thummayatawaffakum waminkum man yuraddu ila arthalialAAumuri
likay la yaAAlama baAAda AAilmin shay-an innaAllaha AAaleemun qadeer
Indonesian
Allah menciptakan kamu, kemudian mewafatkan kamu; dan di antara kamu ada yang
dikembalikan kepada umur yang paling lemah (pikun), supaya dia tidak mengetahui
lagi sesuatupun yang pernah diketahuinya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui
lagi Maha Kuasa.
|
Ayah 16:71 الأية
وَاللهُ فَضَّلَ بَعْضَكُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ فِي الرِّزْقِ ۚ فَمَا الَّذِينَ
فُضِّلُوا بِرَادِّي رِزْقِهِمْ عَلَىٰ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَهُمْ فِيهِ
سَوَاءٌ ۚ أَفَبِنِعْمَةِ اللهِ يَجْحَدُونَ
Wallahu faddala baAAdakumAAala baAAdin fee arrizqi fama allatheenafuddiloo
biraddee rizqihim AAala mamalakat aymanuhum fahum feehi sawaon
afabiniAAmatiAllahi yajhadoon
Indonesian
Dan Allah melebihkan sebahagian kamu dari sebagian yang lain dalam hal rezeki,
tetapi orang-orang yang dilebihkan (rezekinya itu) tidak mau memberikan rezeki
mereka kepada budak-budak yang mereka miliki, agar mereka sama (merasakan)
rezeki itu. Maka mengapa mereka mengingkari nikmat Allah?.
|
Ayah 16:72 الأية
وَاللهُ جَعَلَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا وَجَعَلَ لَكُم مِّنْ
أَزْوَاجِكُم بَنِينَ وَحَفَدَةً وَرَزَقَكُم مِّنَ الطَّيِّبَاتِ ۚ
أَفَبِالْبَاطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَتِ اللهِ هُمْ يَكْفُرُونَ
Wallahu jaAAala lakum minanfusikum azwajan wajaAAala lakum min azwajikumbaneena
wahafadatan warazaqakum mina attayyibatiafabilbatili yu/minoona wabiniAAmati
Allahihum yakfuroon
Indonesian
Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan
bagimu dari isteri-isteri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu
rezeki dari yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil
dan mengingkari nikmat Allah?"
|
Ayah 16:73 الأية
وَيَعْبُدُونَ مِن دُونِ اللهِ مَا لَا يَمْلِكُ لَهُمْ رِزْقًا مِّنَ
السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ شَيْئًا وَلَا يَسْتَطِيعُونَ
WayaAAbudoona min dooni Allahi mala yamliku lahum rizqan mina assamawatiwal-ardi
shay-an wala yastateeAAoon
Indonesian
Dan mereka menyembah selain Allah, sesuatu yang tidak dapat memberikan rezeki
kepada mereka sedikitpun dari langit dan bumi, dan tidak berkuasa (sedikit
juapun).
|
Ayah 16:74 الأية
فَلَا تَضْرِبُوا لِلَّهِ الْأَمْثَالَ ۚ إِنَّ اللهَ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا
تَعْلَمُونَ
Fala tadriboo lillahial-amthala inna Allaha yaAAlamu waantum lataAAlamoon
Indonesian
Maka janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah. Sesungguhnya Allah
mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
|
Ayah 16:75 الأية
ضَرَبَ اللهُ مَثَلًا عَبْدًا مَّمْلُوكًا لَّا يَقْدِرُ عَلَىٰ شَيْءٍ وَمَن
رَّزَقْنَاهُ مِنَّا رِزْقًا حَسَنًا فَهُوَ يُنفِقُ مِنْهُ سِرًّا وَجَهْرًا ۖ
هَلْ يَسْتَوُونَ ۚ الْحَمْدُ لِلَّهِ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ
Daraba Allahu mathalan AAabdanmamlookan la yaqdiru AAala shay-in waman
razaqnahuminna rizqan hasanan fahuwa yunfiqu minhu sirranwajahran hal yastawoona
alhamdu lillahi balaktharuhum la yaAAlamoon
Indonesian
Allah membuat perumpamaan dengan seorang hamba sahaya yang dimiliki yang tidak
dapat bertindak terhadap sesuatupun dan seorang yang Kami beri rezeki yang baik
dari Kami, lalu dia menafkahkan sebagian dari rezeki itu secara sembunyi dan
secara terang-terangan, adakah mereka itu sama? Segala puji hanya bagi Allah,
tetapi kebanyakan mereka tiada mengetahui.
|
Ayah 16:76 الأية
وَضَرَبَ اللهُ مَثَلًا رَّجُلَيْنِ أَحَدُهُمَا أَبْكَمُ لَا يَقْدِرُ عَلَىٰ
شَيْءٍ وَهُوَ كَلٌّ عَلَىٰ مَوْلَاهُ أَيْنَمَا يُوَجِّههُّ لَا يَأْتِ بِخَيْرٍ ۖ
هَلْ يَسْتَوِي هُوَ وَمَن يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ ۙ وَهُوَ عَلَىٰ صِرَاطٍ
مُّسْتَقِيمٍ
Wadaraba Allahu mathalanrajulayni ahaduhuma abkamu la yaqdiru AAalashay-in
wahuwa kallun AAala mawlahu aynamayuwajjihhu la ya/ti bikhayrin hal yastawee
huwa wamanya/muru bilAAadli wahuwa AAala siratinmustaqeem
Indonesian
Dan Allah membuat (pula) perumpamaan: dua orang lelaki yang seorang bisu, tidak
dapat berbuat sesuatupun dan dia menjadi beban atas penanggungnya, ke mana saja
dia disuruh oleh penanggungnya itu, dia tidak dapat mendatangkan suatu
kebajikanpun. Samakah orang itu dengan orang yang menyuruh berbuat keadilan, dan
dia berada pula di atas jalan yang lurus?
|
Ayah 16:77 الأية
وَلِلَّهِ غَيْبُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَمَا أَمْرُ السَّاعَةِ إِلَّا
كَلَمْحِ الْبَصَرِ أَوْ هُوَ أَقْرَبُ ۚ إِنَّ اللهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ
قَدِيرٌ
Walillahi ghaybu assamawatiwal-ardi wama amru assaAAatiilla kalamhi albasari aw
huwa aqrabu innaAllaha AAala kulli shay-in qadeer
Indonesian
Dan kepunyaan Allah-lah segala apa yang tersembunyi di langit dan di bumi. Tidak
adalah kejadian kiamat itu, melainkan seperti sekejap mata atau lebih cepat
(lagi). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
|
Ayah 16:78 الأية
وَاللهُ أَخْرَجَكُم مِّن بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لَا تَعْلَمُونَ شَيْئًا
وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ ۙ لَعَلَّكُمْ
تَشْكُرُونَ
Wallahu akhrajakum min butooniommahatikum la taAAlamoona shay-an wajaAAala
lakumuassamAAa wal-absara wal-af-idatalaAAallakum tashkuroon
Indonesian
Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui
sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu
bersyukur.
|
Ayah 16:79 الأية
أَلَمْ يَرَوْا إِلَى الطَّيْرِ مُسَخَّرَاتٍ فِي جَوِّ السَّمَاءِ مَا
يُمْسِكُهُنَّ إِلَّا اللهُ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ
Alam yaraw ila attayrimusakhkharatin fee jawwi assama-i mayumsikuhunna illa
Allahu inna fee thalika laayatinliqawmin yu/minoon
Indonesian
Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dimudahkan terbang diangkasa
bebas. Tidak ada yang menahannya selain daripada Allah. Sesungguhnya pada yang
demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang
yang beriman.
|
Ayah 16:80 الأية
وَاللهُ جَعَلَ لَكُم مِّن بُيُوتِكُمْ سَكَنًا وَجَعَلَ لَكُم مِّن جُلُودِ
الْأَنْعَامِ بُيُوتًا تَسْتَخِفُّونَهَا يَوْمَ ظَعْنِكُمْ وَيَوْمَ إِقَامَتِكُمْ
ۙ وَمِنْ أَصْوَافِهَا وَأَوْبَارِهَا وَأَشْعَارِهَا أَثَاثًا وَمَتَاعًا إِلَىٰ
حِينٍ
Wallahu jaAAala lakum minbuyootikum sakanan wajaAAala lakum min juloodi
al-anAAamibuyootan tastakhiffoonaha yawma thaAAnikumwayawma iqamatikum wamin
aswafihawaawbariha waashAAariha athathanwamataAAan ila heen
Indonesian
Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal dan Dia
menjadikan bagi kamu rumah-rumah (kemah-kemah) dari kulit binatang ternak yang
kamu merasa ringan (membawa)nya di waktu kamu berjalan dan waktu kamu bermukim
dan (dijadikan-Nya pula) dari bulu domba, bulu unta dan bulu kambing, alat-alat
rumah tangga dan perhiasan (yang kamu pakai) sampai waktu (tertentu).
|
Ayah 16:81 الأية
وَاللهُ جَعَلَ لَكُم مِّمَّا خَلَقَ ظِلَالًا وَجَعَلَ لَكُم مِّنَ الْجِبَالِ
أَكْنَانًا وَجَعَلَ لَكُمْ سَرَابِيلَ تَقِيكُمُ الْحَرَّ وَسَرَابِيلَ تَقِيكُم
بَأْسَكُمْ ۚ كَذَٰلِكَ يُتِمُّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تُسْلِمُونَ
Wallahu jaAAala lakum mimmakhalaqa thilalan wajaAAala lakum mina aljibaliaknanan
wajaAAala lakum sarabeela taqeekumu alharrawasarabeela taqeekum ba/sakum
kathalika yutimmuniAAmatahu AAalaykum laAAallakum tuslimoon
Indonesian
Dan Allah menjadikan bagimu tempat bernaung dari apa yang telah Dia ciptakan,
dan Dia jadikan bagimu tempat-tempat tinggal di gunung-gunung, dan Dia jadikan
bagimu pakaian yang memeliharamu dari panas dan pakaian (baju besi) yang
memelihara kamu dalam peperangan. Demikianlah Allah menyempurnakan nikmat-Nya
atasmu agar kamu berserah diri (kepada-Nya).
|
Ayah 16:82 الأية
فَإِن تَوَلَّوْا فَإِنَّمَا عَلَيْكَ الْبَلَاغُ الْمُبِينُ
Fa-in tawallaw fa-innama AAalaykaalbalaghu almubeen
Indonesian
Jika mereka tetap berpaling, maka sesungguhnya kewajiban yang dibebankan atasmu
(Muhammad) hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan terang.
|
Ayah 16:83 الأية
يَعْرِفُونَ نِعْمَتَ اللهِ ثُمَّ يُنكِرُونَهَا وَأَكْثَرُهُمُ الْكَافِرُونَ
YaAArifoona niAAmata Allahi thummayunkiroonaha waaktharuhumu alkafiroon
Indonesian
Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya dan kebanyakan
mereka adalah orang-orang yang kafir.
|
Ayah 16:84 الأية
وَيَوْمَ نَبْعَثُ مِن كُلِّ أُمَّةٍ شَهِيدًا ثُمَّ لَا يُؤْذَنُ لِلَّذِينَ
كَفَرُوا وَلَا هُمْ يُسْتَعْتَبُونَ
Wayawma nabAAathu min kulli ommatinshaheedan thumma la yu/thanu
lillatheenakafaroo wala hum yustaAAtaboon
Indonesian
Dan (ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan dari tiap-tiap umat seorang
saksi (rasul), kemudian tidak diizinkan kepada orang-orang yang kafir (untuk
membela diri) dan tidak (pula) mereka dibolehkan meminta maaf.
|
Ayah 16:85 الأية
وَإِذَا رَأَى الَّذِينَ ظَلَمُوا الْعَذَابَ فَلَا يُخَفَّفُ عَنْهُمْ وَلَا هُمْ
يُنظَرُونَ
Wa-itha raa allatheena thalamooalAAathaba fala yukhaffafu AAanhum wala
humyuntharoon
Indonesian
Dan apabila orang-orang zalim telah menyaksikan azab, maka tidaklah diringankan
azab bagi mereka dan tidak puIa mereka diberi tangguh.
|
Ayah 16:86 الأية
وَإِذَا رَأَى الَّذِينَ أَشْرَكُوا شُرَكَاءَهُمْ قَالُوا رَبَّنَا هَٰؤُلَاءِ
شُرَكَاؤُنَا الَّذِينَ كُنَّا نَدْعُو مِن دُونِكَ ۖ فَأَلْقَوْا إِلَيْهِمُ
الْقَوْلَ إِنَّكُمْ لَكَاذِبُونَ
Wa-itha raa allatheenaashrakoo shurakaahum qaloo rabbana haola-ishurakaona
allatheena kunna nadAAoomin doonika faalqaw ilayhimu alqawla innakum lakathiboon
Indonesian
Dan apabila orang-orang yang mempersekutukan (Allah) melihat sekutu-sekutu
mereka, mereka berkata: "Ya Tuhan kami mereka inilah sekutu-sekutu kami yang
dahulu kami sembah selain dari Engkau". Lalu sekutu-sekutu mereka mengatakan
kepada mereka: "Sesungguhnya kamu benar-benar orang-orang yang dusta".
|
Ayah 16:87 الأية
وَأَلْقَوْا إِلَى اللهِ يَوْمَئِذٍ السَّلَمَ ۖ وَضَلَّ عَنْهُم مَّا كَانُوا
يَفْتَرُونَ
Waalqaw ila Allahi yawma-ithinassalama wadalla AAanhum ma kanooyaftaroon
Indonesian
Dan mereka menyatakan ketundukannya kepada Allah pada hari itu dan hilanglah
dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan.
|
Ayah 16:88 الأية
الَّذِينَ كَفَرُوا وَصَدُّوا عَن سَبِيلِ اللهِ زِدْنَاهُمْ عَذَابًا فَوْقَ
الْعَذَابِ بِمَا كَانُوا يُفْسِدُونَ
Allatheena kafaroo wasaddooAAan sabeeli Allahi zidnahum AAathaban
fawqaalAAathabi bima kanoo yufsidoon
Indonesian
Orang-orang yang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan Allah, Kami
tambahkan kepada mereka siksaan di atas siksaan disebabkan mereka selalu berbuat
kerusakan.
|
Ayah 16:89 الأية
وَيَوْمَ نَبْعَثُ فِي كُلِّ أُمَّةٍ شَهِيدًا عَلَيْهِم مِّنْ أَنفُسِهِمْ ۖ
وَجِئْنَا بِكَ شَهِيدًا عَلَىٰ هَٰؤُلَاءِ ۚ وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ
تِبْيَانًا لِّكُلِّ شَيْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً وَبُشْرَىٰ لِلْمُسْلِمِينَ
Wayawma nabAAathu fee kulli ommatinshaheedan AAalayhim min anfusihim waji/na
bika shaheedanAAala haola-i wanazzalna AAalaykaalkitaba tibyanan likulli shay-in
wahudan warahmatanwabushra lilmuslimeen
Indonesian
(Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang
saksi atas mereka dari mereka sendiri dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi
saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran)
untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira
bagi orang-orang yang berserah diri.
|
Ayah 16:90 الأية
إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ
وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ
تَذَكَّرُونَ
Inna Allaha ya/muru bilAAadliwal-ihsani wa-eeta-i theealqurba wayanha AAani
alfahsha-i walmunkariwalbaghyi yaAAithukum laAAallakum tathakkaroon
Indonesian
Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi
kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan
permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.
|
Ayah 16:91 الأية
وَأَوْفُوا بِعَهْدِ اللهِ إِذَا عَاهَدتُّمْ وَلَا تَنقُضُوا الْأَيْمَانَ
بَعْدَ تَوْكِيدِهَا وَقَدْ جَعَلْتُمُ اللهَ عَلَيْكُمْ كَفِيلًا ۚ إِنَّ
اللهَ يَعْلَمُ مَا تَفْعَلُونَ
Waawfoo biAAahdi Allahi ithaAAahadtum wala tanqudoo al-aymanabaAAda tawkeediha
waqad jaAAaltumu Allaha AAalaykumkafeelan inna Allaha yaAAlamu ma tafAAaloon
Indonesian
Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu
membatalkan sumpah-sumpah(mu) itu, sesudah meneguhkannya, sedang kamu telah
menjadikan Allah sebagai saksimu (terhadap sumpah-sumpahmu itu). Sesungguhnya
Allah mengetahui apa yang kamu perbuat.
|
Ayah 16:92 الأية
وَلَا تَكُونُوا كَالَّتِي نَقَضَتْ غَزْلَهَا مِن بَعْدِ قُوَّةٍ أَنكَاثًا
تَتَّخِذُونَ أَيْمَانَكُمْ دَخَلًا بَيْنَكُمْ أَن تَكُونَ أُمَّةٌ هِيَ أَرْبَىٰ
مِنْ أُمَّةٍ ۚ إِنَّمَا يَبْلُوكُمُ اللهُ بِهِ ۚ وَلَيُبَيِّنَنَّ لَكُمْ
يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَا كُنتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ
Wala takoonoo kallatee naqadatghazlaha min baAAdi quwwatin ankathan
tattakhithoonaaymanakum dakhalan baynakum an takoona ommatun hiya arbamin
ommatin innama yablookumu Allahu bihiwalayubayyinanna lakum yawma alqiyamati ma
kuntumfeehi takhtalifoon
Indonesian
Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang
sudah dipintal dengan kuat, menjadi cerai berai kembali, kamu menjadikan sumpah
(perjanjian)mu sebagai alat penipu di antaramu, disebabkan adanya satu golongan
yang lebih banyak jumlahnya dari golongan yang lain. Sesungguhnya Allah hanya
menguji kamu dengan hal itu. Dan sesungguhnya di hari kiamat akan dijelaskan-Nya
kepadamu apa yang dahulu kamu perselisihkan itu.
|
Ayah 16:93 الأية
وَلَوْ شَاءَ اللهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَٰكِن يُضِلُّ مَن يَشَاءُ
وَيَهْدِي مَن يَشَاءُ ۚ وَلَتُسْأَلُنَّ عَمَّا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Walaw shaa Allahu lajaAAalakumommatan wahidatan walakin yudillu man
yashaowayahdee man yashao walatus-alunna AAamma kuntumtaAAmaloon
Indonesian
Dan kalau Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikan kamu satu umat (saja),
tetapi Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada
siapa yang dikehendaki-Nya. Dan sesungguhnya kamu akan ditanya tentang apa yang
telah kamu kerjakan.
|
Ayah 16:94 الأية
وَلَا تَتَّخِذُوا أَيْمَانَكُمْ دَخَلًا بَيْنَكُمْ فَتَزِلَّ قَدَمٌ بَعْدَ
ثُبُوتِهَا وَتَذُوقُوا السُّوءَ بِمَا صَدَدتُّمْ عَن سَبِيلِ اللهِ ۖ وَلَكُمْ
عَذَابٌ عَظِيمٌ
Wala tattakhithoo aymanakumdakhalan baynakum fatazilla qadamun baAAda thubootiha
watathooqooassoo-a bima sadadtum AAan sabeeli Allahiwalakum AAathabun AAatheem
Indonesian
Dan janganlah kamu jadikan sumpah-sumpahmu sebagai alat penipu di antaramu, yang
menyebabkan tergelincir kaki(mu) sesudah kokoh tegaknya, dan kamu rasakan
kemelaratan (di dunia) karena kamu menghalangi (manusia) dari jalan Allah; dan
bagimu azab yang besar.
|
Ayah 16:95 الأية
وَلَا تَشْتَرُوا بِعَهْدِ اللهِ ثَمَنًا قَلِيلًا ۚ إِنَّمَا عِندَ اللهِ هُوَ
خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ
Wala tashtaroo biAAahdi Allahithamanan qaleelan innama AAinda Allahi huwa
khayrunlakum in kuntum taAAlamoon
Indonesian
Dan janganlah kamu tukar perjanjianmu dengan Allah dengan harga yang sedikit
(murah), sesungguhnya apa yang ada di sisi Allah, itulah yang lebih baik bagimu
jika kamu mengetahui.
|
Ayah 16:96 الأية
مَا عِندَكُمْ يَنفَدُ ۖ وَمَا عِندَ اللهِ بَاقٍ ۗ وَلَنَجْزِيَنَّ الَّذِينَ
صَبَرُوا أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Ma AAindakum yanfadu wamaAAinda Allahi baqin walanajziyanna allatheenasabaroo
ajrahum bi-ahsani ma kanooyaAAmaloon
Indonesian
Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal. Dan
sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan
pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.
|
Ayah 16:97 الأية
مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ
حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا
يَعْمَلُونَ
Man AAamila salihan min thakarinaw ontha wahuwa mu/minun falanuhyiyannahu
hayatantayyibatan walanajziyannahum ajrahum bi-ahsani makanoo yaAAmaloon
Indonesian
Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam
keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang
baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang
lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.
|
Ayah 16:98 الأية
فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ فَاسْتَعِذْ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Fa-itha qara/ta alqur-ana fastaAAithbillahi mina ashshaytani arrajeem
Indonesian
Apabila kamu membaca Al Quran hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah
dari syaitan yang terkutuk.
|
Ayah 16:99 الأية
إِنَّهُ لَيْسَ لَهُ سُلْطَانٌ عَلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ
يَتَوَكَّلُونَ
Innahu laysa lahu sultanun AAalaallatheena amanoo waAAala rabbihimyatawakkaloon
Indonesian
Sesungguhnya syaitan itu tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang beriman
dan bertawakkal kepada Tuhannya.
|
Ayah 16:100 الأية
إِنَّمَا سُلْطَانُهُ عَلَى الَّذِينَ يَتَوَلَّوْنَهُ وَالَّذِينَ هُم بِهِ
مُشْرِكُونَ
Innama sultanuhu AAalaallatheena yatawallawnahu wallatheena humbihi mushrikoon
Indonesian
Sesungguhnya kekuasaannya (syaitan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya
jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah.
|
Ayah 16:101 الأية
وَإِذَا بَدَّلْنَا آيَةً مَّكَانَ آيَةٍ ۙ وَاللهُ أَعْلَمُ بِمَا يُنَزِّلُ
قَالُوا إِنَّمَا أَنتَ مُفْتَرٍ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ
Wa-itha baddalna ayatanmakana ayatin wallahu aAAlamu bimayunazzilu qaloo innama
anta muftarin bal aktharuhumla yaAAlamoon
Indonesian
Dan apabila Kami letakkan suatu ayat di tempat ayat yang lain sebagai
penggantinya padahal Allah lebih mengetahui apa yang diturunkan-Nya, mereka
berkata: "Sesungguhnya kamu adalah orang yang mengada-adakan saja". Bahkan
kebanyakan mereka tiada mengetahui.
|
Ayah 16:102 الأية
قُلْ نَزَّلَهُ رُوحُ الْقُدُسِ مِن رَّبِّكَ بِالْحَقِّ لِيُثَبِّتَ الَّذِينَ
آمَنُوا وَهُدًى وَبُشْرَىٰ لِلْمُسْلِمِينَ
Qul nazzalahu roohu alqudusi minrabbika bilhaqqi liyuthabbita allatheena
amanoowahudan wabushra lilmuslimeen
Indonesian
Katakanlah: "Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al Quran itu dari Tuhanmu dengan
benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi
petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada
Allah)".
|
Ayah 16:103 الأية
وَلَقَدْ نَعْلَمُ أَنَّهُمْ يَقُولُونَ إِنَّمَا يُعَلِّمُهُ بَشَرٌ ۗ لِّسَانُ
الَّذِي يُلْحِدُونَ إِلَيْهِ أَعْجَمِيٌّ وَهَٰذَا لِسَانٌ عَرَبِيٌّ مُّبِينٌ
Walaqad naAAlamu annahum yaqooloona innamayuAAallimuhu basharun lisanu allathee
yulhidoonailayhi aAAjamiyyun wahatha lisanun AAarabiyyunmubeen
Indonesian
Dan sesungguhnya Kami mengetahui bahwa mereka berkata: "Sesungguhnya Al Quran
itu diajarkan oleh seorang manusia kepadanya (Muhammad)". Padahal bahasa orang
yang mereka tuduhkan (bahwa) Muhammad belajar kepadanya bahasa 'Ajam, sedang Al
Quran adalah dalam bahasa Arab yang terang.
|
Ayah 16:104 الأية
إِنَّ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِ اللهِ لَا يَهْدِيهِمُ اللهُ
وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Inna allatheena la yu/minoonabi-ayati Allahi la yahdeehimu Allahuwalahum
AAathabun aleem
Indonesian
Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah (Al Quran),
Allah tidak akan memberi petunjuk kepada mereka dan bagi mereka azab yang pedih.
|
Ayah 16:105 الأية
إِنَّمَا يَفْتَرِي الْكَذِبَ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِ اللهِ ۖ
وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْكَاذِبُونَ
Innama yaftaree alkathibaallatheena la yu/minoona bi-ayati Allahiwaola-ika humu
alkathiboon
Indonesian
Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak
beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta.
|
Ayah 16:106 الأية
مَن كَفَرَ بِاللهِ مِن بَعْدِ إِيمَانِهِ إِلَّا مَنْ أُكْرِهَ وَقَلْبُهُ
مُطْمَئِنٌّ بِالْإِيمَانِ وَلَٰكِن مَّن شَرَحَ بِالْكُفْرِ صَدْرًا فَعَلَيْهِمْ
غَضَبٌ مِّنَ اللهِ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ
Man kafara billahi minbaAAdi eemanihi illa man okriha waqalbuhu
mutma-innunbil-eemani walakin man sharaha bilkufrisadran faAAalayhim ghadabun
mina Allahiwalahum AAathabun AAatheem
Indonesian
Barangsiapa yang kafir kepada Allah sesudah dia beriman (dia mendapat kemurkaan
Allah), kecuali orang yang dipaksa kafir padahal hatinya tetap tenang dalam
beriman (dia tidak berdosa), akan tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk
kekafiran, maka kemurkaan Allah menimpanya dan baginya azab yang besar.
|
Ayah 16:107 الأية
ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمُ اسْتَحَبُّوا الْحَيَاةَ الدُّنْيَا عَلَى الْآخِرَةِ وَأَنَّ
اللهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْكَافِرِينَ
Thalika bi-annahumu istahabbooalhayata addunya AAala al-akhiratiwaanna Allaha la
yahdee alqawma alkafireen
Indonesian
Yang demikian itu disebabkan karena sesungguhnya mereka mencintai kehidupan di
dunia lebih dari akhirat, dan bahwasanya Allah tiada memberi petunjuk kepada
kaum yang kafir.
|
Ayah 16:108 الأية
أُولَٰئِكَ الَّذِينَ طَبَعَ اللهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَسَمْعِهِمْ
وَأَبْصَارِهِمْ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ
Ola-ika allatheena tabaAAaAllahu AAala quloobihim wasamAAihim
waabsarihimwaola-ika humu alghafiloon
Indonesian
Mereka itulah orang-orang yang hati, pendengaran dan penglihatannya telah
dikunci mati oleh Allah, dan mereka itulah orang-orang yang lalai.
|
Ayah 16:109 الأية
لَا جَرَمَ أَنَّهُمْ فِي الْآخِرَةِ هُمُ الْخَاسِرُونَ
La jarama annahum fee al-akhiratihumu alkhasiroon
Indonesian
Pastilah bahwa mereka di akhirat nanti adalah orang-orang yang merugi.
|
Ayah 16:110 الأية
ثُمَّ إِنَّ رَبَّكَ لِلَّذِينَ هَاجَرُوا مِن بَعْدِ مَا فُتِنُوا ثُمَّ جَاهَدُوا
وَصَبَرُوا إِنَّ رَبَّكَ مِن بَعْدِهَا لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ
Thumma inna rabbaka lillatheena hajaroomin baAAdi ma futinoo thumma jahadoo
wasabarooinna rabbaka min baAAdiha laghafoorun raheem
Indonesian
Dan sesungguhnya Tuhanmu (pelindung) bagi orang-orang yang berhijrah sesudah
menderita cobaan, kemudian mereka berjihad dan sabar; sesungguhnya Tuhanmu
sesudah itu benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
|
Ayah 16:111 الأية
يَوْمَ تَأْتِي كُلُّ نَفْسٍ تُجَادِلُ عَن نَّفْسِهَا وَتُوَفَّىٰ كُلُّ نَفْسٍ
مَّا عَمِلَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ
Yawma ta/tee kullu nafsin tujadiluAAan nafsiha watuwaffa kullu nafsin maAAamilat
wahum la yuthlamoon
Indonesian
(Ingatlah) suatu hari (ketika) tiap-tiap diri datang untuk membela dirinya
sendiri dan bagi tiap-tiap diri disempurnakan (balasan) apa yang telah
dikerjakannya, sedangkan mereka tidak dianiaya (dirugikan).
|
Ayah 16:112 الأية
وَضَرَبَ اللهُ مَثَلًا قَرْيَةً كَانَتْ آمِنَةً مُّطْمَئِنَّةً يَأْتِيهَا
رِزْقُهَا رَغَدًا مِّن كُلِّ مَكَانٍ فَكَفَرَتْ بِأَنْعُمِ اللهِ فَأَذَاقَهَا
اللهُ لِبَاسَ الْجُوعِ وَالْخَوْفِ بِمَا كَانُوا يَصْنَعُونَ
Wadaraba Allahu mathalanqaryatan kanat aminatan mutma-innatanya/teeha rizquha
raghadan min kulli makaninfakafarat bi-anAAumi Allahi faathaqaha Allahulibasa
aljooAAi walkhawfi bima kanooyasnaAAoon
Indonesian
Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya
aman lagi tenteram, rezekinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap
tempat, tetapi (penduduk)nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; karena itu Allah
merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang
selalu mereka perbuat.
|
Ayah 16:113 الأية
وَلَقَدْ جَاءَهُمْ رَسُولٌ مِّنْهُمْ فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَهُمُ الْعَذَابُ وَهُمْ
ظَالِمُونَ
Walaqad jaahum rasoolun minhum fakaththaboohufaakhathahumu alAAathabu wahum
thalimoon
Indonesian
Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka seorang rasul dari mereka sendiri,
tetapi mereka mendustakannya; karena itu mereka dimusnahkan azab dan mereka
adalah orang-orang yang zalim.
|
Ayah 16:114 الأية
فَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللهُ حَلَالًا طَيِّبًا وَاشْكُرُوا نِعْمَتَ
اللهِ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ
Fakuloo mimma razaqakumu Allahuhalalan tayyiban washkuroo niAAmataAllahi in
kuntum iyyahu taAAbudoon
Indonesian
Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah
kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja
menyembah.
|
Ayah 16:115 الأية
إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنزِيرِ وَمَا
أُهِلَّ لِغَيْرِ اللهِ بِهِ ۖ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَإِنَّ
اللهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
Innama harrama AAalaykumualmaytata waddama walahma alkhinzeeri wamaohilla
lighayri Allahi bihi famani idturra ghayra baghinwala AAadin fa-inna Allaha
ghafoorun raheem
Indonesian
Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan atasmu (memakan) bangkai, darah, daging
babi dan apa yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah; tetapi
barangsiapa yang terpaksa memakannya dengan tidak menganiaya dan tidak pula
melampaui batas, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
|
Ayah 16:116 الأية
وَلَا تَقُولُوا لِمَا تَصِفُ أَلْسِنَتُكُمُ الْكَذِبَ هَٰذَا حَلَالٌ وَهَٰذَا
حَرَامٌ لِّتَفْتَرُوا عَلَى اللهِ الْكَذِبَ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَفْتَرُونَ
عَلَى اللهِ الْكَذِبَ لَا يُفْلِحُونَ
Wala taqooloo lima tasifualsinatukumu alkathiba hatha halalunwahatha haramun
litaftaroo AAala Allahialkathiba inna allatheena yaftaroona AAalaAllahi
alkathiba la yuflihoon
Indonesian
Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu
secara dusta "ini halal dan ini haram", untuk mengada-adakan kebohongan terhadap
Allah. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah
tiadalah beruntung.
|
Ayah 16:117 الأية
مَتَاعٌ قَلِيلٌ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
MataAAun qaleelun walahum AAathabunaleem
Indonesian
(Itu adalah) kesenangan yang sedikit, dan bagi mereka azab yang pedih.
|
Ayah 16:118 الأية
وَعَلَى الَّذِينَ هَادُوا حَرَّمْنَا مَا قَصَصْنَا عَلَيْكَ مِن قَبْلُ ۖ وَمَا
ظَلَمْنَاهُمْ وَلَٰكِن كَانُوا أَنفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ
WaAAala allatheena hadooharramna ma qasasnaAAalayka min qablu wama
thalamnahumwalakin kanoo anfusahum yathlimoon
Indonesian
Dan terhadap orang-orang Yahudi, Kami haramkan apa yang telah Kami ceritakan
dahulu kepadamu; dan Kami tiada menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang
menganiaya diri mereka sendiri.
|
Ayah 16:119 الأية
ثُمَّ إِنَّ رَبَّكَ لِلَّذِينَ عَمِلُوا السُّوءَ بِجَهَالَةٍ ثُمَّ تَابُوا مِن
بَعْدِ ذَٰلِكَ وَأَصْلَحُوا إِنَّ رَبَّكَ مِن بَعْدِهَا لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ
Thumma inna rabbaka lillatheenaAAamiloo assoo-a bijahalatin thumma taboomin
baAAdi thalika waaslahoo inna rabbakamin baAAdiha laghafoorun raheem
Indonesian
Kemudian, sesungguhnya Tuhanmu (mengampuni) bagi orang-orang yang mengerjakan
kesalahan karena kebodohannya, kemudian mereka bertaubat sesudah itu dan
memperbaiki (dirinya), sesungguhnya Tuhanmu sesudah itu benar-benar Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang.
|
|