| بِسْم ِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ | |
|
طسم
Ta-seen-meem
Indonesian
Thaa Siin Miim
|
Ayah 28:2 الأية
تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ الْمُبِينِ
Tilka ayatu alkitabialmubeen
Indonesian
Ini adalah ayat-ayat Kitab (Al Quran) yang nyata (dari Allah).
|
Ayah 28:3 الأية
نَتْلُو عَلَيْكَ مِن نَّبَإِ مُوسَىٰ وَفِرْعَوْنَ بِالْحَقِّ لِقَوْمٍ
يُؤْمِنُونَ
Natloo AAalayka min naba-i moosawafirAAawna bilhaqqi liqawmin yu/minoon
Indonesian
Kami membacakan kepadamu sebagian dari kisah Musa dan Fir'aun dengan benar untuk
orang-orang yang beriman.
|
Ayah 28:4 الأية
إِنَّ فِرْعَوْنَ عَلَا فِي الْأَرْضِ وَجَعَلَ أَهْلَهَا شِيَعًا يَسْتَضْعِفُ
طَائِفَةً مِّنْهُمْ يُذَبِّحُ أَبْنَاءَهُمْ وَيَسْتَحْيِي نِسَاءَهُمْ ۚ إِنَّهُ
كَانَ مِنَ الْمُفْسِدِينَ
Inna firAAawna AAala fee al-ardiwajaAAala ahlaha shiyaAAan yastadAAifu
ta-ifatanminhum yuthabbihu abnaahum wayastahyeenisaahum innahu kana mina
almufsideen
Indonesian
Sesungguhnya Fir'aun telah berbuat sewenang-wenang di muka bumi dan menjadikan
penduduknya berpecah belah, dengan menindas segolongan dari mereka, menyembelih
anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka.
Sesungguhnya Fir'aun termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan.
|
Ayah 28:5 الأية
وَنُرِيدُ أَن نَّمُنَّ عَلَى الَّذِينَ اسْتُضْعِفُوا فِي الْأَرْضِ
وَنَجْعَلَهُمْ أَئِمَّةً وَنَجْعَلَهُمُ الْوَارِثِينَ
Wanureedu an namunna AAala allatheenaistudAAifoo fee al-ardi wanajAAalahum
a-immatanwanajAAalahumu alwaritheen
Indonesian
Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi
(Mesir) itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka
orang-orang yang mewarisi (bumi),
|
Ayah 28:6 الأية
وَنُمَكِّنَ لَهُمْ فِي الْأَرْضِ وَنُرِيَ فِرْعَوْنَ وَهَامَانَ وَجُنُودَهُمَا
مِنْهُم مَّا كَانُوا يَحْذَرُونَ
Wanumakkina lahum fee al-ardi wanuriyafirAAawna wahamana wajunoodahuma minhum
makanoo yahtharoon
Indonesian
dan akan Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi dan akan Kami perlihatkan
kepada Fir'aun dan Haman beserta tentaranya apa yang selalu mereka khawatirkan
dari mereka itu.
|
Ayah 28:7 الأية
وَأَوْحَيْنَا إِلَىٰ أُمِّ مُوسَىٰ أَنْ أَرْضِعِيهِ ۖ فَإِذَا خِفْتِ عَلَيْهِ
فَأَلْقِيهِ فِي الْيَمِّ وَلَا تَخَافِي وَلَا تَحْزَنِي ۖ إِنَّا رَادُّوهُ
إِلَيْكِ وَجَاعِلُوهُ مِنَ الْمُرْسَلِينَ
Waawhayna ila ommi moosaan ardiAAeehi fa-itha khifti AAalayhi faalqeehi
feealyammi wala takhafee wala tahzaneeinna raddoohu ilayki wajaAAiloohu
minaalmursaleen
Indonesian
Dan kami ilhamkan kepada ibu Musa; "Susuilah dia, dan apabila kamu khawatir
terhadapnya maka jatuhkanlah dia ke sungai (Nil). Dan janganlah kamu khawatir
dan janganlah (pula) bersedih hati, karena sesungguhnya Kami akan
mengembalikannya kepadamu, dan menjadikannya (salah seorang) dari para rasul.
|
Ayah 28:8 الأية
فَالْتَقَطَهُ آلُ فِرْعَوْنَ لِيَكُونَ لَهُمْ عَدُوًّا وَحَزَنًا ۗ إِنَّ
فِرْعَوْنَ وَهَامَانَ وَجُنُودَهُمَا كَانُوا خَاطِئِينَ
Faltaqatahu alufirAAawna liyakoona lahum AAaduwwan wahazanan innafirAAawna
wahamana wajunoodahuma kanookhati-een
Indonesian
Maka dipungutlah ia oleh keluarga Fir'aun yang akibatnya dia menjadi musuh dan
kesedihan bagi mereka. Sesungguhnya Fir'aun dan Haman beserta tentaranya adalah
orang-orang yang bersalah.
|
Ayah 28:9 الأية
وَقَالَتِ امْرَأَتُ فِرْعَوْنَ قُرَّتُ عَيْنٍ لِّي وَلَكَ ۖ لَا تَقْتُلُوهُ
عَسَىٰ أَن يَنفَعَنَا أَوْ نَتَّخِذَهُ وَلَدًا وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ
Waqalati imraatu firAAawna qurratuAAaynin lee walaka la taqtuloohu AAasa an
yanfaAAanaaw nattakhithahu waladan wahum la yashAAuroon
Indonesian
Dan berkatalah isteri Fir'aun: "(Ia) adalah penyejuk mata hati bagiku dan
bagimu. Janganlah kamu membunuhnya, mudah-mudahan ia bermanfaat kepada kita atau
kita ambil ia menjadi anak", sedang mereka tiada menyadari.
|
Ayah 28:10 الأية
وَأَصْبَحَ فُؤَادُ أُمِّ مُوسَىٰ فَارِغًا ۖ إِن كَادَتْ لَتُبْدِي بِهِ لَوْلَا
أَن رَّبَطْنَا عَلَىٰ قَلْبِهَا لِتَكُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ
Waasbaha fu-adu ommimoosa farighan in kadat latubdee bihi lawlaan rabatna AAala
qalbiha litakoonamina almu/mineen
Indonesian
Dan menjadi kosonglah hati ibu Musa. Sesungguhnya hampir saja ia menyatakan
rahasia tentang Musa, seandainya tidak Kami teguhkan hatinya, supaya ia termasuk
orang-orang yang percaya (kepada janji Allah).
|
Ayah 28:11 الأية
وَقَالَتْ لِأُخْتِهِ قُصِّيهِ ۖ فَبَصُرَتْ بِهِ عَن جُنُبٍ وَهُمْ لَا
يَشْعُرُونَ
Waqalat li-okhtihi qusseehifabasurat bihi AAan junubin wahum la yashAAuroon
Indonesian
Dan berkatalah ibu Musa kepada saudara Musa yang perempuan: "Ikutilah dia" Maka
kelihatanlah olehnya Musa dari jauh, sedang mereka tidak mengetahuinya,
|
Ayah 28:12 الأية
وَحَرَّمْنَا عَلَيْهِ الْمَرَاضِعَ مِن قَبْلُ فَقَالَتْ هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَىٰ
أَهْلِ بَيْتٍ يَكْفُلُونَهُ لَكُمْ وَهُمْ لَهُ نَاصِحُونَ
Waharramna AAalayhi almaradiAAamin qablu faqalat hal adullukum AAala ahli
baytinyakfuloonahu lakum wahum lahu nasihoon
Indonesian
dan Kami cegah Musa dari menyusu kepada perempuan-perempuan yang mau
menyusui(nya) sebelum itu; maka berkatalah saudara Musa: "Maukah kamu aku
tunjukkan kepadamu ahlul bait yang akan memeliharanya untukmu dan mereka dapat
berlaku baik kepadanya?".
|
Ayah 28:13 الأية
فَرَدَدْنَاهُ إِلَىٰ أُمِّهِ كَيْ تَقَرَّ عَيْنُهَا وَلَا تَحْزَنَ وَلِتَعْلَمَ
أَنَّ وَعْدَ اللهِ حَقٌّ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ
Faradadnahu ila ommihi kaytaqarra AAaynuha wala tahzana walitaAAlamaanna waAAda
Allahi haqqun walakinnaaktharahum la yaAAlamoon
Indonesian
Maka kami kembalikan Musa kepada ibunya, supaya senang hatinya dan tidak berduka
cita dan supaya ia mengetahui bahwa janji Allah itu adalah benar, tetapi
kebanyakan manusia tidak mengetahuinya.
|
Ayah 28:14 الأية
وَلَمَّا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَاسْتَوَىٰ آتَيْنَاهُ حُكْمًا وَعِلْمًا ۚ وَكَذَٰلِكَ
نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ
Walamma balagha ashuddahu wastawaataynahu hukman waAAilman wakathalikanajzee
almuhsineen
Indonesian
Dan setelah Musa cukup umur dan sempurna akalnya, Kami berikan kepadanya hikmah
(kenabian) dan pengetahuan. Dan demikianlah Kami memberi balasan kepada
orang-orang yang berbuat baik.
|
Ayah 28:15 الأية
وَدَخَلَ الْمَدِينَةَ عَلَىٰ حِينِ غَفْلَةٍ مِّنْ أَهْلِهَا فَوَجَدَ فِيهَا
رَجُلَيْنِ يَقْتَتِلَانِ هَٰذَا مِن شِيعَتِهِ وَهَٰذَا مِنْ عَدُوِّهِ ۖ
فَاسْتَغَاثَهُ الَّذِي مِن شِيعَتِهِ عَلَى الَّذِي مِنْ عَدُوِّهِ فَوَكَزَهُ
مُوسَىٰ فَقَضَىٰ عَلَيْهِ ۖ قَالَ هَٰذَا مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ ۖ إِنَّهُ
عَدُوٌّ مُّضِلٌّ مُّبِينٌ
Wadakhala almadeenata AAala heenighaflatin min ahliha fawajada feeha
rajulayniyaqtatilani hatha min sheeAAatihi wahathamin AAaduwwihi fastaghathahu
allathee minsheeAAatihi AAala allathee min AAaduwwihifawakazahu moosa faqada
AAalayhi qala hathamin AAamali ashshaytani innahu AAaduwwun mudillunmubeen
Indonesian
Dan Musa masuk ke kota (Memphis) ketika penduduknya sedang lengah, maka
didapatinya di dalam kota itu dua orang laki-laki yang berkelahi; yang seorang
dari golongannya (Bani Israil) dan seorang (lagi) dari musuhnya (kaum Fir'aun).
Maka orang yang dari golongannya meminta pertolongan kepadanya, untuk
mengalahkan orang yang dari musuhnya lalu Musa meninjunya, dan matilah musuhnya
itu. Musa berkata: "Ini adalah perbuatan syaitan sesungguhnya syaitan itu adalah
musuh yang menyesatkan lagi nyata (permusuhannya).
|
Ayah 28:16 الأية
قَالَ رَبِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي فَغَفَرَ لَهُ ۚ إِنَّهُ هُوَ
الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
Qala rabbi innee thalamtunafsee faghfir lee faghafara lahu innahu huwa
alghafooruarraheem
Indonesian
Musa mendoa: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri
karena itu ampunilah aku". Maka Allah mengampuninya, sesungguhnya Allah Dialah
Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
|
Ayah 28:17 الأية
قَالَ رَبِّ بِمَا أَنْعَمْتَ عَلَيَّ فَلَنْ أَكُونَ ظَهِيرًا لِّلْمُجْرِمِينَ
Qala rabbi bima anAAamtaAAalayya falan akoona thaheeran lilmujrimeen
Indonesian
Musa berkata: "Ya Tuhanku, demi nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepadaku,
aku sekali-kali tiada akan menjadi penolong bagi orang-orang yang berdosa".
|
Ayah 28:18 الأية
فَأَصْبَحَ فِي الْمَدِينَةِ خَائِفًا يَتَرَقَّبُ فَإِذَا الَّذِي اسْتَنصَرَهُ
بِالْأَمْسِ يَسْتَصْرِخُهُ ۚ قَالَ لَهُ مُوسَىٰ إِنَّكَ لَغَوِيٌّ مُّبِينٌ
Faasbaha fee almadeenati kha-ifanyataraqqabu fa-itha allathee istansarahu
bil-amsiyastasrikhuhu qala lahu moosa innakalaghawiyyun mubeen
Indonesian
Karena itu, jadilah Musa di kota itu merasa takut menunggu-nunggu dengan
khawatir (akibat perbuatannya), maka tiba-tiba orang yang meminta pertolongan
kemarin berteriak meminta pertolongan kepadanya. Musa berkata kepadanya:
"Sesungguhnya kamu benar-benar orang sesat yang nyata (kesesatannya)".
|
Ayah 28:19 الأية
فَلَمَّا أَنْ أَرَادَ أَن يَبْطِشَ بِالَّذِي هُوَ عَدُوٌّ لَّهُمَا قَالَ يَا
مُوسَىٰ أَتُرِيدُ أَن تَقْتُلَنِي كَمَا قَتَلْتَ نَفْسًا بِالْأَمْسِ ۖ إِن
تُرِيدُ إِلَّا أَن تَكُونَ جَبَّارًا فِي الْأَرْضِ وَمَا تُرِيدُ أَن تَكُونَ
مِنَ الْمُصْلِحِينَ
Falamma an arada an yabtishabillathee huwa AAaduwwun lahuma qalaya moosa
atureedu an taqtulanee kama qataltanafsan bil-amsi in tureedu illa an takoona
jabbaranfee al-ardi wama tureedu an takoona mina almusliheen
Indonesian
Maka tatkala Musa hendak memegang dengan keras orang yang menjadi musuh
keduanya, musuhnya berkata: "Hai Musa, apakah kamu bermaksud hendak membunuhku,
sebagaimana kamu kemarin telah membunuh seorang manusia? Kamu tidak bermaksud
melainkan hendak menjadi orang yang berbuat sewenang-wenang di negeri (ini), dan
tiadalah kamu hendak menjadi salah seorang dari orang-orang yang mengadakan
perdamaian".
|
Ayah 28:20 الأية
وَجَاءَ رَجُلٌ مِّنْ أَقْصَى الْمَدِينَةِ يَسْعَىٰ قَالَ يَا مُوسَىٰ إِنَّ
الْمَلَأَ يَأْتَمِرُونَ بِكَ لِيَقْتُلُوكَ فَاخْرُجْ إِنِّي لَكَ مِنَ
النَّاصِحِينَ
Wajaa rajulun min aqsaalmadeenati yasAAa qala ya moosa innaalmalaa ya/tamiroona
bika liyaqtulooka fakhruj innee lakamina annasiheen
Indonesian
Dan datanglah seorang laki-laki dari ujung kota bergegas-gegas seraya berkata:
"Hai Musa, sesungguhnya pembesar negeri sedang berunding tentang kamu untuk
membunuhmu, sebab itu keluarlah (dari kota ini) sesungguhnya aku termasuk
orang-orang yang memberi nasehat kepadamu".
|
Ayah 28:21 الأية
فَخَرَجَ مِنْهَا خَائِفًا يَتَرَقَّبُ ۖ قَالَ رَبِّ نَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ
الظَّالِمِينَ
Fakharaja minha kha-ifanyataraqqabu qala rabbi najjinee mina alqawmi
aththalimeen
Indonesian
Maka keluarlah Musa dari kota itu dengan rasa takut menunggu-nunggu dengan
khawatir, dia berdoa: "Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim
itu".
|
Ayah 28:22 الأية
وَلَمَّا تَوَجَّهَ تِلْقَاءَ مَدْيَنَ قَالَ عَسَىٰ رَبِّي أَن يَهْدِيَنِي
سَوَاءَ السَّبِيلِ
Walamma tawajjaha tilqaamadyana qala AAasa rabbee an yahdiyanee sawaaassabeel
Indonesian
Dan tatkala ia menghadap kejurusan negeri Mad-yan ia berdoa (lagi):
"Mudah-mudahan Tuhanku memimpinku ke jalan yang benar".
|
Ayah 28:23 الأية
وَلَمَّا وَرَدَ مَاءَ مَدْيَنَ وَجَدَ عَلَيْهِ أُمَّةً مِّنَ النَّاسِ يَسْقُونَ
وَوَجَدَ مِن دُونِهِمُ امْرَأَتَيْنِ تَذُودَانِ ۖ قَالَ مَا خَطْبُكُمَا ۖ
قَالَتَا لَا نَسْقِي حَتَّىٰ يُصْدِرَ الرِّعَاءُ ۖ وَأَبُونَا شَيْخٌ كَبِيرٌ
Walamma warada maa madyanawajada AAalayhi ommatan mina annasi yasqoonawawajada
min doonihimu imraatayni tathoodani qalama khatbukuma qalata lanasqee hatta
yusdira arriAAaowaaboona shaykhun kabeer
Indonesian
Dan tatkala ia sampai di sumber air negeri Mad-yan ia menjumpai di sana
sekumpulan orang yang sedang meminumkan (ternaknya), dan ia menjumpai di
belakang orang banyak itu, dua orang wanita yang sedang menghambat (ternaknya).
Musa berkata: "Apakah maksudmu (dengan berbuat at begitu)?" Kedua wanita itu
menjawab: "Kami tidak dapat meminumkan (ternak kami), sebelum
pengembala-pengembala itu memulangkan (ternaknya), sedang bapak kami adalah
orang tua yang telah lanjut umurnya".
|
Ayah 28:24 الأية
فَسَقَىٰ لَهُمَا ثُمَّ تَوَلَّىٰ إِلَى الظِّلِّ فَقَالَ رَبِّ إِنِّي لِمَا
أَنزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ
Fasaqa lahuma thumma tawallaila aththilli faqala rabbiinnee lima anzalta ilayya
min khayrin faqeer
Indonesian
Maka Musa memberi minum ternak itu untuk (menolong) keduanya, kemudian dia
kembali ke tempat yang teduh lalu berdoa: "Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat
memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku".
|
Ayah 28:25 الأية
فَجَاءَتْهُ إِحْدَاهُمَا تَمْشِي عَلَى اسْتِحْيَاءٍ قَالَتْ إِنَّ أَبِي
يَدْعُوكَ لِيَجْزِيَكَ أَجْرَ مَا سَقَيْتَ لَنَا ۚ فَلَمَّا جَاءَهُ وَقَصَّ
عَلَيْهِ الْقَصَصَ قَالَ لَا تَخَفْ ۖ نَجَوْتَ مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
Fajaat-hu ihdahumatamshee AAala istihya-in qalat innaabee yadAAooka liyajziyaka
ajra ma saqayta lanafalamma jaahu waqassa AAalayhi alqasasaqala la takhaf
najawta mina alqawmi aththalimeen
Indonesian
Kemudian datanglah kepada Musa salah seorang dari kedua wanita itu berjalan
kemalu-maluan, ia berkata: "Sesungguhnya bapakku memanggil kamu agar ia
memberikan balasan terhadap (kebaikan)mu memberi minum (ternak) kami". Maka
tatkala Musa mendatangi bapaknya (Syu'aib) dan menceritakan kepadanya cerita
(mengenai dirinya), Syu'aib berkata: "Janganlah kamu takut. Kamu telah selamat
dari orang-orang yang zalim itu".
|
Ayah 28:26 الأية
قَالَتْ إِحْدَاهُمَا يَا أَبَتِ اسْتَأْجِرْهُ ۖ إِنَّ خَيْرَ مَنِ اسْتَأْجَرْتَ
الْقَوِيُّ الْأَمِينُ
Qalat ihdahuma yaabati ista/jirhu inna khayra mani ista/jarta alqawiyyu al-ameen
Indonesian
Salah seorang dari kedua wanita itu berkata: "Ya bapakku ambillah ia sebagai
orang yang bekerja (pada kita), karena sesungguhnya orang yang paling baik yang
kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat lagi dapat
dipercaya".
|
Ayah 28:27 الأية
قَالَ إِنِّي أُرِيدُ أَنْ أُنكِحَكَ إِحْدَى ابْنَتَيَّ هَاتَيْنِ عَلَىٰ أَن
تَأْجُرَنِي ثَمَانِيَ حِجَجٍ ۖ فَإِنْ أَتْمَمْتَ عَشْرًا فَمِنْ عِندِكَ ۖ وَمَا
أُرِيدُ أَنْ أَشُقَّ عَلَيْكَ ۚ سَتَجِدُنِي إِن شَاءَ اللهُ مِنَ الصَّالِحِينَ
Qala innee oreedu an onkihakaihda ibnatayya hatayni AAala anta/juranee thamaniya
hijajin fa-in atmamta AAashranfamin AAindika wama oreedu an ashuqqa AAalayka
satajiduneein shaa Allahu mina assaliheen
Indonesian
Berkatalah dia (Syu'aib): "Sesungguhnya aku bermaksud menikahkan kamu dengan
salah seorang dari kedua anakku ini, atas dasar bahwa kamu bekerja denganku
delapan tahun dan jika kamu cukupkan sepuluh tahun maka itu adalah (suatu
kebaikan) dari kamu, maka aku tidak hendak memberati kamu. Dan kamu Insya Allah
akan mendapatiku termasuk orang-orang yang baik".
|
Ayah 28:28 الأية
قَالَ ذَٰلِكَ بَيْنِي وَبَيْنَكَ ۖ أَيَّمَا الْأَجَلَيْنِ قَضَيْتُ فَلَا
عُدْوَانَ عَلَيَّ ۖ وَاللهُ عَلَىٰ مَا نَقُولُ وَكِيلٌ
Qala thalika baynee wabaynakaayyama al-ajalayni qadaytu fala AAudwanaAAalayya
wallahu AAala ma naqooluwakeel
Indonesian
Dia (Musa) berkata: "Itulah (perjanjian) antara aku dan kamu. Mana saja dari
kedua waktu yang ditentukan itu aku sempurnakan, maka tidak ada tuntutan
tambahan atas diriku (lagi). Dan Allah adalah saksi atas apa yang kita ucapkan".
|
Ayah 28:29 الأية
فَلَمَّا قَضَىٰ مُوسَى الْأَجَلَ وَسَارَ بِأَهْلِهِ آنَسَ مِن جَانِبِ الطُّورِ
نَارًا قَالَ لِأَهْلِهِ امْكُثُوا إِنِّي آنَسْتُ نَارًا لَّعَلِّي آتِيكُم
مِّنْهَا بِخَبَرٍ أَوْ جَذْوَةٍ مِّنَ النَّارِ لَعَلَّكُمْ تَصْطَلُونَ
Falamma qada moosaal-ajala wasara bi-ahlihi anasa min janibi attoorinaran qala
li-ahlihi omkuthoo innee anastu naranlaAAallee ateekum minha bikhabarin aw
jathwatinmina annari laAAallakum tastaloon
Indonesian
Maka tatkala Musa telah menyelesaikan waktu yang ditentukan dan dia berangkat
dengan keluarganya, dilihatnyalah api di lereng gunung ia berkata kepada
keluarganya: "Tunggulah (di sini), sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan
aku dapat membawa suatu berita kepadamu dari (tempat) api itu atau (membawa)
sesuluh api, agar kamu dapat menghangatkan badan".
|
Ayah 28:30 الأية
فَلَمَّا أَتَاهَا نُودِيَ مِن شَاطِئِ الْوَادِ الْأَيْمَنِ فِي الْبُقْعَةِ
الْمُبَارَكَةِ مِنَ الشَّجَرَةِ أَن يَا مُوسَىٰ إِنِّي أَنَا اللهُ رَبُّ
الْعَالَمِينَ
Falamma ataha noodiyamin shati-i alwadi al-aymani fee albuqAAati
almubarakatimina ashshajarati an ya moosa innee anaAllahu rabbu alAAalameen
Indonesian
Maka tatkala Musa sampai ke (tempat) api itu, diserulah dia dari (arah) pinggir
lembah yang sebelah kanan(nya) pada tempat yang diberkahi, dari sebatang pohon
kayu, yaitu: "Ya Musa, sesungguhnya aku adalah Allah, Tuhan semesta alam.
|
Ayah 28:31 الأية
وَأَنْ أَلْقِ عَصَاكَ ۖ فَلَمَّا رَآهَا تَهْتَزُّ كَأَنَّهَا جَانٌّ وَلَّىٰ
مُدْبِرًا وَلَمْ يُعَقِّبْ ۚ يَا مُوسَىٰ أَقْبِلْ وَلَا تَخَفْ ۖ إِنَّكَ مِنَ
الْآمِنِينَ
Waan alqi AAasaka falamma raahatahtazzu kaannaha jannun walla mudbiranwalam
yuAAaqqib ya moosa aqbil wala takhafinnaka mina al-amineen
Indonesian
dan lemparkanlah tongkatmu. Maka tatkala (tongkat itu menjadi ular dan) Musa
melihatnya bergerak-gerak seolah-olah dia seekor ular yang gesit, larilah ia
berbalik ke belakang tanpa menoleh. (Kemudian Musa diseru): "Hai Musa datanglah
kepada-Ku dan janganlah kamu takut. Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang
aman.
|
Ayah 28:32 الأية
اسْلُكْ يَدَكَ فِي جَيْبِكَ تَخْرُجْ بَيْضَاءَ مِنْ غَيْرِ سُوءٍ وَاضْمُمْ
إِلَيْكَ جَنَاحَكَ مِنَ الرَّهْبِ ۖ فَذَانِكَ بُرْهَانَانِ مِن رَّبِّكَ إِلَىٰ
فِرْعَوْنَ وَمَلَئِهِ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا قَوْمًا فَاسِقِينَ
Osluk yadaka fee jaybika takhruj baydaamin ghayri soo-in wadmum ilayka
janahakamina arrahbi fathanika burhanani minrabbika ila firAAawna wamala-ihi
innahum kanooqawman fasiqeen
Indonesian
Masukkanlah tanganmu ke leher bajumu, niscaya ia keluar putih tidak bercacat
bukan karena penyakit, dan dekapkanlah kedua tanganmu (ke dada)mu bila
ketakutan, maka yang demikian itu adalah dua mukjizat dari Tuhanmu (yang akan
kamu hadapkan kepada Fir'aun dan pembesar-pembesarnya). Sesungguhnya mereka
adalah orang-orang yang fasik".
|
Ayah 28:33 الأية
قَالَ رَبِّ إِنِّي قَتَلْتُ مِنْهُمْ نَفْسًا فَأَخَافُ أَن يَقْتُلُونِ
Qala rabbi innee qataltu minhumnafsan faakhafu an yaqtuloon
Indonesian
Musa berkata: "Ya Tuhanku sesungguhnya aku, telah membunuh seorang manusia dari
golongan mereka, maka aku takut mereka akan membunuhku.
|
Ayah 28:34 الأية
وَأَخِي هَارُونُ هُوَ أَفْصَحُ مِنِّي لِسَانًا فَأَرْسِلْهُ مَعِيَ رِدْءًا
يُصَدِّقُنِي ۖ إِنِّي أَخَافُ أَن يُكَذِّبُونِ
Waakhee haroonu huwa afsahuminnee lisanan faarsilhu maAAiya rid-an
yusaddiquneeinnee akhafu an yukaththiboon
Indonesian
Dan saudaraku Harun dia lebih fasih lidahnya daripadaku, maka utuslah dia
bersamaku sebagai pembantuku untuk membenarkan (perkataan)ku; sesungguhnya aku
khawatir mereka akan mendustakanku".
|
Ayah 28:35 الأية
قَالَ سَنَشُدُّ عَضُدَكَ بِأَخِيكَ وَنَجْعَلُ لَكُمَا سُلْطَانًا فَلَا يَصِلُونَ
إِلَيْكُمَا ۚ بِآيَاتِنَا أَنتُمَا وَمَنِ اتَّبَعَكُمَا الْغَالِبُونَ
Qala sanashuddu AAadudakabi-akheeka wanajAAalu lakuma sultanan falayasiloona
ilaykuma bi-ayatinaantuma wamani ittabaAAakuma alghaliboon
Indonesian
Allah berfirman: "Kami akan membantumu dengan saudaramu, dan Kami berikan
kepadamu berdua kekuasaan yang besar, maka mereka tidak dapat mencapaimu;
(berangkatlah kamu berdua) dengan membawa mukjizat Kami, kamu berdua dan orang
yang mengikuti kamulah yang akan menang.
|
Ayah 28:36 الأية
فَلَمَّا جَاءَهُم مُّوسَىٰ بِآيَاتِنَا بَيِّنَاتٍ قَالُوا مَا هَٰذَا إِلَّا
سِحْرٌ مُّفْتَرًى وَمَا سَمِعْنَا بِهَٰذَا فِي آبَائِنَا الْأَوَّلِينَ
Falamma jaahum moosabi-ayatina bayyinatin qaloo mahatha illa sihrun muftaran
wamasamiAAna bihatha fee aba-inaal-awwaleen
Indonesian
Maka tatkala Musa datang kepada mereka dengan (membawa) mukjizat-mukjizat Kami
yang nyata, mereka berkata: "Ini tidak lain hanyalah sihir yang dibuat-buat dan
kami belum pernah mendengar (seruan yang seperti) ini pada nenek moyang kami
dahulu".
|
Ayah 28:37 الأية
وَقَالَ مُوسَىٰ رَبِّي أَعْلَمُ بِمَن جَاءَ بِالْهُدَىٰ مِنْ عِندِهِ وَمَن
تَكُونُ لَهُ عَاقِبَةُ الدَّارِ ۖ إِنَّهُ لَا يُفْلِحُ الظَّالِمُونَ
Waqala moosa rabbee aAAlamubiman jaa bilhuda min AAindihi wamantakoonu lahu
AAaqibatu addari innahu layuflihu aththalimoon
Indonesian
Musa menjawab: "Tuhanku lebih mengetahui orang yang (patut) membawa petunjuk
dari sisi-Nya dan siapa yang akan mendapat kesudahan (yang baik) di negeri
akhirat. Sesungguhnya tidaklah akan mendapat kemenangan orang-orang yang zalim".
|
Ayah 28:38 الأية
وَقَالَ فِرْعَوْنُ يَا أَيُّهَا الْمَلَأُ مَا عَلِمْتُ لَكُم مِّنْ إِلَٰهٍ
غَيْرِي فَأَوْقِدْ لِي يَا هَامَانُ عَلَى الطِّينِ فَاجْعَل لِّي صَرْحًا
لَّعَلِّي أَطَّلِعُ إِلَىٰ إِلَٰهِ مُوسَىٰ وَإِنِّي لَأَظُنُّهُ مِنَ
الْكَاذِبِينَ
Waqala firAAawnu ya ayyuhaalmalao ma AAalimtu lakum min ilahin ghayreefaawqid
lee ya hamanu AAala atteenifajAAal lee sarhan laAAallee attaliAAuila ilahi moosa
wa-innee laathunnuhumina alkathibeen
Indonesian
Dan berkata Fir'aun: "Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui tuhan bagimu
selain aku. Maka bakarlah hai Haman untukku tanah liat kemudian buatkanlah
untukku bangunan yang tinggi supaya aku dapat naik melihat Tuhan Musa, dan
sesungguhnya aku benar-benar yakin bahwa dia termasuk orang-orang pendusta".
|
Ayah 28:39 الأية
وَاسْتَكْبَرَ هُوَ وَجُنُودُهُ فِي الْأَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّ وَظَنُّوا
أَنَّهُمْ إِلَيْنَا لَا يُرْجَعُونَ
Wastakbara huwa wajunooduhu feeal-ardi bighayri alhaqqi wathannooannahum ilayna
la yurjaAAoon
Indonesian
dan berlaku angkuhlah Fir'aun dan bala tentaranya di bumi (Mesir) tanpa alasan
yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka tidak akan dikembalikan kepada
Kami.
|
Ayah 28:40 الأية
فَأَخَذْنَاهُ وَجُنُودَهُ فَنَبَذْنَاهُمْ فِي الْيَمِّ ۖ فَانظُرْ كَيْفَ كَانَ
عَاقِبَةُ الظَّالِمِينَ
Faakhathnahu wajunoodahufanabathnahum fee alyammi fanthurkayfa kana AAaqibatu
aththalimeen
Indonesian
Maka Kami hukumlah Fir'aun dan bala tentaranya, lalu Kami lemparkan mereka ke
dalam laut. Maka lihatlah bagaimana akibat orang-orang yang zalim.
|
Ayah 28:41 الأية
وَجَعَلْنَاهُمْ أَئِمَّةً يَدْعُونَ إِلَى النَّارِ ۖ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ لَا
يُنصَرُونَ
WajaAAalnahum a-immatan yadAAoona ilaannari wayawma alqiyamati la yunsaroon
Indonesian
Dan Kami jadikan mereka pemimpin-pemimpin yang menyeru (manusia) ke neraka dan
pada hari kiamat mereka tidak akan ditolong.
|
Ayah 28:42 الأية
وَأَتْبَعْنَاهُمْ فِي هَٰذِهِ الدُّنْيَا لَعْنَةً ۖ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ هُم
مِّنَ الْمَقْبُوحِينَ
WaatbaAAnahum fee hathihi addunyalaAAnatan wayawma alqiyamati hum mina
almaqbooheen
Indonesian
Dan Kami ikutkanlah laknat kepada mereka di dunia ini; dan pada hari kiamat
mereka termasuk orang-orang yang dijauhkan (dari rahmat Allah).
|
Ayah 28:43 الأية
وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ مِن بَعْدِ مَا أَهْلَكْنَا الْقُرُونَ
الْأُولَىٰ بَصَائِرَ لِلنَّاسِ وَهُدًى وَرَحْمَةً لَّعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ
Walaqad atayna moosaalkitaba min baAAdi ma ahlakna alquroonaal-oola basa-ira
linnasi wahudanwarahmatan laAAallahum yatathakkaroon
Indonesian
Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa Al-Kitab (Taurat) sesudah Kami
binasakan generasi-generasi yang terdahulu, untuk menjadi pelita bagi manusia
dan petunjuk dan rahmat, agar mereka ingat.
|
Ayah 28:44 الأية
وَمَا كُنتَ بِجَانِبِ الْغَرْبِيِّ إِذْ قَضَيْنَا إِلَىٰ مُوسَى الْأَمْرَ وَمَا
كُنتَ مِنَ الشَّاهِدِينَ
Wama kunta bijanibialgharbiyyi ith qadayna ila moosaal-amra wama kunta mina
ashshahideen
Indonesian
Dan tidaklah kamu (Muhammad) berada di sisi yang sebelah barat ketika Kami
menyampaikan perintah kepada Musa, dan tiada pula kamu termasuk orang-orang yang
menyaksikan.
|
Ayah 28:45 الأية
وَلَٰكِنَّا أَنشَأْنَا قُرُونًا فَتَطَاوَلَ عَلَيْهِمُ الْعُمُرُ ۚ وَمَا كُنتَ
ثَاوِيًا فِي أَهْلِ مَدْيَنَ تَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِنَا وَلَٰكِنَّا كُنَّا
مُرْسِلِينَ
Walakinna ansha-naquroonan fatatawala AAalayhimu alAAumuru wama kuntathawiyan
fee ahli madyana tatloo AAalayhim ayatinawalakinna kunna mursileen
Indonesian
Tetapi Kami telah mengadakan beberapa generasi, dan berlalulah atas mereka masa
yang panjang, dan tiadalah kamu tinggal bersama-sama penduduk Mad-yan dengan
membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka, tetapi Kami telah mengutus rasul-rasul.
|
Ayah 28:46 الأية
وَمَا كُنتَ بِجَانِبِ الطُّورِ إِذْ نَادَيْنَا وَلَٰكِن رَّحْمَةً مِّن رَّبِّكَ
لِتُنذِرَ قَوْمًا مَّا أَتَاهُم مِّن نَّذِيرٍ مِّن قَبْلِكَ لَعَلَّهُمْ
يَتَذَكَّرُونَ
Wama kunta bijanibi attooriith nadayna walakin rahmatanmin rabbika litunthira
qawman ma atahum minnatheerin min qablika laAAallahum yatathakkaroon
Indonesian
Dan tiadalah kamu berada di dekat gunung Thur ketika Kami menyeru (Musa), tetapi
(Kami beritahukan itu kepadamu) sebagai rahmat dari Tuhanmu, supaya kamu memberi
peringatan kepada kaum (Quraisy) yang sekali-kali belum datang kepada mereka
pemberi peringatan sebelum kamu agar mereka ingat.
|
Ayah 28:47 الأية
وَلَوْلَا أَن تُصِيبَهُم مُّصِيبَةٌ بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيهِمْ فَيَقُولُوا
رَبَّنَا لَوْلَا أَرْسَلْتَ إِلَيْنَا رَسُولًا فَنَتَّبِعَ آيَاتِكَ وَنَكُونَ
مِنَ الْمُؤْمِنِينَ
Walawla an tuseebahum museebatunbima qaddamat aydeehim fayaqooloo rabbana
lawlaarsalta ilayna rasoolan fanattabiAAa ayatikawanakoona mina almu/mineen
Indonesian
Dan agar mereka tidak mengatakan ketika azab menimpa mereka disebabkan apa yang
mereka kerjakan: "Ya Tuhan kami, mengapa Engkau tidak mengutus seorang rasul
kepada kami, lalu kami mengikuti ayat-ayat Engkau dan jadilah kami termasuk
orang-orang mukmin".
|
Ayah 28:48 الأية
فَلَمَّا جَاءَهُمُ الْحَقُّ مِنْ عِندِنَا قَالُوا لَوْلَا أُوتِيَ مِثْلَ مَا
أُوتِيَ مُوسَىٰ ۚ أَوَلَمْ يَكْفُرُوا بِمَا أُوتِيَ مُوسَىٰ مِن قَبْلُ ۖ قَالُوا
سِحْرَانِ تَظَاهَرَا وَقَالُوا إِنَّا بِكُلٍّ كَافِرُونَ
Falamma jaahumu alhaqqumin AAindina qaloo lawla ootiya mithla maootiya moosa awa
lam yakfuroo bima ootiya moosamin qablu qaloo sihrani tathaharawaqaloo inna
bikullin kafiroon
Indonesian
Maka tatkala datang kepada mereka kebenaran dari sisi Kami, mereka berkata:
"Mengapakah tidak diberikan kepadanya (Muhammad) seperti yang telah diberikan
kepada Musa dahulu?". Dan bukankah mereka itu telah ingkar (juga) kepada apa
yang telah diberikan kepada Musa dahulu?; mereka dahulu telah berkata: "Musa dan
Harun adalah dua ahli sihir yang bantu membantu". Dan mereka (juga) berkata:
"Sesungguhnya kami tidak mempercayai masing-masing mereka itu".
|
Ayah 28:49 الأية
قُلْ فَأْتُوا بِكِتَابٍ مِّنْ عِندِ اللهِ هُوَ أَهْدَىٰ مِنْهُمَا أَتَّبِعْهُ
إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ
Qul fa/too bikitabin min AAindi Allahihuwa ahda minhuma attabiAAhu in kuntum
sadiqeen
Indonesian
Katakanlah: "Datangkanlah olehmu sebuah kitab dari sisi Allah yang kitab itu
lebih (dapat) memberi petunjuk daripada keduanya (Taurat dan Al Quran) niscaya
aku mengikutinya, jika kamu sungguh orang-orang yang benar".
|
Ayah 28:50 الأية
فَإِن لَّمْ يَسْتَجِيبُوا لَكَ فَاعْلَمْ أَنَّمَا يَتَّبِعُونَ أَهْوَاءَهُمْ ۚ
وَمَنْ أَضَلُّ مِمَّنِ اتَّبَعَ هَوَاهُ بِغَيْرِ هُدًى مِّنَ اللهِ ۚ إِنَّ
اللهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
Fa-in lam yastajeeboo laka faAAlamannama yattabiAAoona ahwaahum waman
adallumimmani ittabaAAa hawahu bighayri hudan mina Allahiinna Allaha la yahdee
alqawma aththalimeen
Indonesian
Maka jika mereka tidak menjawab (tantanganmu) ketahuilah bahwa sesungguhnya
mereka hanyalah mengikuti hawa nafsu mereka (belaka). Dan siapakah yang lebih
sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk
dari Allah sedikitpun. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada
orang-orang yang zalim.
|
Ayah 28:51 الأية
وَلَقَدْ وَصَّلْنَا لَهُمُ الْقَوْلَ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ
Walaqad wassalna lahumualqawla laAAallahum yatathakkaroon
Indonesian
Dan sesungguhnya telah Kami turunkan berturut-turut perkataan ini (Al Quran)
kepada mereka agar mereka mendapat pelajaran.
|
Ayah 28:52 الأية
الَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ مِن قَبْلِهِ هُم بِهِ يُؤْمِنُونَ
Allatheena ataynahumualkitaba min qablihi hum bihi yu/minoon
Indonesian
Orang-orang yang telah Kami datangkan kepada mereka Al Kitab sebelum Al Quran,
mereka beriman (pula) dengan Al Quran itu.
|
Ayah 28:53 الأية
وَإِذَا يُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ قَالُوا آمَنَّا بِهِ إِنَّهُ الْحَقُّ مِن رَّبِّنَا
إِنَّا كُنَّا مِن قَبْلِهِ مُسْلِمِينَ
Wa-itha yutla AAalayhim qalooamanna bihi innahu alhaqqu min rabbinainna kunna
min qablihi muslimeen
Indonesian
Dan apabila dibacakan (Al Quran itu) kepada mereka, mereka berkata: "Kami
beriman kepadanya; sesungguhnya; Al Quran itu adalah suatu kebenaran dari Tuhan
kami, sesungguhnya kami sebelumnya adalah orang-orang yang membenarkan(nya).
|
Ayah 28:54 الأية
أُولَٰئِكَ يُؤْتَوْنَ أَجْرَهُم مَّرَّتَيْنِ بِمَا صَبَرُوا وَيَدْرَءُونَ
بِالْحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ
Ola-ika yu/tawna ajrahum marrataynibima sabaroo wayadraoona
bilhasanatiassayyi-ata wamimma razaqnahum yunfiqoon
Indonesian
Mereka itu diberi pahala dua kali disebabkan kesabaran mereka, dan mereka
menolak kejahatan dengan kebaikan, dan sebagian dari apa yang telah Kami
rezekikan kepada mereka, mereka nafkahkan.
|
Ayah 28:55 الأية
وَإِذَا سَمِعُوا اللَّغْوَ أَعْرَضُوا عَنْهُ وَقَالُوا لَنَا أَعْمَالُنَا
وَلَكُمْ أَعْمَالُكُمْ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ لَا نَبْتَغِي الْجَاهِلِينَ
Wa-itha samiAAoo allaghwa aAAradooAAanhu waqaloo lana aAAmaluna
walakumaAAmalukum salamun AAalaykum la nabtagheealjahileen
Indonesian
Dan apabila mereka mendengar perkataan yang tidak bermanfaat, mereka berpaling
daripadanya dan mereka berkata: "Bagi kami amal-amal kami dan bagimu
amal-amalmu, kesejahteraan atas dirimu, kami tidak ingin bergaul dengan
orang-orang jahil".
|
Ayah 28:56 الأية
إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَٰكِنَّ اللهَ يَهْدِي مَن يَشَاءُ ۚ
وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ
Innaka la tahdee man ahbabtawalakinna Allaha yahdee man yashao wahuwaaAAlamu
bilmuhtadeen
Indonesian
Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu
kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan
Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.
|
Ayah 28:57 الأية
وَقَالُوا إِن نَّتَّبِعِ الْهُدَىٰ مَعَكَ نُتَخَطَّفْ مِنْ أَرْضِنَا ۚ أَوَلَمْ
نُمَكِّن لَّهُمْ حَرَمًا آمِنًا يُجْبَىٰ إِلَيْهِ ثَمَرَاتُ كُلِّ شَيْءٍ
رِّزْقًا مِّن لَّدُنَّا وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ
Waqaloo in nattabiAAi alhudamaAAaka nutakhattaf min ardina awa lamnumakkin lahum
haraman aminan yujba ilayhithamaratu kulli shay-in rizqan min ladunna
walakinnaaktharahum la yaAAlamoon
Indonesian
Dan mereka berkata: "Jika kami mengikuti petunjuk bersama kamu, niscaya kami
akan diusir dari negeri kami". Dan apakah Kami tidak meneguhkan kedudukan mereka
dalam daerah haram (tanah suci) yang aman, yang didatangkan ke tempat itu
buah-buahan dari segala macam (tumbuh-tumbuhan) untuk menjadi rezeki (bagimu)
dari sisi Kami?. Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
|
Ayah 28:58 الأية
وَكَمْ أَهْلَكْنَا مِن قَرْيَةٍ بَطِرَتْ مَعِيشَتَهَا ۖ فَتِلْكَ مَسَاكِنُهُمْ
لَمْ تُسْكَن مِّن بَعْدِهِمْ إِلَّا قَلِيلًا ۖ وَكُنَّا نَحْنُ الْوَارِثِينَ
Wakam ahlakna min qaryatin batiratmaAAeeshataha fatilka masakinuhum lam tuskan
minbaAAdihim illa qaleelan wakunna nahnu alwaritheen
Indonesian
Dan berapa banyaknya (penduduk) negeri yang telah Kami binasakan, yang sudah
bersenang-senang dalam kehidupannya; maka itulah tempat kediaman mereka yang
tiada di diami (lagi) sesudah mereka, kecuali sebahagian kecil. Dan Kami adalah
Pewaris(nya).
|
Ayah 28:59 الأية
وَمَا كَانَ رَبُّكَ مُهْلِكَ الْقُرَىٰ حَتَّىٰ يَبْعَثَ فِي أُمِّهَا رَسُولًا
يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِنَا ۚ وَمَا كُنَّا مُهْلِكِي الْقُرَىٰ إِلَّا
وَأَهْلُهَا ظَالِمُونَ
Wama kana rabbuka muhlikaalqura hatta yabAAatha fee ommiharasoolan yatloo
AAalayhim ayatina wamakunna muhlikee alqura illa waahluha thalimoon
Indonesian
Dan tidak adalah Tuhanmu membinasakan kota-kota, sebelum Dia mengutus di ibukota
itu seorang rasul yang membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka; dan tidak pernah
(pula) Kami membinasakan kota-kota; kecuali penduduknya dalam keadaan melakukan
kezaliman.
|
Ayah 28:60 الأية
وَمَا أُوتِيتُم مِّن شَيْءٍ فَمَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَزِينَتُهَا ۚ وَمَا
عِندَ اللهِ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰ ۚ أَفَلَا تَعْقِلُونَ
Wama ooteetum min shay-in famataAAualhayati addunya wazeenatuhawama AAinda
Allahi khayrun waabqa afalataAAqiloon
Indonesian
Dan apa saja yang diberikan kepada kamu, maka itu adalah kenikmatan hidup
duniawi dan perhiasannya; sedang apa yang di sisi Allah adalah lebih baik dan
lebih kekal. Maka apakah kamu tidak memahaminya?
|
Ayah 28:61 الأية
أَفَمَن وَعَدْنَاهُ وَعْدًا حَسَنًا فَهُوَ لَاقِيهِ كَمَن مَّتَّعْنَاهُ مَتَاعَ
الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ثُمَّ هُوَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنَ الْمُحْضَرِينَ
Afaman waAAadnahu waAAdan hasananfahuwa laqeehi kaman mattaAAnahu mataAAa
alhayatiaddunya thumma huwa yawma alqiyamati minaalmuhdareen
Indonesian
Maka apakah orang yang Kami janjikan kepadanya suatu janji yang baik (surga)
lalu ia memperolehnya, sama dengan orang yang Kami berikan kepadanya kenikmatan
hidup duniawi; kemudian dia pada hari kiamat termasuk orang-orang yang diseret
(ke dalam neraka)?
|
Ayah 28:62 الأية
وَيَوْمَ يُنَادِيهِمْ فَيَقُولُ أَيْنَ شُرَكَائِيَ الَّذِينَ كُنتُمْ تَزْعُمُونَ
Wayawma yunadeehim fayaqoolu aynashuraka-iya allatheena kuntum tazAAumoon
Indonesian
Dan (ingatlah) hari (di waktu) Allah menyeru mereka, seraya berkata: "Di manakah
sekutu-sekutu-Ku yang dahulu kamu katakan?"
|
Ayah 28:63 الأية
قَالَ الَّذِينَ حَقَّ عَلَيْهِمُ الْقَوْلُ رَبَّنَا هَٰؤُلَاءِ الَّذِينَ
أَغْوَيْنَا أَغْوَيْنَاهُمْ كَمَا غَوَيْنَا ۖ تَبَرَّأْنَا إِلَيْكَ ۖ مَا
كَانُوا إِيَّانَا يَعْبُدُونَ
Qala allatheena haqqaAAalayhimu alqawlu rabbana haola-i allatheenaaghwayna
aghwaynahum kama ghawaynatabarra/na ilayka ma kanoo iyyanayaAAbudoon
Indonesian
Berkatalah orang-orang yang telah tetap hukuman atas mereka; "Ya Tuhan kami,
mereka inilah orang-orang yang kami sesatkan itu; kami telah menyesatkan mereka
sebagaimana kami (sendiri) sesat, kami menyatakan berlepas diri (dari mereka)
kepada Engkau, mereka sekali-kali tidak menyembah kami".
|
Ayah 28:64 الأية
وَقِيلَ ادْعُوا شُرَكَاءَكُمْ فَدَعَوْهُمْ فَلَمْ يَسْتَجِيبُوا لَهُمْ وَرَأَوُا
الْعَذَابَ ۚ لَوْ أَنَّهُمْ كَانُوا يَهْتَدُونَ
Waqeela odAAoo shurakaakumfadaAAawhum falam yastajeeboo lahum waraawoo
alAAathabalaw annahum kanoo yahtadoon
Indonesian
Dikatakan (kepada mereka) "Serulah olehmu sekutu-sekutu kamu", lalu mereka
menyerunya, maka sekutu-sekutu itu tidak memperkenankan (seruan) mereka, dan
mereka melihat azab. (Mereka ketika itu berkeinginan) kiranya mereka dahulu
menerima petunjuk.
|
Ayah 28:65 الأية
وَيَوْمَ يُنَادِيهِمْ فَيَقُولُ مَاذَا أَجَبْتُمُ الْمُرْسَلِينَ
Wayawma yunadeehim fayaqoolu mathaajabtumu almursaleen
Indonesian
Dan (ingatlah) hari (di waktu) Allah menyeru mereka, seraya berkata: "Apakah
jawabanmu kepada para rasul?"
|
Ayah 28:66 الأية
فَعَمِيَتْ عَلَيْهِمُ الْأَنبَاءُ يَوْمَئِذٍ فَهُمْ لَا يَتَسَاءَلُونَ
FaAAamiyat AAalayhimu al-anbaoyawma-ithin fahum la yatasaaloon
Indonesian
Maka gelaplah bagi mereka segala macam alasan pada hari itu, karena itu mereka
tidak saling tanya menanya.
|
Ayah 28:67 الأية
فَأَمَّا مَن تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَعَسَىٰ أَن يَكُونَ مِنَ
الْمُفْلِحِينَ
Faamma man taba waamanawaAAamila salihan faAAasa an yakoona minaalmufliheen
Indonesian
Adapun orang yang bertaubat dan beriman, serta mengerjakan amal yang saleh,
semoga dia termasuk orang-orang yang beruntung.
|
Ayah 28:68 الأية
وَرَبُّكَ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَيَخْتَارُ ۗ مَا كَانَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ ۚ
سُبْحَانَ اللهِ وَتَعَالَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ
Warabbuka yakhluqu ma yashaowayakhtaru ma kana lahumu alkhiyaratu subhanaAllahi
wataAAala AAamma yushrikoon
Indonesian
Dan Tuhanmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya. Sekali-kali tidak
ada pilihan bagi mereka. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka
persekutukan (dengan Dia).
|
Ayah 28:69 الأية
وَرَبُّكَ يَعْلَمُ مَا تُكِنُّ صُدُورُهُمْ وَمَا يُعْلِنُونَ
Warabbuka yaAAlamu ma tukinnu sudooruhumwama yuAAlinoon
Indonesian
Dan Tuhanmu mengetahui apa yang disembunyikan (dalam) dada mereka dan apa yang
mereka nyatakan.
|
Ayah 28:70 الأية
وَهُوَ اللهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ لَهُ الْحَمْدُ فِي الْأُولَىٰ
وَالْآخِرَةِ ۖ وَلَهُ الْحُكْمُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
Wahuwa Allahu la ilahailla huwa lahu alhamdu fee al-oola wal-akhiratiwalahu
alhukmu wa-ilayhi turjaAAoon
Indonesian
Dan Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia,
bagi-Nya-lah segala puji di dunia dan di akhirat, dan bagi-Nya-lah segala
penentuan dan hanya kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.
|
Ayah 28:71 الأية
قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِن جَعَلَ اللهُ عَلَيْكُمُ اللَّيْلَ سَرْمَدًا إِلَىٰ
يَوْمِ الْقِيَامَةِ مَنْ إِلَٰهٌ غَيْرُ اللهِ يَأْتِيكُم بِضِيَاءٍ ۖ أَفَلَا
تَسْمَعُونَ
Qul araaytum in jaAAala AllahuAAalaykumu allayla sarmadan ila yawmi
alqiyamatiman ilahun ghayru Allahi ya/teekum bidiya-inafala tasmaAAoon
Indonesian
Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untukmu malam itu
terus menerus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan
mendatangkan sinar terang kepadamu? Maka apakah kamu tidak mendengar?"
|
Ayah 28:72 الأية
قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِن جَعَلَ اللهُ عَلَيْكُمُ النَّهَارَ سَرْمَدًا إِلَىٰ
يَوْمِ الْقِيَامَةِ مَنْ إِلَٰهٌ غَيْرُ اللهِ يَأْتِيكُم بِلَيْلٍ تَسْكُنُونَ
فِيهِ ۖ أَفَلَا تُبْصِرُونَ
Qul araaytum in jaAAala AllahuAAalaykumu annahara sarmadan ila yawmialqiyamati
man ilahun ghayru Allahiya/teekum bilaylin taskunoona feehi afala tubsiroon
Indonesian
Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untukmu siang itu
terus menerus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan
mendatangkan malam kepadamu yang kamu beristirahat padanya? Maka apakah kamu
tidak memperhatikan?"
|
Ayah 28:73 الأية
وَمِن رَّحْمَتِهِ جَعَلَ لَكُمُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ لِتَسْكُنُوا فِيهِ
وَلِتَبْتَغُوا مِن فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Wamin rahmatihi jaAAala lakumuallayla wannahara litaskunoo feehi
walitabtaghoomin fadlihi walaAAallakum tashkuroon
Indonesian
Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu
beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya
(pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya.
|
Ayah 28:74 الأية
وَيَوْمَ يُنَادِيهِمْ فَيَقُولُ أَيْنَ شُرَكَائِيَ الَّذِينَ كُنتُمْ تَزْعُمُونَ
Wayawma yunadeehim fayaqoolu aynashuraka-iya allatheena kuntum tazAAumoon
Indonesian
Dan (ingatlah) hari (di waktu) Allah menyeru mereka, seraya berkata: "Di manakah
sekutu-sekutu-Ku yang dahulu kamu katakan?"
|
Ayah 28:75 الأية
وَنَزَعْنَا مِن كُلِّ أُمَّةٍ شَهِيدًا فَقُلْنَا هَاتُوا بُرْهَانَكُمْ
فَعَلِمُوا أَنَّ الْحَقَّ لِلَّهِ وَضَلَّ عَنْهُم مَّا كَانُوا يَفْتَرُونَ
WanazaAAna min kulli ommatinshaheedan faqulna hatoo burhanakumfaAAalimoo anna
alhaqqa lillahi wadallaAAanhum ma kanoo yaftaroon
Indonesian
Dan Kami datangkan dari tiap-tiap umat seorang saksi, lalu Kami berkata
"Tunjukkanlah bukti kebenaranmu", maka tahulah mereka bahwasanya yang hak itu
kepunyaan Allah dan lenyaplah dari mereka apa yang dahulunya mereka ada-adakan.
|
Ayah 28:76 الأية
إِنَّ قَارُونَ كَانَ مِن قَوْمِ مُوسَىٰ فَبَغَىٰ عَلَيْهِمْ ۖ وَآتَيْنَاهُ مِنَ
الْكُنُوزِ مَا إِنَّ مَفَاتِحَهُ لَتَنُوءُ بِالْعُصْبَةِ أُولِي الْقُوَّةِ إِذْ
قَالَ لَهُ قَوْمُهُ لَا تَفْرَحْ ۖ إِنَّ اللهَ لَا يُحِبُّ الْفَرِحِينَ
Inna qaroona kana min qawmimoosa fabagha AAalayhim waataynahumina alkunoozi ma
inna mafatihahu latanoo-obilAAusbati olee alquwwati ith qalalahu qawmuhu la
tafrah inna Allaha layuhibbu alfariheen
Indonesian
Sesungguhnya Karun adalah termasuk kaum Musa, maka ia berlaku aniaya terhadap
mereka, dan Kami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta yang
kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat.
(Ingatlah) ketika kaumnya berkata kepadanya: "Janganlah kamu terlalu bangga;
sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu membanggakan diri".
|
Ayah 28:77 الأية
وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ
الدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِن كَمَا أَحْسَنَ اللهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ
فِي الْأَرْضِ ۖ إِنَّ اللهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ
Wabtaghi feema atakaAllahu addara al-akhirata walatansa naseebaka mina addunya
waahsinkama ahsana Allahu ilayka wala tabghialfasada fee al-ardi inna Allaha
layuhibbu almufsideen
Indonesian
Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan)
negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan)
duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat
baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi.
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.
|
Ayah 28:78 الأية
قَالَ إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَىٰ عِلْمٍ عِندِي ۚ أَوَلَمْ يَعْلَمْ أَنَّ اللهَ
قَدْ أَهْلَكَ مِن قَبْلِهِ مِنَ الْقُرُونِ مَنْ هُوَ أَشَدُّ مِنْهُ قُوَّةً
وَأَكْثَرُ جَمْعًا ۚ وَلَا يُسْأَلُ عَن ذُنُوبِهِمُ الْمُجْرِمُونَ
Qala innama ooteetuhu AAalaAAilmin AAindee awa lam yaAAlam anna Allaha qad
ahlaka minqablihi mina alqurooni man huwa ashaddu minhu quwwatan
waaktharujamAAan wala yus-alu AAan thunoobihimu almujrimoon
Indonesian
Karun berkata: "Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada
padaku". Dan apakah ia tidak mengetahui, bahwasanya Allah sungguh telah
membinasakan umat-umat sebelumnya yang lebih kuat daripadanya, dan lebih banyak
mengumpulkan harta? Dan tidaklah perlu ditanya kepada orang-orang yang berdosa
itu, tentang dosa-dosa mereka.
|
Ayah 28:79 الأية
فَخَرَجَ عَلَىٰ قَوْمِهِ فِي زِينَتِهِ ۖ قَالَ الَّذِينَ يُرِيدُونَ الْحَيَاةَ
الدُّنْيَا يَا لَيْتَ لَنَا مِثْلَ مَا أُوتِيَ قَارُونُ إِنَّهُ لَذُو حَظٍّ
عَظِيمٍ
Fakharaja AAala qawmihi fee zeenatihiqala allatheena yureedoona alhayata
addunyaya layta lana mithla ma ootiya qaroonuinnahu lathoo haththin AAatheem
Indonesian
Maka keluarlah Karun kepada kaumnya dalam kemegahannya. Berkatalah orang-orang
yang menghendaki kehidupan dunia: "Moga-moga kiranya kita mempunyai seperti apa
yang telah diberikan kepada Karun; sesungguhnya ia benar-benar mempunyai
keberuntungan yang besar".
|
Ayah 28:80 الأية
وَقَالَ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ وَيْلَكُمْ ثَوَابُ اللهِ خَيْرٌ لِّمَنْ
آمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا وَلَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الصَّابِرُونَ
Waqala allatheena ootooalAAilma waylakum thawabu Allahi khayrun liman
amanawaAAamila salihan wala yulaqqahailla assabiroon
Indonesian
Berkatalah orang-orang yang dianugerahi ilmu: "Kecelakaan yang besarlah bagimu,
pahala Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh,
dan tidak diperoleh pahala itu, kecuali oleh orang-orang yang sabar".
|
Ayah 28:81 الأية
فَخَسَفْنَا بِهِ وَبِدَارِهِ الْأَرْضَ فَمَا كَانَ لَهُ مِن فِئَةٍ يَنصُرُونَهُ
مِن دُونِ اللهِ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُنتَصِرِينَ
Fakhasafna bihi wabidarihial-arda fama kana lahu min fi-atin yansuroonahumin
dooni Allahi wama kana mina almuntasireen
Indonesian
Maka Kami benamkanlah Karun beserta rumahnya ke dalam bumi. Maka tidak ada
baginya suatu golonganpun yang menolongnya terhadap azab Allah. Dan tiadalah ia
termasuk orang-orang (yang dapat) membela (dirinya).
|
Ayah 28:82 الأية
وَأَصْبَحَ الَّذِينَ تَمَنَّوْا مَكَانَهُ بِالْأَمْسِ يَقُولُونَ وَيْكَأَنَّ
اللهَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَن يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ ۖ لَوْلَا أَن
مَّنَّ اللهُ عَلَيْنَا لَخَسَفَ بِنَا ۖ وَيْكَأَنَّهُ لَا يُفْلِحُ
الْكَافِرُونَ
Waasbaha allatheenatamannaw makanahu bil-amsi yaqooloona waykaannaAllaha yabsutu
arrizqa liman yashaomin AAibadihi wayaqdiru lawla an manna AllahuAAalayna
lakhasafa bina waykaannahu la yuflihualkafiroon
Indonesian
Dan jadilah orang-orang yang kemarin mencita-citakan kedudukan Karun itu,
berkata: "Aduhai, benarlah Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia
kehendaki dari hamba-hambanya dan menyempitkannya; kalau Allah tidak melimpahkan
karunia-Nya atas kita benar-benar Dia telah membenamkan kita (pula). Aduhai
benarlah, tidak beruntung orang-orang yang mengingkari (nikmat Allah)".
|
Ayah 28:83 الأية
تِلْكَ الدَّارُ الْآخِرَةُ نَجْعَلُهَا لِلَّذِينَ لَا يُرِيدُونَ عُلُوًّا فِي
الْأَرْضِ وَلَا فَسَادًا ۚ وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ
Tilka addaru al-akhiratunajAAaluha lillatheena la yureedoonaAAuluwwan fee
al-ardi wala fasadan walAAaqibatulilmuttaqeen
Indonesian
Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin
menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang
baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa.
|
Ayah 28:84 الأية
مَن جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ خَيْرٌ مِّنْهَا ۖ وَمَن جَاءَ بِالسَّيِّئَةِ
فَلَا يُجْزَى الَّذِينَ عَمِلُوا السَّيِّئَاتِ إِلَّا مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Man jaa bilhasanatifalahu khayrun minha waman jaa bissayyi-atifala yujza
allatheena AAamiloo assayyi-atiilla ma kanoo yaAAmaloon
Indonesian
Barangsiapa yang datang dengan (membawa) kebaikan, maka baginya (pahala) yang
lebih baik daripada kebaikannya itu; dan barangsiapa yang datang dengan
(membawa) kejahatan, maka tidaklah diberi pembalasan kepada orang-orang yang
telah mengerjakan kejahatan itu, melainkan (seimbang) dengan apa yang dahulu
mereka kerjakan.
|
Ayah 28:85 الأية
إِنَّ الَّذِي فَرَضَ عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لَرَادُّكَ إِلَىٰ مَعَادٍ ۚ قُل رَّبِّي
أَعْلَمُ مَن جَاءَ بِالْهُدَىٰ وَمَنْ هُوَ فِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ
Inna allathee farada AAalaykaalqur-ana laradduka ila maAAadin qulrabbee aAAlamu
man jaa bilhuda waman huwafee dalalin mubeen
Indonesian
Sesungguhnya yang mewajibkan atasmu (melaksanakan hukum-hukum) Al Quran,
benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali. Katakanlah: "Tuhanku
mengetahui orang yang membawa petunjuk dan orang yang dalam kesesatan yang
nyata".
|
Ayah 28:86 الأية
وَمَا كُنتَ تَرْجُو أَن يُلْقَىٰ إِلَيْكَ الْكِتَابُ إِلَّا رَحْمَةً مِّن
رَّبِّكَ ۖ فَلَا تَكُونَنَّ ظَهِيرًا لِّلْكَافِرِينَ
Wama kunta tarjoo an yulqailayka alkitabu illa rahmatan min rabbikafala
takoonanna thaheeran lilkafireen
Indonesian
Dan kamu tidak pernah mengharap agar Al Quran diturunkan kepadamu, tetapi ia
(diturunkan) karena suatu rahmat yang besar dari Tuhanmu , sebab itu janganlah
sekali-kali kamu menjadi penolong bagi orang-orang kafir.
|
Ayah 28:87 الأية
وَلَا يَصُدُّنَّكَ عَنْ آيَاتِ اللهِ بَعْدَ إِذْ أُنزِلَتْ إِلَيْكَ ۖ وَادْعُ
إِلَىٰ رَبِّكَ ۖ وَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الْمُشْرِكِينَ
Wala yasuddunnaka AAan ayatiAllahi baAAda ith onzilat ilayka wadAAu ilarabbika
wala takoonanna mina almushrikeen
Indonesian
Dan janganlah sekali-kali mereka dapat menghalangimu dari (menyampaikan)
ayat-ayat Allah, sesudah ayat-ayat itu diturunkan kepadamu, dan serulah mereka
kepada (jalan) Tuhanmu, dan janganlah sekali-sekali kamu termasuk orang-orang
yang mempersekutukan Tuhan.
|
Ayah 28:88 الأية
وَلَا تَدْعُ مَعَ اللهِ إِلَٰهًا آخَرَ ۘ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۚ كُلُّ
شَيْءٍ هَالِكٌ إِلَّا وَجْهَهُ ۚ لَهُ الْحُكْمُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
Wala tadAAu maAAa Allahi ilahanakhara la ilaha illa huwa kullushay-in halikun
illa wajhahu lahu alhukmuwa-ilayhi turjaAAoon
Indonesian
Janganlah kamu sembah di samping (menyembah) Allah, tuhan apapun yang lain.
Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Tiap-tiap sesuatu pasti
binasa, kecuali Allah. Bagi-Nya-lah segala penentuan, dan hanya kepada-Nya-lah
kamu dikembalikan.
|
©
EsinIslam.Com Designed & produced by The Awqaf London. Please pray for us
|
|