1st Ayah 1 الأية ١الأوليبِسْم ِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
الم
Alif-lam-meem
Indonesian
Alif laam miim.
|
Ayah 3:2 الأية
اللهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ
Allahu la ilaha illahuwa alhayyu alqayyoom
Indonesian
Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang hidup kekal
lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya.
|
Ayah 3:3 الأية
نَزَّلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ
وَأَنزَلَ التَّوْرَاةَ وَالْإِنجِيلَ
Nazzala AAalayka alkitaba bilhaqqimusaddiqan lima bayna yadayhi waanzala
attawratawal-injeel
Indonesian
Dia menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab
yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil,
|
Ayah 3:4 الأية
مِن قَبْلُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَأَنزَلَ الْفُرْقَانَ ۗ إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا
بِآيَاتِ اللهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ ۗ وَاللهُ عَزِيزٌ ذُو انتِقَامٍ
Min qablu hudan linnasiwaanzala alfurqana inna allatheena kafaroo bi-ayatiAllahi
lahum AAathabun shadeedun wallahuAAazeezun thoo intiqam
Indonesian
sebelum (Al Quran), menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Al Furqaan.
Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah akan memperoleh
siksa yang berat; dan Allah Maha Perkasa lagi mempunyai balasan (siksa).
|
Ayah 3:5 الأية
إِنَّ اللهَ لَا يَخْفَىٰ عَلَيْهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ
Inna Allaha la yakhfaAAalayhi shay-on fee al-ardi wala fee assama/-
Indonesian
Sesungguhnya bagi Allah tidak ada satupun yang tersembunyi di bumi dan tidak
(pula) di langit.
|
Ayah 3:6 الأية
هُوَ الَّذِي يُصَوِّرُكُمْ فِي الْأَرْحَامِ كَيْفَ يَشَاءُ ۚ لَا إِلَٰهَ إِلَّا
هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Huwa allathee yusawwirukum feeal-arhami kayfa yashao la ilaha illahuwa
alAAazeezu alhakeem
Indonesian
Dialah yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana dikehendaki-Nya. Tak ada
Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha
Bijaksana.
|
Ayah 3:7 الأية
هُوَ الَّذِي أَنزَلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ مِنْهُ آيَاتٌ مُّحْكَمَاتٌ هُنَّ أُمُّ
الْكِتَابِ وَأُخَرُ مُتَشَابِهَاتٌ ۖ فَأَمَّا الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ زَيْغٌ
فَيَتَّبِعُونَ مَا تَشَابَهَ مِنْهُ ابْتِغَاءَ الْفِتْنَةِ وَابْتِغَاءَ
تَأْوِيلِهِ ۗ وَمَا يَعْلَمُ تَأْوِيلَهُ إِلَّا اللهُ ۗ وَالرَّاسِخُونَ فِي
الْعِلْمِ يَقُولُونَ آمَنَّا بِهِ كُلٌّ مِّنْ عِندِ رَبِّنَا ۗ وَمَا يَذَّكَّرُ
إِلَّا أُولُو الْأَلْبَابِ
Huwa allathee anzala AAalayka alkitabaminhu ayatun muhkamatun hunna ommualkitabi
waokharu mutashabihatun faammaallatheena fee quloobihim zayghun fayattabiAAoona
matashabaha minhu ibtighaa alfitnati wabtighaata/weelihi wama yaAAlamu ta/weelahu
illa Allahuwarrasikhoona fee alAAilmi yaqooloona amannabihi kullun min AAindi
rabbina wama yaththakkaruilla oloo al-albab
Indonesian
Dialah yang menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepada kamu. Di antara (isi)nya ada
ayat-ayat yang muhkamaat, itulah pokok-pokok isi Al qur'an dan yang lain (ayat-ayat)
mutasyaabihaat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan,
maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk
menimbulkan fitnah untuk mencari-cari ta'wilnya, padahal tidak ada yang
mengetahui ta'wilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya
berkata: "Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari
sisi Tuhan kami". Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan
orang-orang yang berakal.
|
Ayah 3:8 الأية
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ
رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ
Rabbana la tuzigh quloobanabaAAda ith hadaytana wahab lana min ladunkarahmatan
innaka anta alwahhab
Indonesian
(Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong
kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah
kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi
(karunia)".
|
Ayah 3:9 الأية
رَبَّنَا إِنَّكَ جَامِعُ النَّاسِ لِيَوْمٍ لَّا رَيْبَ فِيهِ ۚ إِنَّ اللهَ لَا
يُخْلِفُ الْمِيعَادَ
Rabbana innaka jamiAAu annasiliyawmin la rayba feehi inna Allaha layukhlifu
almeeAAad
Indonesian
"Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima
pembalasan pada) hari yang tak ada keraguan padanya". Sesungguhnya Allah tidak
menyalahi janji.
|
Ayah 3:10 الأية
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَن تُغْنِيَ عَنْهُمْ أَمْوَالُهُمْ وَلَا أَوْلَادُهُم
مِّنَ اللهِ شَيْئًا ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمْ وَقُودُ النَّارِ
Inna allatheena kafaroo lan tughniyaAAanhum amwaluhum wala awladuhum mina
Allahishay-an waola-ika hum waqoodu annar
Indonesian
Sesungguhnya orang-orang yang kafir, harta benda dan anak-anak mereka,
sedikitpun tidak dapat menolak (siksa) Allah dari mereka. Dan mereka itu adalah
bahan bakar api neraka,
|
Ayah 3:11 الأية
كَدَأْبِ آلِ فِرْعَوْنَ وَالَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۚ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا
فَأَخَذَهُمُ اللهُ بِذُنُوبِهِمْ ۗ وَاللهُ شَدِيدُ الْعِقَابِ
Kada/bi ali firAAawna wallatheenamin qablihim kaththaboo bi-ayatinafaakhathahumu
Allahu bithunoobihim wallahushadeedu alAAiqab
Indonesian
(keadaan mereka) adalah sebagai keadaan kaum Fir'aun dan orang-orang yang
sebelumnya; mereka mendustakan ayat-ayat Kami; karena itu Allah menyiksa mereka
disebabkan dosa-dosa mereka. Dan Allah sangat keras siksa-Nya.
|
Ayah 3:12 الأية
قُل لِّلَّذِينَ كَفَرُوا سَتُغْلَبُونَ وَتُحْشَرُونَ إِلَىٰ جَهَنَّمَ ۚ وَبِئْسَ
الْمِهَادُ
Qul lillatheena kafaroo satughlaboonawatuhsharoona ila jahannama wabi/sa almihad
Indonesian
Katakanlah kepada orang-orang yang kafir: "Kamu pasti akan dikalahkan (di dunia
ini) dan akan digiring ke dalam neraka Jahannam. Dan itulah tempat yang
seburuk-buruknya".
|
Ayah 3:13 الأية
قَدْ كَانَ لَكُمْ آيَةٌ فِي فِئَتَيْنِ الْتَقَتَا ۖ فِئَةٌ تُقَاتِلُ فِي سَبِيلِ
اللهِ وَأُخْرَىٰ كَافِرَةٌ يَرَوْنَهُم مِّثْلَيْهِمْ رَأْيَ الْعَيْنِ ۚ
وَاللهُ يُؤَيِّدُ بِنَصْرِهِ مَن يَشَاءُ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَعِبْرَةً
لِّأُولِي الْأَبْصَارِ
Qad kana lakum ayatun feefi-atayni iltaqata fi-atun tuqatilu fee sabeeli
Allahiwaokhra kafiratun yarawnahum mithlayhim ra/yaalAAayni wallahu yu-ayyidu
binasrihi manyashao inna fee thalika laAAibratan li-olee al-absar
Indonesian
Sesungguhnya telah ada tanda bagi kamu pada dua golongan yang telah bertemu (bertempur).
Segolongan berperang di jalan Allah dan (segolongan) yang lain kafir yang dengan
mata kepala melihat (seakan-akan) orang-orang muslimin dua kali jumlah mereka.
Allah menguatkan dengan bantuan-Nya siapa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya
pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai mata
hati.
|
Ayah 3:14 الأية
زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ
الْمُقَنطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ
وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ۗ ذَٰلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَاللهُ
عِندَهُ حُسْنُ الْمَآبِ
Zuyyina linnasi hubbuashshahawati mina annisa-i walbaneenawalqanateeri
almuqantarati mina aththahabiwalfiddati walkhayli almusawwamati
wal-anAAamiwalharthi thalika mataAAu alhayatiaddunya wallahu AAindahu
husnualmaab
Indonesian
Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini,
yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda
pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di
dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).
|
Ayah 3:15 الأية
قُلْ أَؤُنَبِّئُكُم بِخَيْرٍ مِّن ذَٰلِكُمْ ۚ لِلَّذِينَ اتَّقَوْا عِندَ
رَبِّهِمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا
وَأَزْوَاجٌ مُّطَهَّرَةٌ وَرِضْوَانٌ مِّنَ اللهِ ۗ وَاللهُ بَصِيرٌ
بِالْعِبَادِ
Qul aonabbi-okum bikhayrin min thalikumlillatheena ittaqaw AAinda rabbihim
jannatun tajreemin tahtiha al-anharu khalideena feehawaazwajun mutahharatun
waridwanunmina Allahi wallahu baseerun bilAAibad
Indonesian
Katakanlah: "Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang
demikian itu?". Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan
mereka ada surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai; mereka kekal didalamnya.
Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah. Dan
Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.
|
Ayah 3:16 الأية
الَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا إِنَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا
وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Allatheena yaqooloona rabbanainnana amanna faghfir lana thunoobanawaqina
AAathaba annar
Indonesian
(Yaitu) orang-orang yang berdoa: Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman,
maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka,"
|
Ayah 3:17 الأية
الصَّابِرِينَ وَالصَّادِقِينَ وَالْقَانِتِينَ وَالْمُنفِقِينَ
وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ
Assabireena wassadiqeenawalqaniteena walmunfiqeena walmustaghfireenabil-ashar
Indonesian
(yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan
hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahur.
|
Ayah 3:18 الأية
شَهِدَ اللهُ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَائِكَةُ وَأُولُو
الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ ۚ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Shahida Allahu annahu la ilahailla huwa walmala-ikatu waoloo alAAilmi
qa-imanbilqisti la ilaha illa huwaalAAazeezu alhakeem
Indonesian
Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah),
Yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga
menyatakan yang demikian itu). Tak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah),
Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
|
Ayah 3:19 الأية
إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللهِ الْإِسْلَامُ ۗ وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِينَ أُوتُوا
الْكِتَابَ إِلَّا مِن بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ ۗ وَمَن
يَكْفُرْ بِآيَاتِ اللهِ فَإِنَّ اللهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ
Inna addeena AAinda Allahial-islamu wama ikhtalafa allatheena ootooalkitaba illa
min baAAdi ma jaahumualAAilmu baghyan baynahum waman yakfur bi-ayati
Allahifa-inna Allaha sareeAAu alhisab
Indonesian
Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih
orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada
mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir
terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.
|
Ayah 3:20 الأية
فَإِنْ حَاجُّوكَ فَقُلْ أَسْلَمْتُ وَجْهِيَ لِلَّهِ وَمَنِ اتَّبَعَنِ ۗ وَقُل
لِّلَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ وَالْأُمِّيِّينَ أَأَسْلَمْتُمْ ۚ فَإِنْ
أَسْلَمُوا فَقَدِ اهْتَدَوا ۖ وَّإِن تَوَلَّوْا فَإِنَّمَا عَلَيْكَ الْبَلَاغُ ۗ
وَاللهُ بَصِيرٌ بِالْعِبَادِ
Fa-in hajjooka faqul aslamtu wajhiyalillahi wamani ittabaAAani waqul lillatheena
ootooalkitaba walommiyyeena aaslamtum fa-inaslamoo faqadi ihtadaw wa-in tawallaw
fa-innama AAalaykaalbalaghu wallahu baseerun bilAAibad
Indonesian
Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka katakanlah: "Aku
menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku".
Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al Kitab dan kepada
orang-orang yang ummi: "Apakah kamu (mau) masuk Islam". Jika mereka masuk Islam,
sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka
kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha Melihat
akan hamba-hamba-Nya.
|
Ayah 3:21 الأية
إِنَّ الَّذِينَ يَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللهِ وَيَقْتُلُونَ النَّبِيِّينَ بِغَيْرِ
حَقٍّ وَيَقْتُلُونَ الَّذِينَ يَأْمُرُونَ بِالْقِسْطِ مِنَ النَّاسِ فَبَشِّرْهُم
بِعَذَابٍ أَلِيمٍ
Inna allatheena yakfuroona bi-ayatiAllahi wayaqtuloona annabiyyeena bighayri
haqqinwayaqtuloona allatheena ya/muroona bilqistimina annasi fabashshirhum
biAAathabin aleem
Indonesian
Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para
nabi yang memamg tak dibenarkan dan membunuh orang-orang yang menyuruh manusia
berbuat adil, maka gembirakanlah mereka bahwa mereka akan menerima siksa yg
pedih.
|
Ayah 3:22 الأية
أُولَٰئِكَ الَّذِينَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمَا
لَهُم مِّن نَّاصِرِينَ
Ola-ika allatheena habitataAAmaluhum fee addunya wal-akhiratiwama lahum min
nasireen
Indonesian
Mereka itu adalah orang-orang yang lenyap (pahala) amal-amalnya di dunia dan
akhirat, dan mereka sekali-kali tidak memperoleh penolong.
|
Ayah 3:23 الأية
أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ أُوتُوا نَصِيبًا مِّنَ الْكِتَابِ يُدْعَوْنَ إِلَىٰ
كِتَابِ اللهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ يَتَوَلَّىٰ فَرِيقٌ مِّنْهُمْ وَهُم
مُّعْرِضُونَ
Alam tara ila allatheena ootoonaseeban mina alkitabi yudAAawna ila kitabiAllahi
liyahkuma baynahum thumma yatawallafareequn minhum wahum muAAridoon
Indonesian
Tidakkah kamu memperhatikan orang-orang yang telah diberi bahagian yaitu Al
Kitab (Taurat), mereka diseru kepada kitab Allah supaya kitab itu menetapkan
hukum diantara mereka; kemudian sebahagian dari mereka berpaling, dan mereka
selalu membelakangi (kebenaran).
|
Ayah 3:24 الأية
ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا لَن تَمَسَّنَا النَّارُ إِلَّا أَيَّامًا
مَّعْدُودَاتٍ ۖ وَغَرَّهُمْ فِي دِينِهِم مَّا كَانُوا يَفْتَرُونَ
Thalika bi-annahum qaloo lantamassana annaru illa ayyamanmaAAdoodatin
wagharrahum fee deenihim ma kanooyaftaroon
Indonesian
Hal itu adalah karena mereka mengaku: "Kami tidak akan disentuh oleh api neraka
kecuali beberapa hari yang dapat dihitung". Mereka diperdayakan dalam agama
mereka oleh apa yang selalu mereka ada-adakan.
|
Ayah 3:25 الأية
فَكَيْفَ إِذَا جَمَعْنَاهُمْ لِيَوْمٍ لَّا رَيْبَ فِيهِ وَوُفِّيَتْ كُلُّ نَفْسٍ
مَّا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ
Fakayfa itha jamaAAnahumliyawmin la rayba feehi wawuffiyat kullu nafsin
makasabat wahum la yuthlamoon
Indonesian
Bagaimanakah nanti apabila mereka Kami kumpulkan di hari (kiamat) yang tidak ada
keraguan tentang adanya. Dan disempurnakan kepada tiap-tiap diri balasan apa
yang diusahakannya sedang mereka tidak dianiaya (dirugikan).
|
Ayah 3:26 الأية
قُلِ اللهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَن تَشَاءُ وَتَنزِعُ
الْمُلْكَ مِمَّن تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَن تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَن تَشَاءُ ۖ بِيَدِكَ
الْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Quli allahumma malika almulkitu/tee almulka man tashao watanziAAu almulka mimman
tashaowatuAAizzu man tashao watuthillu man tashaobiyadika alkhayru innaka AAala
kulli shay-in qadeer
Indonesian
Katakanlah: "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada
orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau
kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang
yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau
Maha Kuasa atas segala sesuatu.
|
Ayah 3:27 الأية
تُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَتُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ ۖ وَتُخْرِجُ
الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ ۖ وَتَرْزُقُ مَن
تَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ
Tooliju allayla fee annahariwatooliju annahara fee allayli watukhriju
alhayyamina almayyiti watukhriju almayyita mina alhayyi watarzuquman tashao
bighayri hisab
Indonesian
Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam.
Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari
yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)".
|
Ayah 3:28 الأية
لَّا يَتَّخِذِ الْمُؤْمِنُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِن دُونِ الْمُؤْمِنِينَ
ۖ وَمَن يَفْعَلْ ذَٰلِكَ فَلَيْسَ مِنَ اللهِ فِي شَيْءٍ إِلَّا أَن تَتَّقُوا
مِنْهُمْ تُقَاةً ۗ وَيُحَذِّرُكُمُ اللهُ نَفْسَهُ ۗ وَإِلَى اللهِ الْمَصِيرُ
La yattakhithi almu/minoonaalkafireena awliyaa min dooni almu/mineena
wamanyafAAal thalika falaysa mina Allahi fee shay-in illaan tattaqoo minhum
tuqatan wayuhaththirukumuAllahu nafsahu wa-ila Allahi almaseer
Indonesian
Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan
meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah
ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu
yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya.
Dan hanya kepada Allah kembali(mu).
|
Ayah 3:29 الأية
قُلْ إِن تُخْفُوا مَا فِي صُدُورِكُمْ أَوْ تُبْدُوهُ يَعْلَمْهُ اللهُ ۗ
وَيَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ وَاللهُ عَلَىٰ كُلِّ
شَيْءٍ قَدِيرٌ
Qul in tukhfoo ma fee sudoorikumaw tubdoohu yaAAlamhu Allahu wayaAAlamu ma fee
assamawatiwama fee al-ardi wallahu AAalakulli shay-in qadeer
Indonesian
Katakanlah: "Jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu
melahirkannya, pasti Allah mengetahui". Allah mengetahui apa-apa yang ada di
langit dan apa-apa yang ada di bumi. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
|
Ayah 3:30 الأية
يَوْمَ تَجِدُ كُلُّ نَفْسٍ مَّا عَمِلَتْ مِنْ خَيْرٍ مُّحْضَرًا وَمَا عَمِلَتْ
مِن سُوءٍ تَوَدُّ لَوْ أَنَّ بَيْنَهَا وَبَيْنَهُ أَمَدًا بَعِيدًا ۗ
وَيُحَذِّرُكُمُ اللهُ نَفْسَهُ ۗ وَاللهُ رَءُوفٌ بِالْعِبَادِ
Yawma tajidu kullu nafsin ma AAamilatmin khayrin muhdaran wama AAamilat min
soo-intawaddu law anna baynaha wabaynahu amadan baAAeedan
wayuhaththirukumuAllahu nafsahu wallahu raoofun bilAAibad
Indonesian
Pada hari ketika tiap-tiap diri mendapati segala kebajikan dihadapkan (dimukanya),
begitu (juga) kejahatan yang telah dikerjakannya; ia ingin kalau kiranya antara
ia dengan hari itu ada masa yang jauh; dan Allah memperingatkan kamu terhadap
siksa-Nya. Dan Allah sangat Penyayang kepada hamba-hamba-Nya.
|
Ayah 3:31 الأية
قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللهُ
وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَاللهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
Qul in kuntum tuhibboona AllahafattabiAAoonee yuhbibkumu Allahu wayaghfirlakum
thunoobakum wallahu ghafoorun raheem
Indonesian
Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya
Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu". Allah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang.
|
Ayah 3:32 الأية
قُلْ أَطِيعُوا اللهَ وَالرَّسُولَ ۖ فَإِن تَوَلَّوْا فَإِنَّ اللهَ لَا يُحِبُّ
الْكَافِرِينَ
Qul ateeAAoo Allaha warrasoolafa-in tawallaw fa-inna Allaha la yuhibbu
alkafireen
Indonesian
Katakanlah: "Taatilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, maka
sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir".
|
Ayah 3:33 الأية
إِنَّ اللهَ اصْطَفَىٰ آدَمَ وَنُوحًا وَآلَ إِبْرَاهِيمَ وَآلَ عِمْرَانَ عَلَى
الْعَالَمِينَ
Inna Allaha istafa adamawanoohan waala ibraheema waala AAimranaAAala alAAalameen
Indonesian
Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga 'Imran
melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing),
|
Ayah 3:34 الأية
ذُرِّيَّةً بَعْضُهَا مِن بَعْضٍ ۗ وَاللهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Thurriyyatan baAAduhamin baAAdin wallahu sameeAAun AAaleem
Indonesian
(sebagai) satu keturunan yang sebagiannya (turunan) dari yang lain. Dan Allah
Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
|
Ayah 3:35 الأية
إِذْ قَالَتِ امْرَأَتُ عِمْرَانَ رَبِّ إِنِّي نَذَرْتُ لَكَ مَا فِي بَطْنِي
مُحَرَّرًا فَتَقَبَّلْ مِنِّي ۖ إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Ith qalati imraatu AAimranarabbi innee nathartu laka ma fee batnee
muharraranfataqabbal minnee innaka anta assameeAAu alAAaleem
Indonesian
(Ingatlah), ketika isteri 'Imran berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku
menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh
dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku.
Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".
|
Ayah 3:36 الأية
فَلَمَّا وَضَعَتْهَا قَالَتْ رَبِّ إِنِّي وَضَعْتُهَا أُنثَىٰ وَاللهُ أَعْلَمُ
بِمَا وَضَعَتْ وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَالْأُنثَىٰ ۖ وَإِنِّي سَمَّيْتُهَا مَرْيَمَ
وَإِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Falamma wadaAAat-ha qalatrabbi innee wadaAAtuha ontha wallahuaAAlamu bima
wadaAAat walaysa aththakarukalontha wa-innee sammaytuha maryamawa-innee
oAAeethuha bika wathurriyyatahamina ashshaytani arrajeem
Indonesian
Maka tatkala isteri 'Imran melahirkan anaknya, diapun berkata: "Ya Tuhanku,
sesunguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui
apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan.
Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya
serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang
terkutuk".
|
Ayah 3:37 الأية
فَتَقَبَّلَهَا رَبُّهَا بِقَبُولٍ حَسَنٍ وَأَنبَتَهَا نَبَاتًا حَسَنًا
وَكَفَّلَهَا زَكَرِيَّا ۖ كُلَّمَا دَخَلَ عَلَيْهَا زَكَرِيَّا الْمِحْرَابَ
وَجَدَ عِندَهَا رِزْقًا ۖ قَالَ يَا مَرْيَمُ أَنَّىٰ لَكِ هَٰذَا ۖ قَالَتْ هُوَ
مِنْ عِندِ اللهِ ۖ إِنَّ اللهَ يَرْزُقُ مَن يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ
Fataqabbalaha rabbuhabiqaboolin hasanin waanbataha nabatan hasananwakaffalaha
zakariyya kullama dakhalaAAalayha zakariyya almihraba wajadaAAindaha rizqan qala
ya maryamu annalaki hatha qalat huwa min AAindi Allahi innaAllaha yarzuqu man
yashao bighayri hisab
Indonesian
Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan
mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakariya
pemeliharanya. Setiap Zakariya masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati
makanan di sisinya. Zakariya berkata: "Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan)
ini?" Maryam menjawab: "Makanan itu dari sisi Allah". Sesungguhnya Allah memberi
rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab.
|
Ayah 3:38 الأية
هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهُ ۖ قَالَ رَبِّ هَبْ لِي مِن لَّدُنكَ ذُرِّيَّةً
طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ
Hunalika daAAa zakariyyarabbahu qala rabbi hab lee min ladunka
thurriyyatantayyibatan innaka sameeAAu adduAAa/-
Indonesian
Di sanalah Zakariya mendoa kepada Tuhannya seraya berkata: "Ya Tuhanku, berilah
aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar
doa".
|
Ayah 3:39 الأية
فَنَادَتْهُ الْمَلَائِكَةُ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي فِي الْمِحْرَابِ أَنَّ اللهَ
يُبَشِّرُكَ بِيَحْيَىٰ مُصَدِّقًا بِكَلِمَةٍ مِّنَ اللهِ وَسَيِّدًا وَحَصُورًا
وَنَبِيًّا مِّنَ الصَّالِحِينَ
Fanadat-hu almala-ikatu wahuwaqa-imun yusallee fee almihrabi annaAllaha
yubashshiruka biyahya musaddiqanbikalimatin mina Allahi wasayyidan
wahasooranwanabiyyan mina assaliheen
Indonesian
Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakariya, sedang ia tengah berdiri
melakukan shalat di mihrab (katanya): "Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu
dengan kelahiran (seorang puteramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang)
dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi
termasuk keturunan orang-orang saleh".
|
Ayah 3:40 الأية
قَالَ رَبِّ أَنَّىٰ يَكُونُ لِي غُلَامٌ وَقَدْ بَلَغَنِيَ الْكِبَرُ وَامْرَأَتِي
عَاقِرٌ ۖ قَالَ كَذَٰلِكَ اللهُ يَفْعَلُ مَا يَشَاءُ
Qala rabbi anna yakoonu leeghulamun waqad balaghaniya alkibaru wamraatee
AAaqirunqala kathalika Allahu yafAAalu mayasha/
Indonesian
Zakariya berkata: "Ya Tuhanku, bagaimana aku bisa mendapat anak sedang aku telah
sangat tua dan isteriku pun seorang yang mandul?". Berfirman Allah: "Demikianlah,
Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya".
|
Ayah 3:41 الأية
قَالَ رَبِّ اجْعَل لِّي آيَةً ۖ قَالَ آيَتُكَ أَلَّا تُكَلِّمَ النَّاسَ ثَلَاثَةَ
أَيَّامٍ إِلَّا رَمْزًا ۗ وَاذْكُر رَّبَّكَ كَثِيرًا وَسَبِّحْ بِالْعَشِيِّ
وَالْإِبْكَارِ
Qala rabbi ijAAal lee ayatan qalaayatuka alla tukallima annasa thalathataayyamin
illa ramzan wathkur rabbakakatheeran wasabbih bilAAashiyyi wal-ibkar
Indonesian
Berkata Zakariya: "Berilah aku suatu tanda (bahwa isteriku telah mengandung)".
Allah berfirman: "Tandanya bagimu, kamu tidak dapat berkata-kata dengan manusia
selama tiga hari, kecuali dengan isyarat. Dan sebutlah (nama) Tuhanmu
sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari".
|
Ayah 3:42 الأية
وَإِذْ قَالَتِ الْمَلَائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللهَ اصْطَفَاكِ وَطَهَّرَكِ
وَاصْطَفَاكِ عَلَىٰ نِسَاءِ الْعَالَمِينَ
Wa-ith qalati almala-ikatuya maryamu inna Allaha istafaki watahharakiwastafaki
AAala nisa-i alAAalameen
Indonesian
Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah
telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di
dunia (yang semasa dengan kamu).
|
Ayah 3:43 الأية
يَا مَرْيَمُ اقْنُتِي لِرَبِّكِ وَاسْجُدِي وَارْكَعِي مَعَ الرَّاكِعِينَ
Ya maryamu oqnutee lirabbiki wasjudeewarkaAAee maAAa arrakiAAeen
Indonesian
Hai Maryam, taatlah kepada Tuhanmu, sujud dan ruku'lah bersama orang-orang yang
ruku'.
|
Ayah 3:44 الأية
ذَٰلِكَ مِنْ أَنبَاءِ الْغَيْبِ نُوحِيهِ إِلَيْكَ ۚ وَمَا كُنتَ لَدَيْهِمْ إِذْ
يُلْقُونَ أَقْلَامَهُمْ أَيُّهُمْ يَكْفُلُ مَرْيَمَ وَمَا كُنتَ لَدَيْهِمْ إِذْ
يَخْتَصِمُونَ
Thalika min anba-i alghaybinooheehi ilayka wama kunta ladayhim ithyulqoona
aqlamahum ayyuhum yakfulu maryama wamakunta ladayhim ith yakhtasimoon
Indonesian
Yang demikian itu adalah sebagian dari berita-berita ghaib yang Kami wahyukan
kepada kamu (ya Muhammad); padahal kamu tidak hadir beserta mereka, ketika
mereka melemparkan anak-anak panah mereka (untuk mengundi) siapa di antara
mereka yang akan memelihara Maryam. Dan kamu tidak hadir di sisi mereka ketika
mereka bersengketa.
|
Ayah 3:45 الأية
إِذْ قَالَتِ الْمَلَائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللهَ يُبَشِّرُكِ بِكَلِمَةٍ
مِّنْهُ اسْمُهُ الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ وَجِيهًا فِي الدُّنْيَا
وَالْآخِرَةِ وَمِنَ الْمُقَرَّبِينَ
Ith qalati almala-ikatuya maryamu inna Allaha yubashshiruki bikalimatinminhu
ismuhu almaseehu AAeesa ibnu maryama wajeehanfee addunya wal-akhirati
waminaalmuqarrabeen
Indonesian
(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, seungguhnya Allah
menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan
kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang
terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada
Allah),
|
Ayah 3:46 الأية
وَيُكَلِّمُ النَّاسَ فِي الْمَهْدِ وَكَهْلًا وَمِنَ الصَّالِحِينَ
Wayukallimu annasa feealmahdi wakahlan wamina assaliheen
Indonesian
dan dia berbicara dengan manusia dalam buaian dan ketika sudah dewasa dan dia
adalah termasuk orang-orang yang saleh".
|
Ayah 3:47 الأية
قَالَتْ رَبِّ أَنَّىٰ يَكُونُ لِي وَلَدٌ وَلَمْ يَمْسَسْنِي بَشَرٌ ۖ قَالَ
كَذَٰلِكِ اللهُ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ ۚ إِذَا قَضَىٰ أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ
لَهُ كُن فَيَكُونُ
Qalat rabbi anna yakoonu leewaladun walam yamsasnee basharun qala kathaliki
Allahuyakhluqu ma yashao itha qada amranfa-innama yaqoolu lahu kun fayakoon
Indonesian
Maryam berkata: "Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku
belum pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun". Allah berfirman (dengan
perantaraan Jibril): "Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya.
Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata
kepadanya: "Jadilah", lalu jadilah dia.
|
Ayah 3:48 الأية
وَيُعَلِّمُهُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَالتَّوْرَاةَ وَالْإِنجِيلَ
WayuAAallimuhu alkitaba walhikmatawattawrata wal-injeel
Indonesian
Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al Kitab, Hikmah, Taurat dan Injil.
|
Ayah 3:49 الأية
وَرَسُولًا إِلَىٰ بَنِي إِسْرَائِيلَ أَنِّي قَدْ جِئْتُكُم بِآيَةٍ مِّن
رَّبِّكُمْ ۖ أَنِّي أَخْلُقُ لَكُم مِّنَ الطِّينِ كَهَيْئَةِ الطَّيْرِ فَأَنفُخُ
فِيهِ فَيَكُونُ طَيْرًا بِإِذْنِ اللهِ ۖ وَأُبْرِئُ الْأَكْمَهَ وَالْأَبْرَصَ
وَأُحْيِي الْمَوْتَىٰ بِإِذْنِ اللهِ ۖ وَأُنَبِّئُكُم بِمَا تَأْكُلُونَ وَمَا
تَدَّخِرُونَ فِي بُيُوتِكُمْ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لَّكُمْ إِن كُنتُم
مُّؤْمِنِينَ
Warasoolan ila banee isra-eelaannee qad ji/tukum bi-ayatin min rabbikum annee
akhluqulakum mina atteeni kahay-ati attayrifaanfukhu feehi fayakoonu tayran bi-ithni
Allahiwaobri-o al-akmaha wal-abrasa waohyeealmawta bi-ithni Allahi waonabbi-okum
bimata/kuloona wama taddakhiroona fee buyootikum inna fee thalikalaayatan lakum
in kuntum mu/mineen
Indonesian
Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): "Sesungguhnya
aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu,
yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya,
maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang
yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku
menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang
kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian
itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh
beriman.
|
Ayah 3:50 الأية
وَمُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرَاةِ وَلِأُحِلَّ لَكُم بَعْضَ
الَّذِي حُرِّمَ عَلَيْكُمْ ۚ وَجِئْتُكُم بِآيَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ فَاتَّقُوا
اللهَ وَأَطِيعُونِ
Wamusaddiqan lima baynayadayya mina attawrati wali-ohilla lakumbaAAda allathee
hurrima AAalaykum waji/tukumbi-ayatin min rabbikum fattaqoo Allaha waateeAAoon
Indonesian
Dan (aku datang kepadamu) membenarkan Taurat yang datang sebelumku, dan untuk
menghalalkan bagimu sebagian yang telah diharamkan untukmu, dan aku datang
kepadamu dengan membawa suatu tanda (mukjizat) daripada Tuhanmu. Karena itu
bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
|
Ayah 3:51 الأية
إِنَّ اللهَ رَبِّي وَرَبُّكُمْ فَاعْبُدُوهُ ۗ هَٰذَا صِرَاطٌ مُّسْتَقِيمٌ
Inna Allaha rabbee warabbukum faAAbudoohuhatha siratun mustaqeem
Indonesian
Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan
yang lurus".
|
Ayah 3:52 الأية
فَلَمَّا أَحَسَّ عِيسَىٰ مِنْهُمُ الْكُفْرَ قَالَ مَنْ أَنصَارِي إِلَى اللهِ ۖ
قَالَ الْحَوَارِيُّونَ نَحْنُ أَنصَارُ اللهِ آمَنَّا بِاللهِ وَاشْهَدْ
بِأَنَّا مُسْلِمُونَ
Falamma ahassa AAeesaminhumu alkufra qala man ansaree ila Allahiqala
alhawariyyoona nahnu ansaruAllahi amanna billahi washhadbi-anna muslimoon
Indonesian
Maka tatkala Isa mengetahui keingkaran mereka (Bani lsrail) berkatalah dia: "Siapakah
yang akan menjadi penolong-penolongku untuk (menegakkan agama) Allah?" Para
hawariyyin (sahabat-sahabat setia) menjawab: "Kamilah penolong-penolong (agama)
Allah, kami beriman kepada Allah; dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah
orang-orang yang berserah diri.
|
Ayah 3:53 الأية
رَبَّنَا آمَنَّا بِمَا أَنزَلْتَ وَاتَّبَعْنَا الرَّسُولَ فَاكْتُبْنَا مَعَ
الشَّاهِدِينَ
Rabbana amanna bimaanzalta wattabaAAna arrasoola faktubnamaAAa ashshahideen
Indonesian
Ya Tuhan kami, kami telah beriman kepada apa yang telah Engkau turunkan dan
telah kami ikuti rasul, karena itu masukanlah kami ke dalam golongan orang-orang
yang menjadi saksi (tentang keesaan Allah)".
|
Ayah 3:54 الأية
وَمَكَرُوا وَمَكَرَ اللهُ ۖ وَاللهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ
Wamakaroo wamakara Allahu wallahukhayru almakireen
Indonesian
Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu.
Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.
|
Ayah 3:55 الأية
إِذْ قَالَ اللهُ يَا عِيسَىٰ إِنِّي مُتَوَفِّيكَ وَرَافِعُكَ إِلَيَّ
وَمُطَهِّرُكَ مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا وَجَاعِلُ الَّذِينَ اتَّبَعُوكَ فَوْقَ
الَّذِينَ كَفَرُوا إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ ۖ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ
فَأَحْكُمُ بَيْنَكُمْ فِيمَا كُنتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ
Ith qala Allahu yaAAeesa innee mutawaffeeka warafiAAuka ilayya wamutahhirukamina
allatheena kafaroo wajaAAilu allatheenaittabaAAooka fawqa allatheena kafaroo ila
yawmialqiyamati thumma ilayya marjiAAukum faahkumubaynakum feema kuntum feehi
takhtalifoon
Indonesian
(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan
kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu
dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di
atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah
kembalimu, lalu Aku memutuskan diantaramu tentang hal-hal yang selalu kamu
berselisih padanya".
|
Ayah 3:56 الأية
فَأَمَّا الَّذِينَ كَفَرُوا فَأُعَذِّبُهُمْ عَذَابًا شَدِيدًا فِي الدُّنْيَا
وَالْآخِرَةِ وَمَا لَهُم مِّن نَّاصِرِينَ
Faamma allatheena kafaroofaoAAaththibuhum AAathaban shadeedan fee
addunyawal-akhirati wama lahum min nasireen
Indonesian
Adapun orang-orang yang kafir, maka akan Ku-siksa mereka dengan siksa yang
sangat keras di dunia dan di akhirat, dan mereka tidak memperoleh penolong.
|
Ayah 3:57 الأية
وَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَيُوَفِّيهِمْ أُجُورَهُمْ ۗ
وَاللهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ
Waamma allatheena amanoowaAAamiloo assalihati fayuwaffeehimojoorahum wallahu la
yuhibbu aththalimeen
Indonesian
Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan-amalan yang saleh, maka
Allah akan memberikan kepada mereka dengan sempurna pahala amalan-amalan mereka;
dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim.
|
Ayah 3:58 الأية
ذَٰلِكَ نَتْلُوهُ عَلَيْكَ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ
Thalika natloohu AAalayka mina al-ayatiwaththikri alhakeem
Indonesian
Demikianlah (kisah Isa), Kami membacakannya kepada kamu sebagian dari
bukti-bukti (kerasulannya) dan (membacakan) Al Quran yang penuh hikmah.
|
Ayah 3:59 الأية
إِنَّ مَثَلَ عِيسَىٰ عِندَ اللهِ كَمَثَلِ آدَمَ ۖ خَلَقَهُ مِن تُرَابٍ ثُمَّ
قَالَ لَهُ كُن فَيَكُونُ
Inna mathala AAeesa AAinda Allahikamathali adama khalaqahu min turabin thumma
qalalahu kun fayakoon
Indonesian
Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan)
Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah"
(seorang manusia), maka jadilah dia.
|
Ayah 3:60 الأية
الْحَقُّ مِن رَّبِّكَ فَلَا تَكُن مِّنَ الْمُمْتَرِينَ
Alhaqqu min rabbika fala takunmina almumtareen
Indonesian
(Apa yang telah Kami ceritakan itu), itulah yang benar, yang datang dari Tuhanmu,
karena itu janganlah kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu.
|
Ayah 3:61 الأية
فَمَنْ حَاجَّكَ فِيهِ مِن بَعْدِ مَا جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ فَقُلْ تَعَالَوْا
نَدْعُ أَبْنَاءَنَا وَأَبْنَاءَكُمْ وَنِسَاءَنَا وَنِسَاءَكُمْ وَأَنفُسَنَا
وَأَنفُسَكُمْ ثُمَّ نَبْتَهِلْ فَنَجْعَل لَّعْنَتَ اللهِ عَلَى الْكَاذِبِينَ
Faman hajjaka feehi min baAAdi majaaka mina alAAilmi faqul taAAalaw nadAAu
abnaanawaabnaakum wanisaana wanisaakumwaanfusana waanfusakum thumma nabtahil
fanajAAal laAAnataAllahi AAala alkathibeen
Indonesian
Siapa yang membantahmu tentang kisah Isa sesudah datang ilmu (yang meyakinkan
kamu), maka katakanlah (kepadanya): "Marilah kita memanggil anak-anak kami dan
anak-anak kamu, isteri-isteri kami dan isteri-isteri kamu, diri kami dan diri
kamu; kemudian marilah kita bermubahalah kepada Allah dan kita minta supaya
laknat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang dusta.
|
Ayah 3:62 الأية
إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ الْقَصَصُ الْحَقُّ ۚ وَمَا مِنْ إِلَٰهٍ إِلَّا اللهُ ۚ
وَإِنَّ اللهَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Inna hatha lahuwa alqasasualhaqqu wama min ilahin illa Allahuwa-inna Allaha
lahuwa alAAazeezu alhakeem
Indonesian
Sesungguhnya ini adalah kisah yang benar, dan tak ada Tuhan (yang berhak
disembah) selain Allah; dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Perkasa lagi
Maha Bijaksana.
|
Ayah 3:63 الأية
فَإِن تَوَلَّوْا فَإِنَّ اللهَ عَلِيمٌ بِالْمُفْسِدِينَ
Fa-in tawallaw fa-inna AllahaAAaleemun bilmufsideen
Indonesian
Kemudian jika mereka berpaling (dari kebenaran), maka sesunguhnya Allah Maha
Mengetahui orang-orang yang berbuat kerusakan.
|
Ayah 3:64 الأية
قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ تَعَالَوْا إِلَىٰ كَلِمَةٍ سَوَاءٍ بَيْنَنَا
وَبَيْنَكُمْ أَلَّا نَعْبُدَ إِلَّا اللهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهِ شَيْئًا وَلَا
يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا أَرْبَابًا مِّن دُونِ اللهِ ۚ فَإِن تَوَلَّوْا
فَقُولُوا اشْهَدُوا بِأَنَّا مُسْلِمُونَ
Qul ya ahla alkitabi taAAalawila kalimatin sawa-in baynana wabaynakum
allanaAAbuda illa Allaha wala nushrika bihishay-an wala yattakhitha
baAAdunabaAAdan arbaban min dooni Allahi fa-intawallaw faqooloo ishhadoo bi-anna
muslimoon
Indonesian
Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan)
yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah
kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula)
sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah". Jika
mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: "Saksikanlah, bahwa kami adalah
orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)".
|
Ayah 3:65 الأية
يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تُحَاجُّونَ فِي إِبْرَاهِيمَ وَمَا أُنزِلَتِ
التَّوْرَاةُ وَالْإِنجِيلُ إِلَّا مِن بَعْدِهِ ۚ أَفَلَا تَعْقِلُونَ
Ya ahla alkitabi lima tuhajjoonafee ibraheema wama onzilati attawratuwal-injeelu
illa min baAAdihi afalataAAqiloon
Indonesian
Hai Ahli Kitab, mengapa kamu bantah membantah tentang hal Ibrahim, padahal
Taurat dan Injil tidak diturunkan melainkan sesudah Ibrahim. Apakah kamu tidak
berpikir?
|
Ayah 3:66 الأية
هَا أَنتُمْ هَٰؤُلَاءِ حَاجَجْتُمْ فِيمَا لَكُم بِهِ عِلْمٌ فَلِمَ تُحَاجُّونَ
فِيمَا لَيْسَ لَكُم بِهِ عِلْمٌ ۚ وَاللهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
Ha antum haola-i hajajtumfeema lakum bihi AAilmun falima tuhajjoona feemalaysa
lakum bihi AAilmun wallahu yaAAlamu waantumla taAAlamoon
Indonesian
Beginilah kamu, kamu ini (sewajarnya) bantah membantah tentang hal yang kamu
ketahui, maka kenapa kamu bantah membantah tentang hal yang tidak kamu ketahui?
Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.
|
Ayah 3:67 الأية
مَا كَانَ إِبْرَاهِيمُ يَهُودِيًّا وَلَا نَصْرَانِيًّا وَلَٰكِن كَانَ حَنِيفًا
مُّسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ
Ma kana ibraheemuyahoodiyyan wala nasraniyyan walakinkana haneefan musliman wama
kana minaalmushrikeen
Indonesian
Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia
adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali
bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.
|
Ayah 3:68 الأية
إِنَّ أَوْلَى النَّاسِ بِإِبْرَاهِيمَ لَلَّذِينَ اتَّبَعُوهُ وَهَٰذَا النَّبِيُّ
وَالَّذِينَ آمَنُوا ۗ وَاللهُ وَلِيُّ الْمُؤْمِنِينَ
Inna awla annasibi-ibraheema lallatheena ittabaAAoohu wahathaannabiyyu
wallatheena amanoo wallahuwaliyyu almu/mineen
Indonesian
Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang
mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad), beserta orang-orang yang beriman (kepada
Muhammad), dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang yang beriman.
|
Ayah 3:69 الأية
وَدَّت طَّائِفَةٌ مِّنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ يُضِلُّونَكُمْ وَمَا يُضِلُّونَ
إِلَّا أَنفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُونَ
Waddat ta-ifatun min ahli alkitabilaw yudilloonakum wama yudilloona
illaanfusahum wama yashAAuroon
Indonesian
Segolongan dari Ahli Kitab ingin menyesatkan kamu, padahal mereka (sebenarnya)
tidak menyesatkan melainkan dirinya sendiri, dan mereka tidak menyadarinya.
|
Ayah 3:70 الأية
يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللهِ وَأَنتُمْ تَشْهَدُونَ
Ya ahla alkitabi limatakfuroona bi-ayati Allahi waantumtashhadoon
Indonesian
Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, padahal kamu
mengetahui (kebenarannya).
|
Ayah 3:71 الأية
يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تَلْبِسُونَ الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُونَ
الْحَقَّ وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ
Ya ahla alkitabi limatalbisoona alhaqqa bilbatili wataktumoonaalhaqqa waantum
taAAlamoon
Indonesian
Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mencampur adukkan yang haq dengan yang bathil, dan
menyembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahuinya?
|
Ayah 3:72 الأية
وَقَالَت طَّائِفَةٌ مِّنْ أَهْلِ الْكِتَابِ آمِنُوا بِالَّذِي أُنزِلَ عَلَى
الَّذِينَ آمَنُوا وَجْهَ النَّهَارِ وَاكْفُرُوا آخِرَهُ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
Waqalat ta-ifatun min ahlialkitabi aminoo billathee onzilaAAala allatheena
amanoo wajha annahariwakfuroo akhirahu laAAallahum yarjiAAoon
Indonesian
Segolongan (lain) dari Ahli Kitab berkata (kepada sesamanya): "Perlihatkanlah (seolah-olah)
kamu beriman kepada apa yang diturunkan kepada orang-orang beriman (sahabat-sahabat
Rasul) pada permulaan siang dan ingkarilah ia pada akhirnya, supaya mereka (orang-orang
mukmin) kembali (kepada kekafiran).
|
Ayah 3:73 الأية
وَلَا تُؤْمِنُوا إِلَّا لِمَن تَبِعَ دِينَكُمْ قُلْ إِنَّ الْهُدَىٰ هُدَى اللهِ
أَن يُؤْتَىٰ أَحَدٌ مِّثْلَ مَا أُوتِيتُمْ أَوْ يُحَاجُّوكُمْ عِندَ رَبِّكُمْ ۗ
قُلْ إِنَّ الْفَضْلَ بِيَدِ اللهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَاءُ ۗ وَاللهُ وَاسِعٌ
عَلِيمٌ
Wala tu/minoo illa limantabiAAa deenakum qul inna alhuda huda Allahian yu/ta
ahadun mithla ma ooteetum aw yuhajjookumAAinda rabbikum qul inna alfadla biyadi
Allahiyu/teehi man yashao wallahu wasiAAunAAaleem
Indonesian
Dan janganlah kamu percaya melainkan kepada orang yang mengikuti agamamu.
Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk (yang harus diikuti) ialah petunjuk Allah,
dan (janganlah kamu percaya) bahwa akan diberikan kepada seseorang seperti apa
yang diberikan kepadamu, dan (jangan pula kamu percaya) bahwa mereka akan
mengalahkan hujjahmu di sisi Tuhanmu". Katakanlah: "Sesungguhnya karunia itu di
tangan Allah, Allah memberikan karunia-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya;
dan Allah Maha Luas karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui";
|
Ayah 3:74 الأية
يَخْتَصُّ بِرَحْمَتِهِ مَن يَشَاءُ ۗ وَاللهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ
Yakhtassu birahmatihi man yashaowallahu thoo alfadli alAAatheem
Indonesian
Allah menentukan rahmat-Nya (kenabian) kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan
Allah mempunyai karunia yang besar.
|
Ayah 3:75 الأية
وَمِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ مَنْ إِن تَأْمَنْهُ بِقِنطَارٍ يُؤَدِّهِ إِلَيْكَ
وَمِنْهُم مَّنْ إِن تَأْمَنْهُ بِدِينَارٍ لَّا يُؤَدِّهِ إِلَيْكَ إِلَّا مَا
دُمْتَ عَلَيْهِ قَائِمًا ۗ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا لَيْسَ عَلَيْنَا فِي
الْأُمِّيِّينَ سَبِيلٌ وَيَقُولُونَ عَلَى اللهِ الْكَذِبَ وَهُمْ يَعْلَمُونَ
Wamin ahli alkitabi man in ta/manhubiqintarin yu-addihi ilayka waminhum man in
ta/manhubideenarin la yu-addihi ilayka illa madumta AAalayhi qa-iman thalika
bi-annahum qaloolaysa AAalayna fee al-ommiyyeena sabeelun wayaqooloonaAAala
Allahi alkathiba wahum yaAAlamoon
Indonesian
Di antara Ahli kitab ada orang yang jika kamu mempercayakan kepadanya harta yang
banyak, dikembalikannya kepadamu; dan di antara mereka ada orang yang jika kamu
mempercayakan kepadanya satu dinar, tidak dikembalikannya kepadamu kecuali jika
kamu selalu menagihnya. Yang demikian itu lantaran mereka mengatakan: "tidak ada
dosa bagi kami terhadap orang-orang ummi. Mereka berkata dusta terhadap Allah,
padahal mereka mengetahui.
|
Ayah 3:76 الأية
بَلَىٰ مَنْ أَوْفَىٰ بِعَهْدِهِ وَاتَّقَىٰ فَإِنَّ اللهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِينَ
Bala man awfa biAAahdihi wattaqafa-inna Allaha yuhibbu almuttaqeen
Indonesian
(Bukan demikian), sebenarnya siapa yang menepati janji (yang dibuat)nya dan
bertakwa, maka sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa.
|
Ayah 3:77 الأية
إِنَّ الَّذِينَ يَشْتَرُونَ بِعَهْدِ اللهِ وَأَيْمَانِهِمْ ثَمَنًا قَلِيلًا
أُولَٰئِكَ لَا خَلَاقَ لَهُمْ فِي الْآخِرَةِ وَلَا يُكَلِّمُهُمُ اللهُ وَلَا
يَنظُرُ إِلَيْهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَا يُزَكِّيهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ
أَلِيمٌ
Inna allatheena yashtaroona biAAahdiAllahi waaymanihim thamanan qaleelan
ola-ikala khalaqa lahum fee al-akhirati walayukallimuhumu Allahu wala
yanthuruilayhim yawma alqiyamati wala yuzakkeehim walahumAAathabun aleem
Indonesian
Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji (nya dengan) Allah dan sumpah-sumpah
mereka dengan harga yang sedikit, mereka itu tidak mendapat bahagian (pahala) di
akhirat, dan Allah tidak akan berkata-kata dengan mereka dan tidak akan melihat
kepada mereka pada hari kiamat dan tidak (pula) akan mensucikan mereka. Bagi
mereka azab yang pedih.
|
Ayah 3:78 الأية
وَإِنَّ مِنْهُمْ لَفَرِيقًا يَلْوُونَ أَلْسِنَتَهُم بِالْكِتَابِ لِتَحْسَبُوهُ
مِنَ الْكِتَابِ وَمَا هُوَ مِنَ الْكِتَابِ وَيَقُولُونَ هُوَ مِنْ عِندِ اللهِ
وَمَا هُوَ مِنْ عِندِ اللهِ وَيَقُولُونَ عَلَى اللهِ الْكَذِبَ وَهُمْ
يَعْلَمُونَ
Wa-inna minhum lafareeqan yalwoonaalsinatahum bilkitabi litahsaboohu
minaalkitabi wama huwa mina alkitabiwayaqooloona huwa min AAindi Allahi wama
huwa minAAindi Allahi wayaqooloona AAala Allahi alkathibawahum yaAAlamoon
Indonesian
Sesungguhnya diantara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca
Al Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Al Kitab,
padahal ia bukan dari Al Kitab dan mereka mengatakan: "Ia (yang dibaca itu
datang) dari sisi Allah", padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta
terhadap Allah sedang mereka mengetahui.
|
Ayah 3:79 الأية
مَا كَانَ لِبَشَرٍ أَن يُؤْتِيَهُ اللهُ الْكِتَابَ وَالْحُكْمَ وَالنُّبُوَّةَ
ثُمَّ يَقُولَ لِلنَّاسِ كُونُوا عِبَادًا لِّي مِن دُونِ اللهِ وَلَٰكِن كُونُوا
رَبَّانِيِّينَ بِمَا كُنتُمْ تُعَلِّمُونَ الْكِتَابَ وَبِمَا كُنتُمْ تَدْرُسُونَ
Ma kana libasharin anyu/tiyahu Allahu alkitaba walhukmawannubuwwata thumma
yaqoola linnasikoonoo AAibadan lee min dooni Allahi walakinkoonoo rabbaniyyeena
bima kuntum tuAAallimoonaalkitaba wabima kuntum tadrusoon
Indonesian
Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al Kitab, hikmah
dan kenabian, lalu dia berkata kepada manusia: "Hendaklah kamu menjadi
penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah". Akan tetapi (dia berkata):
"Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, karena kamu selalu mengajarkan Al
Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya.
|
Ayah 3:80 الأية
وَلَا يَأْمُرَكُمْ أَن تَتَّخِذُوا الْمَلَائِكَةَ وَالنَّبِيِّينَ أَرْبَابًا ۗ
أَيَأْمُرُكُم بِالْكُفْرِ بَعْدَ إِذْ أَنتُم مُّسْلِمُونَ
Wala ya/murakum an tattakhithooalmala-ikata wannabiyyeena arbabanaya/murukum
bilkufri baAAda ith antum muslimoon
Indonesian
dan (tidak wajar pula baginya) menyuruhmu menjadikan malaikat dan para nabi
sebagai tuhan. Apakah (patut) dia menyuruhmu berbuat kekafiran di waktu kamu
sudah (menganut agama) Islam?".
|
Ayah 3:81 الأية
وَإِذْ أَخَذَ اللهُ مِيثَاقَ النَّبِيِّينَ لَمَا آتَيْتُكُم مِّن كِتَابٍ
وَحِكْمَةٍ ثُمَّ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مُّصَدِّقٌ لِّمَا مَعَكُمْ لَتُؤْمِنُنَّ بِهِ
وَلَتَنصُرُنَّهُ ۚ قَالَ أَأَقْرَرْتُمْ وَأَخَذْتُمْ عَلَىٰ ذَٰلِكُمْ إِصْرِي ۖ
قَالُوا أَقْرَرْنَا ۚ قَالَ فَاشْهَدُوا وَأَنَا مَعَكُم مِّنَ الشَّاهِدِينَ
Wa-ith akhatha Allahumeethaqa annabiyyeena lama ataytukummin kitabin wahikmatin
thumma jaakumrasoolun musaddiqun lima maAAakum latu/minunna bihiwalatansurunnahu
qala aaqrartum waakhathtumAAala thalikum isree qaloo aqrarnaqala fashhadoo waana
maAAakum mina ashshahideen
Indonesian
Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil perjanjian dari para nabi: "Sungguh, apa
saja yang Aku berikan kepadamu berupa kitab dan hikmah kemudian datang kepadamu
seorang rasul yang membenarkan apa yang ada padamu, niscaya kamu akan
sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya". Allah berfirman: "Apakah
kamu mengakui dan menerima perjanjian-Ku terhadap yang demikian itu?" Mereka
menjawab: "Kami mengakui". Allah berfirman: "Kalau begitu saksikanlah (hai para
nabi) dan Aku menjadi saksi (pula) bersama kamu".
|
Ayah 3:82 الأية
فَمَن تَوَلَّىٰ بَعْدَ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
Faman tawalla baAAda thalikafaola-ika humu alfasiqoon
Indonesian
Barang siapa yang berpaling sesudah itu, maka mereka itulah orang-orang yang
fasik.
|
Ayah 3:83 الأية
أَفَغَيْرَ دِينِ اللهِ يَبْغُونَ وَلَهُ أَسْلَمَ مَن فِي السَّمَاوَاتِ
وَالْأَرْضِ طَوْعًا وَكَرْهًا وَإِلَيْهِ يُرْجَعُونَ
Afaghayra deeni Allahi yabghoonawalahu aslama man fee assamawati wal-arditawAAan
wakarhan wa-ilayhi yurjaAAoon
Indonesian
Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal
kepada-Nya-lah menyerahkan diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik
dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan.
|
Ayah 3:84 الأية
قُلْ آمَنَّا بِاللهِ وَمَا أُنزِلَ عَلَيْنَا وَمَا أُنزِلَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ
وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَالْأَسْبَاطِ وَمَا أُوتِيَ مُوسَىٰ
وَعِيسَىٰ وَالنَّبِيُّونَ مِن رَّبِّهِمْ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّنْهُمْ
وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ
Qul amanna billahiwama onzila AAalayna wama onzila AAalaibraheema wa-ismaAAeela
wa-ishaqawayaAAqooba wal-asbati wama ootiya moosawaAAeesa wannabiyyoona min
rabbihim lanufarriqu bayna ahadin minhum wanahnu lahumuslimoon
Indonesian
Katakanlah: "Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada
kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya'qub, dan
anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, Isa dan para nabi dari Tuhan
mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan hanya
kepada-Nya-lah kami menyerahkan diri".
|
Ayah 3:85 الأية
وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي
الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Waman yabtaghi ghayra al-islamideenan falan yuqbala minhu wahuwa fee al-akhirati
minaalkhasireen
Indonesian
Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan
diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang
rugi.
|
Ayah 3:86 الأية
كَيْفَ يَهْدِي اللهُ قَوْمًا كَفَرُوا بَعْدَ إِيمَانِهِمْ وَشَهِدُوا أَنَّ
الرَّسُولَ حَقٌّ وَجَاءَهُمُ الْبَيِّنَاتُ ۚ وَاللهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ
الظَّالِمِينَ
Kayfa yahdee Allahu qawman kafaroobaAAda eemanihim washahidoo anna arrasoola
haqqunwajaahumu albayyinatu wallahu layahdee alqawma aththalimeen
Indonesian
Bagaimana Allah akan menunjuki suatu kaum yang kafir sesudah mereka beriman,
serta mereka telah mengakui bahwa Rasul itu (Muhammad) benar-benar rasul, dan
keterangan-keteranganpun telah datang kepada mereka? Allah tidak menunjuki
orang-orang yang zalim.
|
Ayah 3:87 الأية
أُولَٰئِكَ جَزَاؤُهُمْ أَنَّ عَلَيْهِمْ لَعْنَةَ اللهِ وَالْمَلَائِكَةِ
وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ
Ola-ika jazaohum annaAAalayhim laAAnata Allahi walmala-ikati wannasiajmaAAeen
Indonesian
Mereka itu, balasannya ialah: bahwasanya laknat Allah ditimpakan kepada mereka,
(demikian pula) laknat para malaikat dan manusia seluruhnya,
|
Ayah 3:88 الأية
خَالِدِينَ فِيهَا لَا يُخَفَّفُ عَنْهُمُ الْعَذَابُ وَلَا هُمْ يُنظَرُونَ
Khalideena feeha layukhaffafu AAanhumu alAAathabu wala hum yuntharoon
Indonesian
mereka kekal di dalamnya, tidak diringankan siksa dari mereka, dan tidak (pula)
mereka diberi tangguh,
|
Ayah 3:89 الأية
إِلَّا الَّذِينَ تَابُوا مِن بَعْدِ ذَٰلِكَ وَأَصْلَحُوا فَإِنَّ اللهَ غَفُورٌ
رَّحِيمٌ
Illa allatheena taboomin baAAdi thalika waaslahoo fa-inna Allahaghafoorun raheem
Indonesian
kecuali orang-orang yang taubat, sesudah (kafir) itu dan mengadakan perbaikan.
Karena sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
|
Ayah 3:90 الأية
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بَعْدَ إِيمَانِهِمْ ثُمَّ ازْدَادُوا كُفْرًا لَّن
تُقْبَلَ تَوْبَتُهُمْ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الضَّالُّونَ
Inna allatheena kafaroo baAAda eemanihimthumma izdadoo kufran lan tuqbala
tawbatuhum waola-ikahumu addalloon
Indonesian
Sesungguhnya orang-orang kafir sesudah beriman, kemudian bertambah kekafirannya,
sekali-kali tidak akan diterima taubatnya; dan mereka itulah orang-orang yang
sesat.
|
Ayah 3:91 الأية
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَمَاتُوا وَهُمْ كُفَّارٌ فَلَن يُقْبَلَ مِنْ أَحَدِهِم
مِّلْءُ الْأَرْضِ ذَهَبًا وَلَوِ افْتَدَىٰ بِهِ ۗ أُولَٰئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ
أَلِيمٌ وَمَا لَهُم مِّن نَّاصِرِينَ
Inna allatheena kafaroo wamatoowahum kuffarun falan yuqbala min ahadihim
miloal-ardi thahaban walawi iftada bihi ola-ikalahum AAathabun aleemun wama
lahum min nasireen
Indonesian
Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan mati sedang mereka tetap dalam
kekafirannya, maka tidaklah akan diterima dari seseorang diantara mereka emas
sepenuh bumi, walaupun dia menebus diri dengan emas (yang sebanyak) itu. Bagi
mereka itulah siksa yang pedih dan sekali-kali mereka tidak memperoleh penolong.
|
Ayah 3:92 الأية
لَن تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنفِقُوا مِن
شَيْءٍ فَإِنَّ اللهَ بِهِ عَلِيمٌ
Lan tanaloo albirra hattatunfiqoo mimma tuhibboona wama tunfiqoo minshay-in
fa-inna Allaha bihi AAaleem
Indonesian
Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu
menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan
maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.
|
Ayah 3:93 الأية
كُلُّ الطَّعَامِ كَانَ حِلًّا لِّبَنِي إِسْرَائِيلَ إِلَّا مَا حَرَّمَ
إِسْرَائِيلُ عَلَىٰ نَفْسِهِ مِن قَبْلِ أَن تُنَزَّلَ التَّوْرَاةُ ۗ قُلْ
فَأْتُوا بِالتَّوْرَاةِ فَاتْلُوهَا إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ
Kullu attaAAami kanahillan libanee isra-eela illa ma harramaisra-eelu AAala
nafsihi min qabli an tunazzala attawratuqul fa/too bittawrati fatlooha inkuntum
sadiqeen
Indonesian
Semua makanan adalah halal bagi Bani Israil melainkan makanan yang diharamkan
oleh Israil (Ya'qub) untuk dirinya sendiri sebelum Taurat diturunkan.
Katakanlah: "(Jika kamu mengatakan ada makanan yang diharamkan sebelum turun
Taurat), maka bawalah Taurat itu, lalu bacalah dia jika kamu orang-orang yang
benar".
|
Ayah 3:94 الأية
فَمَنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللهِ الْكَذِبَ مِن بَعْدِ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ
الظَّالِمُونَ
Famani iftara AAala Allahialkathiba min baAAdi thalika faola-ika humuathalimoon
Indonesian
Maka barangsiapa mengada-adakan dusta terhadap Allah sesudah itu, maka merekalah
orang-orang yang zalim.
|
Ayah 3:95 الأية
قُلْ صَدَقَ اللهُ ۗ فَاتَّبِعُوا مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا وَمَا كَانَ
مِنَ الْمُشْرِكِينَ
Qul sadaqa Allahu fattabiAAoomillata ibraheema haneefan wama kanamina
almushrikeen
Indonesian
Katakanlah: "Benarlah (apa yang difirmankan) Allah". Maka ikutilah agama Ibrahim
yang lurus, dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang musyrik.
|
Ayah 3:96 الأية
إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكًا وَهُدًى
لِّلْعَالَمِينَ
Inna awwala baytin wudiAAa linnasilallathee bibakkata mubarakan wahudan
lilAAalameen
Indonesian
Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia,
ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi
semua manusia.
|
Ayah 3:97 الأية
فِيهِ آيَاتٌ بَيِّنَاتٌ مَّقَامُ إِبْرَاهِيمَ ۖ وَمَن دَخَلَهُ كَانَ آمِنًا ۗ
وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ
وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ اللهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ
Feehi ayatun bayyinatunmaqamu ibraheema waman dakhalahu kana aminanwalillahi
AAala annasi hijjualbayti mani istataAAa ilayhi sabeelan waman kafarafa-inna
Allaha ghaniyyun AAani alAAalameen
Indonesian
Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim;
barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji
adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup
mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji),
maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.
|
Ayah 3:98 الأية
قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللهِ وَاللهُ شَهِيدٌ
عَلَىٰ مَا تَعْمَلُونَ
Qul ya ahla alkitabi limatakfuroona bi-ayati Allahi wallahushaheedun AAala ma
taAAmaloon
Indonesian
Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, mengapa kamu ingkari ayat-ayat Allah, padahal Allah
Maha menyaksikan apa yang kamu kerjakan?".
|
Ayah 3:99 الأية
قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ اللهِ مَنْ آمَنَ
تَبْغُونَهَا عِوَجًا وَأَنتُمْ شُهَدَاءُ ۗ وَمَا اللهُ بِغَافِلٍ عَمَّا
تَعْمَلُونَ
Qul ya ahla alkitabi lima tasuddoonaAAan sabeeli Allahi man amana
tabghoonahaAAiwajan waantum shuhadao wama Allahu bighafilinAAamma taAAmaloon
Indonesian
Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, mengapa kamu menghalang-halangi dari jalan Allah
orang-orang yang telah beriman, kamu menghendakinya menjadi bengkok, padahal
kamu menyaksikan?". Allah sekali-kali tidak lalai dari apa yang kamu kerjakan.
|
Ayah 3:100 الأية
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن تُطِيعُوا فَرِيقًا مِّنَ الَّذِينَ أُوتُوا
الْكِتَابَ يَرُدُّوكُم بَعْدَ إِيمَانِكُمْ كَافِرِينَ
Ya ayyuha allatheena amanooin tuteeAAoo fareeqan mina allatheena ootoo
alkitabayaruddookum baAAda eemanikum kafireen
Indonesian
Hai orang-orang yang beriman, jika kamu mengikuti sebahagian dari orang-orang
yang diberi Al Kitab, niscaya mereka akan mengembalikan kamu menjadi orang kafir
sesudah kamu beriman.
|
Ayah 3:101 الأية
وَكَيْفَ تَكْفُرُونَ وَأَنتُمْ تُتْلَىٰ عَلَيْكُمْ آيَاتُ اللهِ وَفِيكُمْ
رَسُولُهُ ۗ وَمَن يَعْتَصِم بِاللهِ فَقَدْ هُدِيَ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ
Wakayfa takfuroona waantum tutlaAAalaykum ayatu Allahi wafeekum rasooluhuwaman
yaAAtasim billahi faqad hudiya ilasiratin mustaqeem
Indonesian
Bagaimanakah kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan
kepada kamu, dan Rasul-Nya pun berada di tengah-tengah kamu? Barangsiapa yang
berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk
kepada jalan yang lurus.
|
Ayah 3:102 الأية
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ
إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ
Ya ayyuha allatheena amanooittaqoo Allaha haqqa tuqatihi walatamootunna illa
waantum muslimoon
Indonesian
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa
kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama
Islam.
|
Ayah 3:103 الأية
وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ
اللهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ
فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ
النَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنْهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللهُ لَكُمْ آيَاتِهِ
لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ
WaAAtasimoo bihabliAllahi jameeAAan wala tafarraqoo wathkurooniAAmata Allahi
AAalaykum ith kuntum aAAdaanfaallafa bayna quloobikum faasbahtum
biniAAmatihiikhwanan wakuntum AAala shafa hufratinmina annari faanqathakum minha
kathalikayubayyinu Allahu lakum ayatihi laAAallakumtahtadoon
Indonesian
Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu
bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa
Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah
kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di
tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah
Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.
|
Ayah 3:104 الأية
وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ
بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
Waltakun minkum ommatun yadAAoona ilaalkhayri waya/muroona bilmaAAroofi
wayanhawna AAanialmunkari waola-ika humu almuflihoon
Indonesian
Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan,
menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang
yang beruntung.
|
Ayah 3:105 الأية
وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ تَفَرَّقُوا وَاخْتَلَفُوا مِن بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ
الْبَيِّنَاتُ ۚ وَأُولَٰئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ
Wala takoonoo kallatheenatafarraqoo wakhtalafoo min baAAdi ma jaahumualbayyinatu
waola-ika lahum AAathabun AAatheem
Indonesian
Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih
sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang
yang mendapat siksa yang berat,
|
Ayah 3:106 الأية
يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوهٌ ۚ فَأَمَّا الَّذِينَ اسْوَدَّتْ
وُجُوهُهُمْ أَكَفَرْتُم بَعْدَ إِيمَانِكُمْ فَذُوقُوا الْعَذَابَ بِمَا كُنتُمْ
تَكْفُرُونَ
Yawma tabyaddu wujoohun wataswadduwujoohun faamma allatheena iswaddat
wujoohuhumakafartum baAAda eemanikum fathooqoo alAAathababima kuntum takfuroon
Indonesian
pada hari yang di waktu itu ada muka yang putih berseri, dan ada pula muka yang
hitam muram. Adapun orang-orang yang hitam muram mukanya (kepada mereka
dikatakan): "Kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman? Karena itu rasakanlah azab
disebabkan kekafiranmu itu".
|
Ayah 3:107 الأية
وَأَمَّا الَّذِينَ ابْيَضَّتْ وُجُوهُهُمْ فَفِي رَحْمَةِ اللهِ هُمْ فِيهَا
خَالِدُونَ
Waamma allatheena ibyaddatwujoohuhum fafee rahmati Allahi hum feeha khalidoon
Indonesian
Adapun orang-orang yang putih berseri mukanya, maka mereka berada dalam rahmat
Allah (surga); mereka kekal di dalamnya.
|
Ayah 3:108 الأية
تِلْكَ آيَاتُ اللهِ نَتْلُوهَا عَلَيْكَ بِالْحَقِّ ۗ وَمَا اللهُ يُرِيدُ
ظُلْمًا لِّلْعَالَمِينَ
Tilka ayatu Allahinatlooha AAalayka bilhaqqi wama Allahuyureedu thulman
lilAAalameen
Indonesian
Itulah ayat-ayat Allah. Kami bacakan ayat-ayat itu kepadamu dengan benar; dan
tiadalah Allah berkehendak untuk menganiaya hamba-hamba-Nya.
|
Ayah 3:109 الأية
وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۚ وَإِلَى اللهِ تُرْجَعُ
الْأُمُورُ
Walillahi ma fee assamawatiwama fee al-ardi wa-ila AllahiturjaAAu al-omoor
Indonesian
Kepunyaan Allah-lah segala yang ada di langit dan di bumi; dan kepada Allahlah
dikembalikan segala urusan.
|
Ayah 3:110 الأية
كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ
وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللهِ ۗ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ
الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُم ۚ مِّنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ
الْفَاسِقُونَ
Kuntum khayra ommatin okhrijat linnasita/muroona bilmaAAroofi watanhawna AAani
almunkariwatu/minoona billahi walaw amana ahlu alkitabilakana khayran lahum
minhumu almu/minoona waaktharuhumualfasiqoon
Indonesian
Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada
yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya
Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada
yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.
|
Ayah 3:111 الأية
لَن يَضُرُّوكُمْ إِلَّا أَذًى ۖ وَإِن يُقَاتِلُوكُمْ يُوَلُّوكُمُ الْأَدْبَارَ
ثُمَّ لَا يُنصَرُونَ
Lan yadurrookum illa athanwa-in yuqatilookum yuwallookumu al-adbara thumma
layunsaroon
Indonesian
Mereka sekali-kali tidak akan dapat membuat mudharat kepada kamu, selain dari
gangguan-gangguan celaan saja, dan jika mereka berperang dengan kamu, pastilah
mereka berbalik melarikan diri ke belakang (kalah). Kemudian mereka tidak
mendapat pertolongan.
|
Ayah 3:112 الأية
ضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الذِّلَّةُ أَيْنَ مَا ثُقِفُوا إِلَّا بِحَبْلٍ مِّنَ اللهِ
وَحَبْلٍ مِّنَ النَّاسِ وَبَاءُوا بِغَضَبٍ مِّنَ اللهِ وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ
الْمَسْكَنَةُ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُوا يَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللهِ
وَيَقْتُلُونَ الْأَنبِيَاءَ بِغَيْرِ حَقٍّ ۚ ذَٰلِكَ بِمَا عَصَوا وَّكَانُوا
يَعْتَدُونَ
Duribat AAalayhimu aththillatuayna ma thuqifoo illa bihablin mina Allahiwahablin
mina annasi wabaoo bighadabinmina Allahi waduribat AAalayhimu almaskanatu
thalikabi-annahum kanoo yakfuroona bi-ayati Allahiwayaqtuloona al-anbiyaa
bighayri haqqin thalikabima AAasaw wakanoo yaAAtadoon
Indonesian
Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka
berpegang kepada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia, dan
mereka kembali mendapat kemurkaan dari Allah dan mereka diliputi kerendahan.
Yang demikian itu karena mereka kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para
nabi tanpa alasan yang benar. Yang demikian itu disebabkan mereka durhaka dan
melampaui batas.
|
Ayah 3:113 الأية
لَيْسُوا سَوَاءً ۗ مِّنْ أَهْلِ الْكِتَابِ أُمَّةٌ قَائِمَةٌ يَتْلُونَ آيَاتِ
اللهِ آنَاءَ اللَّيْلِ وَهُمْ يَسْجُدُونَ
Laysoo sawaan min ahli alkitabiommatun qa-imatun yatloona ayati Allahianaa
allayli wahum yasjudoon
Indonesian
Mereka itu tidak sama; di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus,
mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka
juga bersujud (sembahyang).
|
Ayah 3:114 الأية
يُؤْمِنُونَ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ
وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَيُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَأُولَٰئِكَ مِنَ
الصَّالِحِينَ
Yu/minoona billahi walyawmial-akhiri waya/muroona bilmaAAroofi wayanhawnaAAani
almunkari wayusariAAoona fee alkhayrati waola-ikamina assaliheen
Indonesian
Mereka beriman kepada Allah dan hari penghabisan, mereka menyuruh kepada yang
ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar dan bersegera kepada (mengerjakan)
pelbagai kebajikan; mereka itu termasuk orang-orang yang saleh.
|
Ayah 3:115 الأية
وَمَا يَفْعَلُوا مِنْ خَيْرٍ فَلَن يُكْفَرُوهُ ۗ وَاللهُ عَلِيمٌ
بِالْمُتَّقِينَ
Wama yafAAaloo min khayrin falanyukfaroohu wallahu AAaleemun bilmuttaqeen
Indonesian
Dan apa saja kebajikan yang mereka kerjakan, maka sekali-kali mereka tidak
dihalangi (menenerima pahala)nya; dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang
bertakwa.
|
Ayah 3:116 الأية
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَن تُغْنِيَ عَنْهُمْ أَمْوَالُهُمْ وَلَا أَوْلَادُهُم
مِّنَ اللهِ شَيْئًا ۖ وَأُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۚ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Inna allatheena kafaroo lan tughniyaAAanhum amwaluhum wala awladuhum mina
Allahishay-an waola-ika as-habu annarihum feeha khalidoon
Indonesian
Sesungguhnya orang-orang yang kafir baik harta mereka maupun anak-anak mereka,
sekali-kali tidak dapat menolak azab Allah dari mereka sedikitpun. Dan mereka
adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.
|
Ayah 3:117 الأية
مَثَلُ مَا يُنفِقُونَ فِي هَٰذِهِ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا كَمَثَلِ رِيحٍ فِيهَا
صِرٌّ أَصَابَتْ حَرْثَ قَوْمٍ ظَلَمُوا أَنفُسَهُمْ فَأَهْلَكَتْهُ ۚ وَمَا
ظَلَمَهُمُ اللهُ وَلَٰكِنْ أَنفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ
Mathalu ma yunfiqoona fee hathihialhayati addunya kamathali reehinfeeha sirrun
asabat hartha qawmin thalamooanfusahum faahlakat-hu wama thalamahumu
Allahuwalakin anfusahum yathlimoon
Indonesian
Perumpamaan harta yang mereka nafkahkan di dalam kehidupan dunia ini, adalah
seperti perumpamaan angin yang mengandung hawa yang sangat dingin, yang menimpa
tanaman kaum yang menganiaya diri sendiri, lalu angin itu merusaknya. Allah
tidak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka
sendiri.
|
Ayah 3:118 الأية
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا بِطَانَةً مِّن دُونِكُمْ لَا
يَأْلُونَكُمْ خَبَالًا وَدُّوا مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ
أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ ۚ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ
الْآيَاتِ ۖ إِن كُنتُمْ تَعْقِلُونَ
Ya ayyuha allatheena amanoola tattakhithoo bitanatan min doonikum laya/loonakum
khabalan waddoo ma AAanittum qad badatialbaghdao min afwahihim wama tukhfee
sudooruhumakbaru qad bayyanna lakumu al-ayati inkuntum taAAqiloon
Indonesian
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu
orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya
(menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu.
Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati
mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat
(Kami), jika kamu memahaminya.
|
Ayah 3:119 الأية
هَا أَنتُمْ أُولَاءِ تُحِبُّونَهُمْ وَلَا يُحِبُّونَكُمْ وَتُؤْمِنُونَ
بِالْكِتَابِ كُلِّهِ وَإِذَا لَقُوكُمْ قَالُوا آمَنَّا وَإِذَا خَلَوْا عَضُّوا
عَلَيْكُمُ الْأَنَامِلَ مِنَ الْغَيْظِ ۚ قُلْ مُوتُوا بِغَيْظِكُمْ ۗ إِنَّ
اللهَ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ
Ha antum ola-i tuhibboonahumwala yuhibboonakum watu/minoona bilkitabikullihi
wa-itha laqookum qaloo amannawa-itha khalaw AAaddoo AAalaykumu al-anamilamina
alghaythi qul mootoo bighaythikuminna Allaha AAaleemun bithati assudoor
Indonesian
Beginilah kamu, kamu menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukai kamu, dan
kamu beriman kepada kitab-kitab semuanya. Apabila mereka menjumpai kamu, mereka
berkata "Kami beriman", dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung
jari antaran marah bercampur benci terhadap kamu. Katakanlah (kepada mereka):
"Matilah kamu karena kemarahanmu itu". Sesungguhnya Allah mengetahui segala isi
hati.
|
|