1st Ayah 1 الأية ١الأوليبِسْم ِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۖ وَهُوَ الْعَزِيزُ
الْحَكِيمُ
Sabbaha lillahi ma fee assamawatiwama fee al-ardi wahuwa alAAazeezu alhakeem
Indonesian
Telah bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan bumi; dan Dialah Yang
Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
|
Ayah 59:2 الأية
هُوَ الَّذِي أَخْرَجَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ مِن دِيَارِهِمْ
لِأَوَّلِ الْحَشْرِ ۚ مَا ظَنَنتُمْ أَن يَخْرُجُوا ۖ وَظَنُّوا أَنَّهُم
مَّانِعَتُهُمْ حُصُونُهُم مِّنَ اللهِ فَأَتَاهُمُ اللهُ مِنْ حَيْثُ لَمْ
يَحْتَسِبُوا ۖ وَقَذَفَ فِي قُلُوبِهِمُ الرُّعْبَ ۚ يُخْرِبُونَ بُيُوتَهُم
بِأَيْدِيهِمْ وَأَيْدِي الْمُؤْمِنِينَ فَاعْتَبِرُوا يَا أُولِي الْأَبْصَارِ
Huwa allathee akhraja allatheenakafaroo min ahli alkitabi min diyarihim
li-awwalialhashri ma thanantum an yakhrujoo wathannooannahum maniAAatuhum
husoonuhum mina Allahifaatahumu Allahu min haythu lam yahtasiboowaqathafa fee
quloobihimu arruAAba yukhriboonabuyootahum bi-aydeehim waaydee almu/mineena
faAAtabiroo yaolee al-absar
Indonesian
Dialah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara ahli kitab dari
kampung-kampung mereka pada saat pengusiran yang pertama. Kamu tidak menyangka,
bahwa mereka akan keluar dan merekapun yakin, bahwa benteng-benteng mereka dapat
mempertahankan mereka dari (siksa) Allah; maka Allah mendatangkan kepada mereka
(hukuman) dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. Dan Allah melemparkan
ketakutan dalam hati mereka; mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan
mereka sendiri dan tangan orang-orang mukmin. Maka ambillah (kejadian itu) untuk
menjadi pelajaran, hai orang-orang yang mempunyai wawasan.
|
Ayah 59:3 الأية
وَلَوْلَا أَن كَتَبَ اللهُ عَلَيْهِمُ الْجَلَاءَ لَعَذَّبَهُمْ فِي الدُّنْيَا
ۖ وَلَهُمْ فِي الْآخِرَةِ عَذَابُ النَّارِ
Walawla an kataba AllahuAAalayhimu aljalaa laAAaththabahum fee addunyawalahum
fee al-akhirati AAathabu annar
Indonesian
Dan jika tidaklah karena Allah telah menetapkan pengusiran terhadap mereka,
benar-benar Allah mengazab mereka di dunia. Dan bagi mereka di akhirat azab
neraka.
|
Ayah 59:4 الأية
ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ شَاقُّوا اللهَ وَرَسُولَهُ ۖ وَمَن يُشَاقِّ اللهَ
فَإِنَّ اللهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
Thalika bi-annahum shaqqoo Allahawarasoolahu waman yushaqqi Allaha fa-inna
Allahashadeedu alAAiqab
Indonesian
Yang demikian itu adalah karena Sesungguhnya mereka menentang Allah dan
Rasul-Nya. Barangsiapa menentang Allah dan Rasul-Nya, Sesungguhnya Allah sangat
keras hukuman-Nya.
|
Ayah 59:5 الأية
مَا قَطَعْتُم مِّن لِّينَةٍ أَوْ تَرَكْتُمُوهَا قَائِمَةً عَلَىٰ أُصُولِهَا
فَبِإِذْنِ اللهِ وَلِيُخْزِيَ الْفَاسِقِينَ
Ma qataAAtum min leenatin awtaraktumooha qa-imatan AAala osoolihafabi-ithni
Allahi waliyukhziya alfasiqeen
Indonesian
Apa saja yang kamu tebang dari pohon kurma (milik orang-orang kafir) atau yang
kamu biarkan (tumbuh) berdiri di atas pokoknya, maka (semua itu) adalah dengan
izin Allah; dan karena Dia hendak memberikan kehinaan kepada orang-orang fasik.
|
Ayah 59:6 الأية
وَمَا أَفَاءَ اللهُ عَلَىٰ رَسُولِهِ مِنْهُمْ فَمَا أَوْجَفْتُمْ عَلَيْهِ مِنْ
خَيْلٍ وَلَا رِكَابٍ وَلَٰكِنَّ اللهَ يُسَلِّطُ رُسُلَهُ عَلَىٰ مَن يَشَاءُ ۚ
وَاللهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Wama afaa Allahu AAalarasoolihi minhum fama awjaftum AAalayhi min khaylin
walarikabin walakinna Allaha yusalliturusulahu AAala man yashao wallahuAAala
kulli shay-in qadeer
Indonesian
Dan apa saja harta rampasan (fai-i) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya (dari
harta benda) mereka, maka untuk mendapatkan itu kamu tidak mengerahkan seekor
kudapun dan (tidak pula) seekor untapun, tetapi Allah yang memberikan kekuasaan
kepada Rasul-Nya terhadap apa saja yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa
atas segala sesuatu.
|
Ayah 59:7 الأية
مَّا أَفَاءَ اللهُ عَلَىٰ رَسُولِهِ مِنْ أَهْلِ الْقُرَىٰ فَلِلَّهِ
وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ
السَّبِيلِ كَيْ لَا يَكُونَ دُولَةً بَيْنَ الْأَغْنِيَاءِ مِنكُمْ ۚ وَمَا
آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانتَهُوا ۚ وَاتَّقُوا
اللهَ ۖ إِنَّ اللهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
Ma afaa Allahu AAalarasoolihi min ahli alqura falillahi walirrasooliwalithee
alqurba walyatama walmasakeeniwabni assabeeli kay la yakoona doolatanbayna
al-aghniya-i minkum wama atakumuarrasoolu fakhuthoohu wama nahakumAAanhu
fantahoo wattaqoo Allaha inna Allahashadeedu alAAiqab
Indonesian
Apa saja harta rampasan (fai-i) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya (dari
harta benda) yang berasal dari penduduk kota-kota maka adalah untuk Allah, untuk
Rasul, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang
dalam perjalanan, supaya harta itu jangan beredar di antara orang-orang kaya
saja di antara kamu. Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa
yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah.
Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya.
|
Ayah 59:8 الأية
لِلْفُقَرَاءِ الْمُهَاجِرِينَ الَّذِينَ أُخْرِجُوا مِن دِيَارِهِمْ
وَأَمْوَالِهِمْ يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِّنَ اللهِ وَرِضْوَانًا وَيَنصُرُونَ
اللهَ وَرَسُولَهُ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الصَّادِقُونَ
Lilfuqara-i almuhajireena allatheenaokhrijoo min diyarihim waamwalihim
yabtaghoona fadlanmina Allahi waridwanan wayansuroonaAllaha warasoolahu ola-ika
humu assadiqoon
Indonesian
(Juga) bagi orang fakir yang berhijrah yang diusir dari kampung halaman dan dari
harta benda mereka (karena) mencari karunia dari Allah dan keridhaan-Nya dan
mereka menolong Allah dan Rasul-Nya. Mereka itulah orang-orang yang benar.
|
Ayah 59:9 الأية
وَالَّذِينَ تَبَوَّءُوا الدَّارَ وَالْإِيمَانَ مِن قَبْلِهِمْ يُحِبُّونَ مَنْ
هَاجَرَ إِلَيْهِمْ وَلَا يَجِدُونَ فِي صُدُورِهِمْ حَاجَةً مِّمَّا أُوتُوا
وَيُؤْثِرُونَ عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌ ۚ وَمَن يُوقَ
شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
Wallatheena tabawwaoo addarawal-eemana min qablihim yuhibboona man hajarailayhim
wala yajidoona fee sudoorihim hajatanmimma ootoo wayu/thiroona AAala anfusihim
walaw kanabihim khasasatun waman yooqa shuhha nafsihi faola-ikahumu almuflihoon
Indonesian
Dan orang-orang yang telah menempati kota Madinah dan telah beriman (Anshor)
sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka (Anshor) 'mencintai' orang yang
berhijrah kepada mereka (Muhajirin). Dan mereka (Anshor) tiada menaruh keinginan
dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (Muhajirin); dan
mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri, sekalipun
mereka dalam kesusahan. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka
itulah orang orang yang beruntung
|
Ayah 59:10 الأية
وَالَّذِينَ جَاءُوا مِن بَعْدِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا
وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي
قُلُوبِنَا غِلًّا لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ
Wallatheena jaoo minbaAAdihim yaqooloona rabbana ighfir lana
wali-ikhwaninaallatheena sabaqoona bil-eemani walatajAAal fee quloobina ghillan
lillatheena amanoorabbana innaka raoofun raheem
Indonesian
Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshor), mereka
berdoa: "Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah
beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam
hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, Sesungguhnya Engkau
Maha Penyantun lagi Maha Penyayang".
|
Ayah 59:11 الأية
أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ نَافَقُوا يَقُولُونَ لِإِخْوَانِهِمُ الَّذِينَ
كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَئِنْ أُخْرِجْتُمْ لَنَخْرُجَنَّ مَعَكُمْ وَلَا
نُطِيعُ فِيكُمْ أَحَدًا أَبَدًا وَإِن قُوتِلْتُمْ لَنَنصُرَنَّكُمْ وَاللهُ
يَشْهَدُ إِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَ
Alam tara ila allatheena nafaqooyaqooloona li-ikhwanihimu allatheena kafaroo
minahli alkitabi la-in okhrijtum lanakhrujanna maAAakum walanuteeAAu feekum
ahadan abadan wa-in qootiltum lanansurannakumwallahu yashhadu innahum
lakathiboon
Indonesian
Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang munafik yang berkata kepada
saudara-saudara mereka yang kafir di antara ahli kitab: "Sesungguhnya jika kamu
diusir niscaya kamipun akan keluar bersamamu; dan kami selama-lamanya tidak akan
patuh kepada siapapun untuk (menyusahkan) kamu, dan jika kamu diperangi pasti
kami akan membantu kamu". Dan Allah menyaksikan bahwa Sesungguhnya mereka
benar-benar pendusta.
|
Ayah 59:12 الأية
لَئِنْ أُخْرِجُوا لَا يَخْرُجُونَ مَعَهُمْ وَلَئِن قُوتِلُوا لَا يَنصُرُونَهُمْ
وَلَئِن نَّصَرُوهُمْ لَيُوَلُّنَّ الْأَدْبَارَ ثُمَّ لَا يُنصَرُونَ
La-in okhrijoo la yakhrujoonamaAAahum wala-in qootiloo la yansuroonahum
wala-innasaroohum layuwallunna al-adbara thumma layunsaroon
Indonesian
Sesungguhnya jika mereka diusir, orang-orang munafik itu tidak akan keluar
bersama mereka, dan sesungguhnya jika mereka diperangi, niscaya mereka tidak
akan menolongnya; sesungguhnya jika mereka menolongnya, niscaya mereka akan
berpaling lari ke belakang; kemudian mereka tidak akan mendapat pertolongan.
|
Ayah 59:13 الأية
لَأَنتُمْ أَشَدُّ رَهْبَةً فِي صُدُورِهِم مِّنَ اللهِ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ
قَوْمٌ لَّا يَفْقَهُونَ
Laantum ashaddu rahbatan fee sudoorihimmina Allahi thalika bi-annahum qawmun
layafqahoon
Indonesian
Sesungguhnya kamu dalam hati mereka lebih ditakuti daripada Allah. Yang demikian
itu karena mereka adalah kaum yang tidak mengerti.
|
Ayah 59:14 الأية
لَا يُقَاتِلُونَكُمْ جَمِيعًا إِلَّا فِي قُرًى مُّحَصَّنَةٍ أَوْ مِن وَرَاءِ
جُدُرٍ ۚ بَأْسُهُم بَيْنَهُمْ شَدِيدٌ ۚ تَحْسَبُهُمْ جَمِيعًا وَقُلُوبُهُمْ
شَتَّىٰ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَّا يَعْقِلُونَ
La yuqatiloonakum jameeAAanilla fee quran muhassanatin aw min wara-ijudurin
ba/suhum baynahum shadeedun tahsabuhum jameeAAanwaquloobuhum shatta thalika
bi-annahum qawmun layaAAqiloon
Indonesian
Mereka tidak akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu, kecuali dalam
kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok. Permusuhan antara sesama
mereka adalah sangat hebat. Kamu kira mereka itu bersatu, sedang hati mereka
berpecah belah. Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang
tidak mengerti.
|
Ayah 59:15 الأية
كَمَثَلِ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ قَرِيبًا ۖ ذَاقُوا وَبَالَ أَمْرِهِمْ وَلَهُمْ
عَذَابٌ أَلِيمٌ
Kamathali allatheena min qablihimqareeban thaqoo wabala amrihim walahum
AAathabunaleem
Indonesian
(Mereka adalah) seperti orang-orang Yahudi yang belum lama sebelum mereka telah
merasai akibat buruk dari perbuatan mereka, dan bagi mereka azab yang pedih.
|
Ayah 59:16 الأية
كَمَثَلِ الشَّيْطَانِ إِذْ قَالَ لِلْإِنسَانِ اكْفُرْ فَلَمَّا كَفَرَ قَالَ
إِنِّي بَرِيءٌ مِّنكَ إِنِّي أَخَافُ اللهَ رَبَّ الْعَالَمِينَ
Kamathali ashshaytani ithqala lil-insani okfur falamma kafara qalainnee baree-on
minka innee akhafu Allaha rabba alAAalameen
Indonesian
(Bujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti (bujukan) shaitan ketika dia
berkata kepada manusia: "Kafirlah kamu", maka tatkala manusia itu telah kafir,
maka ia berkata: "Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu, karena sesungguhnya
aku takut kepada Allah, Rabb semesta Alam".
|
Ayah 59:17 الأية
فَكَانَ عَاقِبَتَهُمَا أَنَّهُمَا فِي النَّارِ خَالِدَيْنِ فِيهَا ۚ وَذَٰلِكَ
جَزَاءُ الظَّالِمِينَ
Fakana AAaqibatahumaannahuma fee annari khalidayni feehawathalika jazao
aththalimeen
Indonesian
Maka adalah kesudahan keduanya, bahwa sesungguhnya keduanya (masuk) ke dalam
neraka, mereka kekal di dalamnya. Demikianlah balasan orang-orang yang zalim.
|
Ayah 59:18 الأية
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا
قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللهَ ۚ إِنَّ اللهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Ya ayyuha allatheena amanooittaqoo Allaha waltanthur nafsun maqaddamat lighadin
wattaqoo Allaha inna Allahakhabeerun bima taAAmaloon
Indonesian
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri
memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan
bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu
kerjakan.
|
Ayah 59:19 الأية
وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ نَسُوا اللهَ فَأَنسَاهُمْ أَنفُسَهُمْ ۚ أُولَٰئِكَ
هُمُ الْفَاسِقُونَ
Wala takoonoo kallatheenanasoo Allaha faansahum anfusahum ola-ikahumu alfasiqoon
Indonesian
Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah
menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang
fasik.
|
Ayah 59:20 الأية
لَا يَسْتَوِي أَصْحَابُ النَّارِ وَأَصْحَابُ الْجَنَّةِ ۚ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ
هُمُ الْفَائِزُونَ
La yastawee as-habu annariwaas-habu aljannati as-habu aljannatihumu alfa-izoon
Indonesian
Tidaklah sama penghuni-penghuni neraka dengan penghuni-penghuni jannah;
penghuni-penghuni jannah itulah orang-orang yang beruntung.
|
Ayah 59:21 الأية
لَوْ أَنزَلْنَا هَٰذَا الْقُرْآنَ عَلَىٰ جَبَلٍ لَّرَأَيْتَهُ خَاشِعًا
مُّتَصَدِّعًا مِّنْ خَشْيَةِ اللهِ ۚ وَتِلْكَ الْأَمْثَالُ نَضْرِبُهَا
لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ
Law anzalna hatha alqur-anaAAala jabalin laraaytahu khashiAAan mutasaddiAAanmin
khashyati Allahi watilka al-amthalu nadribuhalinnasi laAAallahum yatafakkaroon
Indonesian
Kalau sekiranya Kami turunkan Al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan
melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah. Dan
perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.
|
Ayah 59:22 الأية
هُوَ اللهُ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ
ۖ هُوَ الرَّحْمَٰنُ الرَّحِيمُ
Huwa Allahu allathee lailaha illa huwa AAalimu alghaybi washshahadatihuwa
arrahmanu arraheem
Indonesian
Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Mengetahui yang ghaib dan yang
nyata, Dialah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
|
Ayah 59:23 الأية
هُوَ اللهُ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلَامُ
الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ ۚ سُبْحَانَ
اللهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ
Huwa Allahu allathee lailaha illa huwa almaliku alquddoosu assalamualmu/minu
almuhayminu alAAazeezu aljabbaru almutakabbirusubhana Allahi AAamma yushrikoon
Indonesian
Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha
Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa,
Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang
mereka persekutukan.
|
Ayah 59:24 الأية
هُوَ اللهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ ۖ لَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ
ۚ يُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ وَهُوَ الْعَزِيزُ
الْحَكِيمُ
Huwa Allahu alkhaliqu albari-oalmusawwiru lahu al-asmao alhusnayusabbihu lahu ma
fee assamawatiwal-ardi wahuwa alAAazeezu alhakeem
Indonesian
Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang
Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepada-Nya apa yang di langit dan bumi. Dan
Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
|
©
EsinIslam.Com Designed & produced by The Awqaf London. Please pray for us
|