1st Ayah 1 الأية ١الأوليبِسْم ِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
وَالنَّازِعَاتِ غَرْقًا
WannaziAAati gharqa
Indonesian
Demi (malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras,
|
Ayah 79:2 الأية
وَالنَّاشِطَاتِ نَشْطًا
Wannashitati nashta
Indonesian
dan (malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah-lembut,
|
Ayah 79:3 الأية
وَالسَّابِحَاتِ سَبْحًا
Wassabihati sabha
Indonesian
dan (malaikat-malaikat) yang turun dari langit dengan cepat,
|
Ayah 79:4 الأية
فَالسَّابِقَاتِ سَبْقًا
Fassabiqati sabqa
Indonesian
dan (malaikat-malaikat) yang mendahului dengan kencang,
|
Ayah 79:5 الأية
فَالْمُدَبِّرَاتِ أَمْرًا
Falmudabbirati amra
Indonesian
dan (malaikat-malaikat) yang mengatur urusan (dunia).
|
Ayah 79:6 الأية
يَوْمَ تَرْجُفُ الرَّاجِفَةُ
Yawma tarjufu arrajifa
Indonesian
(Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama
menggoncang alam,
|
Ayah 79:7 الأية
تَتْبَعُهَا الرَّادِفَةُ
TatbaAAuha arradifa
Indonesian
tiupan pertama itu diiringi oleh tiupan kedua.
|
Ayah 79:8 الأية
قُلُوبٌ يَوْمَئِذٍ وَاجِفَةٌ
Quloobun yawma-ithin wajifa
Indonesian
Hati manusia pada waktu itu sangat takut,
|
Ayah 79:9 الأية
أَبْصَارُهَا خَاشِعَةٌ
Absaruha khashiAAa
Indonesian
Pandangannya tunduk.
|
Ayah 79:10 الأية
يَقُولُونَ أَإِنَّا لَمَرْدُودُونَ فِي الْحَافِرَةِ
Yaqooloona a-inna lamardoodoona feealhafira
Indonesian
(Orang-orang kafir) berkata: "Apakah sesungguhnya kami benar-benar dikembalikan
kepada kehidupan semula?
|
Ayah 79:11 الأية
أَإِذَا كُنَّا عِظَامًا نَّخِرَةً
A-itha kunna AAithamannakhira
Indonesian
Apakah (akan dibangkitkan juga) apabila kami telah menjadi tulang belulang yang
hancur lumat?"
|
Ayah 79:12 الأية
قَالُوا تِلْكَ إِذًا كَرَّةٌ خَاسِرَةٌ
Qaloo tilka ithan karratun khasira
Indonesian
Mereka berkata: "Kalau demikian, itu adalah suatu pengembalian yang merugikan".
|
Ayah 79:13 الأية
فَإِنَّمَا هِيَ زَجْرَةٌ وَاحِدَةٌ
Fa-innama hiya zajratun wahida
Indonesian
Sesungguhnya pengembalian itu hanyalah satu kali tiupan saja,
|
Ayah 79:14 الأية
فَإِذَا هُم بِالسَّاهِرَةِ
Fa-itha hum bissahira
Indonesian
maka dengan serta merta mereka hidup kembali di permukaan bumi.
|
Ayah 79:15 الأية
هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ مُوسَىٰ
Hal ataka hadeethu moosa
Indonesian
Sudah sampaikah kepadamu (ya Muhammad) kisah Musa.
|
Ayah 79:16 الأية
إِذْ نَادَاهُ رَبُّهُ بِالْوَادِ الْمُقَدَّسِ طُوًى
Ith nadahu rabbuhu bilwadialmuqaddasi tuwa
Indonesian
Tatkala Tuhannya memanggilnya di lembah suci ialah Lembah Thuwa;
|
Ayah 79:17 الأية
اذْهَبْ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ إِنَّهُ طَغَىٰ
Ithhab ila firAAawna innahu tagha
Indonesian
"Pergilah kamu kepada Fir'aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas,
|
Ayah 79:18 الأية
فَقُلْ هَل لَّكَ إِلَىٰ أَن تَزَكَّىٰ
Faqul hal laka ila an tazakka
Indonesian
dan katakanlah (kepada Fir'aun): "Adakah keinginan bagimu untuk membersihkan
diri (dari kesesatan)".
|
Ayah 79:19 الأية
وَأَهْدِيَكَ إِلَىٰ رَبِّكَ فَتَخْشَىٰ
Waahdiyaka ila rabbika fatakhsha
Indonesian
Dan kamu akan kupimpin ke jalan Tuhanmu agar supaya kamu takut kepada-Nya?"
|
Ayah 79:20 الأية
فَأَرَاهُ الْآيَةَ الْكُبْرَىٰ
Faarahu al-ayata alkubra
Indonesian
Lalu Musa memperlihatkan kepadanya mukjizat yang besar.
|
Ayah 79:21 الأية
فَكَذَّبَ وَعَصَىٰ
Fakaththaba waAAasa
Indonesian
Tetapi Fir'aun mendustakan dan mendurhakai.
|
Ayah 79:22 الأية
ثُمَّ أَدْبَرَ يَسْعَىٰ
Thumma adbara yasAAa
Indonesian
Kemudian dia berpaling seraya berusaha menantang (Musa).
|
Ayah 79:23 الأية
فَحَشَرَ فَنَادَىٰ
Fahashara fanada
Indonesian
Maka dia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu berseru memanggil kaumnya.
|
Ayah 79:24 الأية
فَقَالَ أَنَا رَبُّكُمُ الْأَعْلَىٰ
Faqala ana rabbukumu al-aAAla
Indonesian
(Seraya) berkata: "Akulah tuhanmu yang paling tinggi".
|
Ayah 79:25 الأية
فَأَخَذَهُ اللهُ نَكَالَ الْآخِرَةِ وَالْأُولَىٰ
Faakhathahu Allahu nakalaal-akhirati wal-oola
Indonesian
Maka Allah mengazabnya dengan azab di akhirat dan azab di dunia.
|
Ayah 79:26 الأية
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَعِبْرَةً لِّمَن يَخْشَىٰ
Inna fee thalika laAAibratan limanyakhsha
Indonesian
Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut
(kepada Tuhannya).
|
Ayah 79:27 الأية
أَأَنتُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَمِ السَّمَاءُ ۚ بَنَاهَا
Aantum ashaddu khalqan ami assamaobanaha
Indonesian
Apakah kamu lebih sulit penciptaanya ataukah langit? Allah telah membinanya,
|
Ayah 79:28 الأية
رَفَعَ سَمْكَهَا فَسَوَّاهَا
RafaAAa samkaha fasawwaha
Indonesian
Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya,
|
Ayah 79:29 الأية
وَأَغْطَشَ لَيْلَهَا وَأَخْرَجَ ضُحَاهَا
Waaghtasha laylaha waakhraja duhaha
Indonesian
dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang
benderang.
|
Ayah 79:30 الأية
وَالْأَرْضَ بَعْدَ ذَٰلِكَ دَحَاهَا
Wal-arda baAAda thalikadahaha
Indonesian
Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya.
|
Ayah 79:31 الأية
أَخْرَجَ مِنْهَا مَاءَهَا وَمَرْعَاهَا
Akhraja minha maahawamarAAaha
Indonesian
Ia memancarkan daripadanya mata airnya, dan (menumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya.
|
Ayah 79:32 الأية
وَالْجِبَالَ أَرْسَاهَا
Waljibala arsaha
Indonesian
Dan gunung-gunung dipancangkan-Nya dengan teguh,
|
Ayah 79:33 الأية
مَتَاعًا لَّكُمْ وَلِأَنْعَامِكُمْ
MataAAan lakum wali-anAAamikum
Indonesian
(semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu.
|
Ayah 79:34 الأية
فَإِذَا جَاءَتِ الطَّامَّةُ الْكُبْرَىٰ
Fa-itha jaati attammatualkubra
Indonesian
Maka apabila malapetaka yang sangat besar (hari kiamat) telah datang.
|
Ayah 79:35 الأية
يَوْمَ يَتَذَكَّرُ الْإِنسَانُ مَا سَعَىٰ
Yawma yatathakkaru al-insanu masaAAa
Indonesian
Pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya,
|
Ayah 79:36 الأية
وَبُرِّزَتِ الْجَحِيمُ لِمَن يَرَىٰ
Waburrizati aljaheemu liman yara
Indonesian
dan diperlihatkan neraka dengan jelas kepada setiap orang yang melihat.
|
Ayah 79:37 الأية
فَأَمَّا مَن طَغَىٰ
Faamma man tagha
Indonesian
Adapun orang yang melampaui batas,
|
Ayah 79:38 الأية
وَآثَرَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا
Waathara alhayata addunya
Indonesian
dan lebih mengutamakan kehidupan dunia,
|
Ayah 79:39 الأية
فَإِنَّ الْجَحِيمَ هِيَ الْمَأْوَىٰ
Fa-inna aljaheema hiya alma/wa
Indonesian
maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya).
|
Ayah 79:40 الأية
وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَىٰ
Waama man khafa maqamarabbihi wanaha annafsa AAani alhawa
Indonesian
Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri
dari keinginan hawa nafsunya,
|
Ayah 79:41 الأية
فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَىٰ
Fa-inna aljannata hiya alma/wa
Indonesian
maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya).
|
Ayah 79:42 الأية
يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا
Yas-aloonaka AAani assaAAatiayyana mursaha
Indonesian
(Orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari kebangkitan,
kapankah terjadinya?
|
Ayah 79:43 الأية
فِيمَ أَنتَ مِن ذِكْرَاهَا
Feema anta min thikraha
Indonesian
Siapakah kamu (maka) dapat menyebutkan (waktunya)?
|
Ayah 79:44 الأية
إِلَىٰ رَبِّكَ مُنتَهَاهَا
Ila rabbika muntahaha
Indonesian
Kepada Tuhanmulah dikembalikan kesudahannya (ketentuan waktunya).
|
Ayah 79:45 الأية
إِنَّمَا أَنتَ مُنذِرُ مَن يَخْشَاهَا
Innama anta munthiru manyakhshaha
Indonesian
Kamu hanyalah pemberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya (hari
berbangkit)
|
Ayah 79:46 الأية
كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُوا إِلَّا عَشِيَّةً أَوْ ضُحَاهَا
Kaannahum yawma yarawnaha lamyalbathoo illa AAashiyyatan aw duhaha
Indonesian
Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak
tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari.
|
©
EsinIslam.Com Designed & produced by The Awqaf London. Please pray for us
|