1st Ayah 1 الأية ١الأوليبِسْم ِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
المص
Alif-lam-meem-sad
Indonesian
Alif laam mim shaad.
|
Ayah 7:2 الأية
كِتَابٌ أُنزِلَ إِلَيْكَ فَلَا يَكُن فِي صَدْرِكَ حَرَجٌ مِّنْهُ لِتُنذِرَ بِهِ
وَذِكْرَىٰ لِلْمُؤْمِنِينَ
Kitabun onzila ilayka falayakun fee sadrika harajun minhu litunthirabihi
wathikra lilmu/mineen
Indonesian
Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu, maka janganlah ada kesempitan
di dalam dadamu karenanya, supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu
(kepada orang kafir), dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman.
|
Ayah 7:3 الأية
اتَّبِعُوا مَا أُنزِلَ إِلَيْكُم مِّن رَّبِّكُمْ وَلَا تَتَّبِعُوا مِن دُونِهِ
أَوْلِيَاءَ ۗ قَلِيلًا مَّا تَذَكَّرُونَ
IttabiAAoo ma onzila ilaykum minrabbikum wala tattabiAAoo min doonihi
awliyaaqaleelan ma tathakkaroon
Indonesian
Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti
pemimpin-pemimpin selain-Nya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran
(daripadanya).
|
Ayah 7:4 الأية
وَكَم مِّن قَرْيَةٍ أَهْلَكْنَاهَا فَجَاءَهَا بَأْسُنَا بَيَاتًا أَوْ هُمْ
قَائِلُونَ
Wakam min qaryatin ahlaknahafajaaha ba/suna bayatan aw hum qa-iloon
Indonesian
Betapa banyaknya negeri yang telah Kami binasakan, maka datanglah siksaan Kami
(menimpa penduduk)nya di waktu mereka berada di malam hari, atau di waktu mereka
beristirahat di tengah hari.
|
Ayah 7:5 الأية
فَمَا كَانَ دَعْوَاهُمْ إِذْ جَاءَهُم بَأْسُنَا إِلَّا أَن قَالُوا إِنَّا كُنَّا
ظَالِمِينَ
Fama kana daAAwahum ithjaahum ba/suna illa an qaloo innakunna thalimeen
Indonesian
Maka tidak adalah keluhan mereka di waktu datang kepada mereka siksaan Kami,
kecuali mengatakan: "Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim".
|
Ayah 7:6 الأية
فَلَنَسْأَلَنَّ الَّذِينَ أُرْسِلَ إِلَيْهِمْ وَلَنَسْأَلَنَّ الْمُرْسَلِينَ
Falanas-alanna allatheena orsilailayhim walanas-alanna almursaleen
Indonesian
Maka sesungguhnya Kami akan menanyai umat-umat yang telah diutus rasul-rasul
kepada mereka dan sesungguhnya Kami akan menanyai (pula) rasul-rasul (Kami),
|
Ayah 7:7 الأية
فَلَنَقُصَّنَّ عَلَيْهِم بِعِلْمٍ ۖ وَمَا كُنَّا غَائِبِينَ
Falanaqussanna AAalayhim biAAilmin wamakunna gha-ibeen
Indonesian
maka sesungguhnya akan Kami kabarkan kepada mereka (apa-apa yang telah mereka
perbuat), sedang (Kami) mengetahui (keadaan mereka), dan Kami sekali-kali tidak
jauh (dari mereka).
|
Ayah 7:8 الأية
وَالْوَزْنُ يَوْمَئِذٍ الْحَقُّ ۚ فَمَن ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ
الْمُفْلِحُونَ
Walwaznu yawma-ithini alhaqqufaman thaqulat mawazeenuhu faola-ika humu
almuflihoon
Indonesian
Timbangan pada hari itu ialah kebenaran (keadilan), maka barangsiapa berat
timbangan kebaikannya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.
|
Ayah 7:9 الأية
وَمَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ فَأُولَٰئِكَ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنفُسَهُم بِمَا
كَانُوا بِآيَاتِنَا يَظْلِمُونَ
Waman khaffat mawazeenuhu faola-ikaallatheena khasiroo anfusahum bima kanoo
bi-ayatinayathlimoon
Indonesian
Dan siapa yang ringan timbangan kebaikannya, maka itulah orang-orang yang
merugikan dirinya sendiri, disebabkan mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami.
|
Ayah 7:10 الأية
وَلَقَدْ مَكَّنَّاكُمْ فِي الْأَرْضِ وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيهَا مَعَايِشَ ۗ
قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ
Walaqad makkannakum fee al-ardiwajaAAalna lakum feeha maAAayisha qaleelan
matashkuroon
Indonesian
Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan
bagimu di muka bumi (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur.
|
Ayah 7:11 الأية
وَلَقَدْ خَلَقْنَاكُمْ ثُمَّ صَوَّرْنَاكُمْ ثُمَّ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ
اسْجُدُوا لِآدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ لَمْ يَكُن مِّنَ السَّاجِدِينَ
Walaqad khalaqnakum thumma sawwarnakumthumma qulna lilmala-ikati osjudoo
li-adamafasajadoo illa ibleesa lam yakun mina assajideen
Indonesian
Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu,
kemudian Kami katakan kepada para malaikat: "Bersujudlah kamu kepada Adam", maka
merekapun bersujud kecuali iblis. Dia tidak termasuk mereka yang bersujud.
|
Ayah 7:12 الأية
قَالَ مَا مَنَعَكَ أَلَّا تَسْجُدَ إِذْ أَمَرْتُكَ ۖ قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِّنْهُ
خَلَقْتَنِي مِن نَّارٍ وَخَلَقْتَهُ مِن طِينٍ
Qala ma manaAAaka allatasjuda ith amartuka qala ana khayrun minhukhalaqtanee min
narin wakhalaqtahu min teen
Indonesian
Allah berfirman: "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di
waktu Aku menyuruhmu?" Menjawab iblis "Saya lebih baik daripadanya: Engkau
ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah".
|
Ayah 7:13 الأية
قَالَ فَاهْبِطْ مِنْهَا فَمَا يَكُونُ لَكَ أَن تَتَكَبَّرَ فِيهَا فَاخْرُجْ
إِنَّكَ مِنَ الصَّاغِرِينَ
Qala fahbit minhafama yakoonu laka an tatakabbara feeha fakhrujinnaka mina
assaghireen
Indonesian
Allah berfirman: "Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu sepatutnya
menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk
orang-orang yang hina".
|
Ayah 7:14 الأية
قَالَ أَنظِرْنِي إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ
Qala anthirnee ilayawmi yubAAathoon
Indonesian
Iblis menjawab: "Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan".
|
Ayah 7:15 الأية
قَالَ إِنَّكَ مِنَ الْمُنظَرِينَ
Qala innaka mina almunthareen
Indonesian
Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh".
|
Ayah 7:16 الأية
قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ
Qala fabima aghwaytaneelaaqAAudanna lahum sirataka almustaqeem
Indonesian
Iblis menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar
akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus,
|
Ayah 7:17 الأية
ثُمَّ لَآتِيَنَّهُم مِّن بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ
أَيْمَانِهِمْ وَعَن شَمَائِلِهِمْ ۖ وَلَا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ
Thumma laatiyannahum min bayniaydeehim wamin khalfihim waAAan aymanihim waAAan
shama-ilihimwala tajidu aktharahum shakireen
Indonesian
kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari
kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka
bersyukur (taat).
|
Ayah 7:18 الأية
قَالَ اخْرُجْ مِنْهَا مَذْءُومًا مَّدْحُورًا ۖ لَّمَن تَبِعَكَ مِنْهُمْ
لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنكُمْ أَجْمَعِينَ
Qala okhruj minha mathoomanmadhooran laman tabiAAaka minhum laamlaanna
jahannamaminkum ajmaAAeen
Indonesian
Allah berfirman: "Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi
terusir. Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar
Aku akan mengisi neraka Jahannam dengan kamu semuanya".
|
Ayah 7:19 الأية
وَيَا آدَمُ اسْكُنْ أَنتَ وَزَوْجُكَ الْجَنَّةَ فَكُلَا مِنْ حَيْثُ شِئْتُمَا
وَلَا تَقْرَبَا هَٰذِهِ الشَّجَرَةَ فَتَكُونَا مِنَ الظَّالِمِينَ
Waya adamu oskun antawazawjuka aljannata fakula min haythu shi/tumawala taqraba
hathihi ashshajaratafatakoona mina aththalimeen
Indonesian
(Dan Allah berfirman): "Hai Adam bertempat tinggallah kamu dan isterimu di surga
serta makanlah olehmu berdua (buah-buahan) di mana saja yang kamu sukai, dan
janganlah kamu berdua mendekati pohon ini, lalu menjadilah kamu berdua termasuk
orang-orang yang zalim".
|
Ayah 7:20 الأية
فَوَسْوَسَ لَهُمَا الشَّيْطَانُ لِيُبْدِيَ لَهُمَا مَا وُورِيَ عَنْهُمَا مِن
سَوْآتِهِمَا وَقَالَ مَا نَهَاكُمَا رَبُّكُمَا عَنْ هَٰذِهِ الشَّجَرَةِ إِلَّا
أَن تَكُونَا مَلَكَيْنِ أَوْ تَكُونَا مِنَ الْخَالِدِينَ
Fawaswasa lahuma ashshaytanuliyubdiya lahuma ma wooriya AAanhuma minsaw-atihima
waqala ma nahakumarabbukuma AAan hathihi ashshajarati illaan takoona malakayni
aw takoona mina alkhalideen
Indonesian
Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada
keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata:
"Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu
berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam
surga)".
|
Ayah 7:21 الأية
وَقَاسَمَهُمَا إِنِّي لَكُمَا لَمِنَ النَّاصِحِينَ
Waqasamahuma innee lakumalamina annasiheen
Indonesian
Dan dia (syaitan) bersumpah kepada keduanya. "Sesungguhnya saya adalah termasuk
orang yang memberi nasehat kepada kamu berdua",
|
Ayah 7:22 الأية
فَدَلَّاهُمَا بِغُرُورٍ ۚ فَلَمَّا ذَاقَا الشَّجَرَةَ بَدَتْ لَهُمَا
سَوْآتُهُمَا وَطَفِقَا يَخْصِفَانِ عَلَيْهِمَا مِن وَرَقِ الْجَنَّةِ ۖ
وَنَادَاهُمَا رَبُّهُمَا أَلَمْ أَنْهَكُمَا عَن تِلْكُمَا الشَّجَرَةِ وَأَقُل
لَّكُمَا إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمَا عَدُوٌّ مُّبِينٌ
Fadallahuma bighuroorin falammathaqa ashshajarata badat lahuma
saw-atuhumawatafiqa yakhsifani AAalayhimamin waraqi aljannati wanadahuma
rabbuhumaalam anhakuma AAan tilkuma ashshajaratiwaaqul lakuma inna ashshaytana
lakumaAAaduwwun mubeen
Indonesian
maka syaitan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya.
Tatkala keduanya telah merasai buah kayu itu, nampaklah bagi keduanya
aurat-auratnya, dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun surga.
Kemudian Tuhan mereka menyeru mereka: "Bukankah Aku telah melarang kamu berdua
dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu: "Sesungguhnya syaitan itu adalah
musuh yang nyata bagi kamu berdua?"
|
Ayah 7:23 الأية
قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا
لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Qala rabbana thalamnaanfusana wa-in lam taghfir lana watarhamnalanakoonanna mina
alkhasireen
Indonesian
Keduanya berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan
jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya
pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.
|
Ayah 7:24 الأية
قَالَ اهْبِطُوا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ ۖ وَلَكُمْ فِي الْأَرْضِ مُسْتَقَرٌّ
وَمَتَاعٌ إِلَىٰ حِينٍ
Qala ihbitoo baAAdukumlibaAAdin AAaduwwun walakum fee al-ardi
mustaqarrunwamataAAun ila heen
Indonesian
Allah berfirman: "Turunlah kamu sekalian, sebahagian kamu menjadi musuh bagi
sebahagian yang lain. Dan kamu mempunyai tempat kediaman dan kesenangan (tempat
mencari kehidupan) di muka bumi sampai waktu yang telah ditentukan".
|
Ayah 7:25 الأية
قَالَ فِيهَا تَحْيَوْنَ وَفِيهَا تَمُوتُونَ وَمِنْهَا تُخْرَجُونَ
Qala feeha tahyawnawafeeha tamootoona waminha tukhrajoon
Indonesian
Allah berfirman: "Di bumi itu kamu hidup dan di bumi itu kamu mati, dan dari
bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan.
|
Ayah 7:26 الأية
يَا بَنِي آدَمَ قَدْ أَنزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآتِكُمْ
وَرِيشًا ۖ وَلِبَاسُ التَّقْوَىٰ ذَٰلِكَ خَيْرٌ ۚ ذَٰلِكَ مِنْ آيَاتِ اللهِ
لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ
Ya banee adama qad anzalnaAAalaykum libasan yuwaree saw-atikumwareeshan walibasu
attaqwa thalikakhayrun thalika min ayati AllahilaAAallahum yaththakkaroon
Indonesian
Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup
auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling
baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah,
mudah-mudahan mereka selalu ingat.
|
Ayah 7:27 الأية
يَا بَنِي آدَمَ لَا يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكُم
مِّنَ الْجَنَّةِ يَنزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْآتِهِمَا ۗ
إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْ ۗ إِنَّا
جَعَلْنَا الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاءَ لِلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ
Ya banee adama layaftinannakumu ashshaytanu kama akhrajaabawaykum mina aljannati
yanziAAu AAanhuma libasahumaliyuriyahuma saw-atihima innahu yarakumhuwa
waqabeeluhu min haythu la tarawnahum innajaAAalna ashshayateena awliyaa
lillatheenala yu/minoon
Indonesian
Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana
ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya
pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan
pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat
mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim
bagi orang-orang yang tidak beriman.
|
Ayah 7:28 الأية
وَإِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً قَالُوا وَجَدْنَا عَلَيْهَا آبَاءَنَا وَاللهُ
أَمَرَنَا بِهَا ۗ قُلْ إِنَّ اللهَ لَا يَأْمُرُ بِالْفَحْشَاءِ ۖ أَتَقُولُونَ
عَلَى اللهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ
Wa-itha faAAaloo fahishatan qaloowajadna AAalayha abaana wallahuamarana biha qul
inna Allaha laya/muru bilfahsha-i ataqooloona AAalaAllahi ma la taAAlamoon
Indonesian
Dan apabila mereka melakukan perbuatan keji, mereka berkata: "Kami mendapati
nenek moyang kami mengerjakan yang demikian itu, dan Allah menyuruh kami
mengerjakannya". Katakanlah: "Sesungguhnya Allah tidak menyuruh (mengerjakan)
perbuatan yang keji". Mengapa kamu mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak
kamu ketahui?
|
Ayah 7:29 الأية
قُلْ أَمَرَ رَبِّي بِالْقِسْطِ ۖ وَأَقِيمُوا وُجُوهَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ
وَادْعُوهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ ۚ كَمَا بَدَأَكُمْ تَعُودُونَ
Qul amara rabbee bilqistiwaaqeemoo wujoohakum AAinda kulli masjidin
wadAAoohumukhliseena lahu addeena kama badaakumtaAAoodoon
Indonesian
Katakanlah: "Tuhanku menyuruh menjalankan keadilan". Dan (katakanlah):
"Luruskanlah muka (diri)mu di setiap sembahyang dan sembahlah Allah dengan
mengikhlaskan ketaatanmu kepada-Nya. Sebagaimana Dia telah menciptakan kamu pada
permulaan (demikian pulalah kamu akan kembali kepada-Nya)".
|
Ayah 7:30 الأية
فَرِيقًا هَدَىٰ وَفَرِيقًا حَقَّ عَلَيْهِمُ الضَّلَالَةُ ۗ إِنَّهُمُ اتَّخَذُوا
الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاءَ مِن دُونِ اللهِ وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُم مُّهْتَدُونَ
Fareeqan hada wafareeqan haqqaAAalayhimu addalalatu innahumu
ittakhathooashshayateena awliyaa min dooni Allahiwayahsaboona annahum muhtadoon
Indonesian
Sebahagian diberi-Nya petunjuk dan sebahagian lagi telah pasti kesesatan bagi
mereka. Sesungguhnya mereka menjadikan syaitan-syaitan pelindung (mereka) selain
Allah, dan mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk.
|
Ayah 7:31 الأية
يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا
وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ
Ya banee adama khuthoozeenatakum AAinda kulli masjidin wakuloo washraboo
walatusrifoo innahu la yuhibbu almusrifeen
Indonesian
Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan
dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai
orang-orang yang berlebih-lebihan.
|
Ayah 7:32 الأية
قُلْ مَنْ حَرَّمَ زِينَةَ اللهِ الَّتِي أَخْرَجَ لِعِبَادِهِ وَالطَّيِّبَاتِ
مِنَ الرِّزْقِ ۚ قُلْ هِيَ لِلَّذِينَ آمَنُوا فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا
خَالِصَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ كَذَٰلِكَ نُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ
يَعْلَمُونَ
Qul man harrama zeenata Allahiallatee akhraja liAAibadihi wattayyibatimina
arrizqi qul hiya lillatheena amanoofee alhayati addunya khalisatanyawma
alqiyamati kathalika nufassilu al-ayatiliqawmin yaAAlamoon
Indonesian
Katakanlah: "Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah
dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan)
rezeki yang baik?" Katakanlah: "Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang
beriman dalam kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat".
Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui.
|
Ayah 7:33 الأية
قُلْ إِنَّمَا حَرَّمَ رَبِّيَ الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ
وَالْإِثْمَ وَالْبَغْيَ بِغَيْرِ الْحَقِّ وَأَن تُشْرِكُوا بِاللهِ مَا لَمْ
يُنَزِّلْ بِهِ سُلْطَانًا وَأَن تَقُولُوا عَلَى اللهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ
Qul innama harrama rabbiyaalfawahisha ma thahara minhawama batana wal-ithma
walbaghyabighayri alhaqqi waan tushrikoo billahi malam yunazzil bihi sultanan
waan taqooloo AAala Allahima la taAAlamoon
Indonesian
Katakanlah: "Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak
ataupun yang tersembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan
yang benar, (mengharamkan) mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak
menurunkan hujjah untuk itu dan (mengharamkan) mengada-adakan terhadap Allah apa
yang tidak kamu ketahui".
|
Ayah 7:34 الأية
وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ ۖ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً
ۖ وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ
Walikulli ommatin ajalun fa-itha jaaajaluhum la yasta/khiroona saAAatan
walayastaqdimoon
Indonesian
Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka
tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula)
memajukannya.
|
Ayah 7:35 الأية
يَا بَنِي آدَمَ إِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ رُسُلٌ مِّنكُمْ يَقُصُّونَ عَلَيْكُمْ
آيَاتِي ۙ فَمَنِ اتَّقَىٰ وَأَصْلَحَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ
يَحْزَنُونَ
Ya banee adama immaya/tiyannakum rusulun minkum yaqussoona AAalaykum
ayateefamani ittaqa waaslaha fala khawfunAAalayhim wala hum yahzanoon
Indonesian
Hai anak-anak Adam, jika datang kepadamu rasul-rasul daripada kamu yang
menceritakan kepadamu ayat-ayat-Ku, maka barangsiapa yang bertakwa dan
mengadakan perbaikan, tidaklah ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula)
mereka bersedih hati.
|
Ayah 7:36 الأية
وَالَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا وَاسْتَكْبَرُوا عَنْهَا أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ
النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Wallatheena kaththaboobi-ayatina wastakbaroo AAanhaola-ika as-habu annari
humfeeha khalidoon
Indonesian
Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri
terhadapnya, mereka itu penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.
|
Ayah 7:37 الأية
فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللهِ كَذِبًا أَوْ كَذَّبَ بِآيَاتِهِ
ۚ أُولَٰئِكَ يَنَالُهُمْ نَصِيبُهُم مِّنَ الْكِتَابِ ۖ حَتَّىٰ إِذَا جَاءَتْهُمْ
رُسُلُنَا يَتَوَفَّوْنَهُمْ قَالُوا أَيْنَ مَا كُنتُمْ تَدْعُونَ مِن دُونِ
اللهِ ۖ قَالُوا ضَلُّوا عَنَّا وَشَهِدُوا عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ أَنَّهُمْ كَانُوا
كَافِرِينَ
Faman athlamu mimmani iftaraAAala Allahi kathiban aw kaththababi-ayatihi ola-ika
yanaluhum naseebuhummina alkitabi hatta itha jaat-humrusuluna yatawaffawnahum
qaloo ayna makuntum tadAAoona min dooni Allahi qaloo dallooAAanna washahidoo
AAala anfusihim annahum kanookafireen
Indonesian
Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap
Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya? Orang-orang itu akan memperoleh bahagian
yang telah ditentukan untuknya dalam Kitab (Lauh Mahfuzh); hingga bila datang
kepada mereka utusan-utusan Kami (malaikat) untuk mengambil nyawanya, (di waktu
itu) utusan Kami bertanya: "Di mana (berhala-berhala) yang biasa kamu sembah
selain Allah?" Orang-orang musyrik itu menjawab: "Berhala-berhala itu semuanya
telah lenyap dari kami," dan mereka mengakui terhadap diri mereka bahwa mereka
adalah orang-orang yang kafir.
|
Ayah 7:38 الأية
قَالَ ادْخُلُوا فِي أُمَمٍ قَدْ خَلَتْ مِن قَبْلِكُم مِّنَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ
فِي النَّارِ ۖ كُلَّمَا دَخَلَتْ أُمَّةٌ لَّعَنَتْ أُخْتَهَا ۖ حَتَّىٰ إِذَا
ادَّارَكُوا فِيهَا جَمِيعًا قَالَتْ أُخْرَاهُمْ لِأُولَاهُمْ رَبَّنَا هَٰؤُلَاءِ
أَضَلُّونَا فَآتِهِمْ عَذَابًا ضِعْفًا مِّنَ النَّارِ ۖ قَالَ لِكُلٍّ ضِعْفٌ
وَلَٰكِن لَّا تَعْلَمُونَ
Qala odkhuloo fee omamin qad khalatmin qablikum mina aljinni wal-insi fee
annarikullama dakhalat ommatun laAAanat okhtaha hattaitha iddarakoo feeha
jameeAAan qalatokhrahum li-oolahum rabbana haola-iadalloona faatihim AAathaban
diAAfanmina annari qala likullin diAAfunwalakin la taAAlamoon
Indonesian
Allah berfirman: "Masuklah kamu sekalian ke dalam neraka bersama umat-umat jin
dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu. Setiap suatu umat masuk (ke dalam
neraka), dia mengutuk kawannya (menyesatkannya); sehingga apabila mereka masuk
semuanya berkatalah orang-orang yang masuk kemudian di antara mereka kepada
orang-orang yang masuk terdahulu: "Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami,
sebab itu datangkanlah kepada mereka siksaan yang berlipat ganda dari neraka".
Allah berfirman: "Masing-masing mendapat (siksaan) yang berlipat ganda, akan
tetapi kamu tidak mengetahui".
|
Ayah 7:39 الأية
وَقَالَتْ أُولَاهُمْ لِأُخْرَاهُمْ فَمَا كَانَ لَكُمْ عَلَيْنَا مِن فَضْلٍ
فَذُوقُوا الْعَذَابَ بِمَا كُنتُمْ تَكْسِبُونَ
Waqalat oolahum li-okhrahumfama kana lakum AAalayna min fadlinfathooqoo
alAAathaba bima kuntum taksiboon
Indonesian
Dan berkata orang-orang yang masuk terdahulu di antara mereka kepada orang-orang
yang masuk kemudian: "Kamu tidak mempunyai kelebihan sedikitpun atas kami, maka
rasakanlah siksaan karena perbuatan yang telah kamu lakukan".
|
Ayah 7:40 الأية
إِنَّ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا وَاسْتَكْبَرُوا عَنْهَا لَا تُفَتَّحُ
لَهُمْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَلَا يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّىٰ يَلِجَ
الْجَمَلُ فِي سَمِّ الْخِيَاطِ ۚ وَكَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُجْرِمِينَ
Inna allatheena kaththaboo bi-ayatinawastakbaroo AAanha la tufattahulahum abwabu
assama-i walayadkhuloona aljannata hatta yalija aljamalu feesammi alkhiyati
wakathalika najzee almujrimeen
Indonesian
Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri
terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan
tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah
Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan.
|
Ayah 7:41 الأية
لَهُم مِّن جَهَنَّمَ مِهَادٌ وَمِن فَوْقِهِمْ غَوَاشٍ ۚ وَكَذَٰلِكَ نَجْزِي
الظَّالِمِينَ
Lahum min jahannama mihadun waminfawqihim ghawashin wakathalika najzee
aththalimeen
Indonesian
Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka dan di atas mereka ada selimut (api
neraka). Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim,
|
Ayah 7:42 الأية
وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَا نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلَّا
وُسْعَهَا أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Wallatheena amanoowaAAamiloo assalihati la nukallifunafsan illa wusAAaha ola-ika
as-habualjannati hum feeha khalidoon
Indonesian
dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, Kami tidak
memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekedar kesanggupannya,
mereka itulah penghuni-penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.
|
Ayah 7:43 الأية
وَنَزَعْنَا مَا فِي صُدُورِهِم مِّنْ غِلٍّ تَجْرِي مِن تَحْتِهِمُ الْأَنْهَارُ ۖ
وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَٰذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ
لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللهُ ۖ لَقَدْ جَاءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بِالْحَقِّ ۖ
وَنُودُوا أَن تِلْكُمُ الْجَنَّةُ أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
WanazaAAna ma fee sudoorihimmin ghillin tajree min tahtihimu al-anharu
waqalooalhamdu lillahi allathee hadanalihatha wama kunna linahtadiya lawlaan
hadana Allahu laqad jaat rusulurabbina bilhaqqi wanoodoo an tilkumualjannatu
oorithtumooha bima kuntum taAAmaloon
Indonesian
Dan Kami cabut segala macam dendam yang berada di dalam dada mereka; mengalir di
bawah mereka sungai-sungai dan mereka berkata: "Segala puji bagi Allah yang
telah menunjuki kami kepada (surga) ini. Dan kami sekali-kali tidak akan
mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi kami petunjuk. Sesungguhnya telah
datang rasul-rasul Tuhan kami, membawa kebenaran". Dan diserukan kepada mereka:
"ltulah surga yang diwariskan kepadamu, disebabkan apa yang dahulu kamu
kerjakan".
|
Ayah 7:44 الأية
وَنَادَىٰ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ أَصْحَابَ النَّارِ أَن قَدْ وَجَدْنَا مَا
وَعَدَنَا رَبُّنَا حَقًّا فَهَلْ وَجَدتُّم مَّا وَعَدَ رَبُّكُمْ حَقًّا ۖ
قَالُوا نَعَمْ ۚ فَأَذَّنَ مُؤَذِّنٌ بَيْنَهُمْ أَن لَّعْنَةُ اللهِ عَلَى
الظَّالِمِينَ
Wanada as-habualjannati as-haba annari an qadwajadna ma waAAadana rabbuna
haqqanfahal wajadtum ma waAAada rabbukum haqqan qaloonaAAam faaththana
mu-aththinun baynahum an laAAnatuAllahi AAala aththalimeen
Indonesian
Dan penghuni-penghuni surga berseru kepada Penghuni-penghuni neraka (dengan
mengatakan): "Sesungguhnya kami dengan sebenarnya telah memperoleh apa yang
Tuhan kami menjanjikannya kepada kami. Maka apakah kamu telah memperoleh dengan
sebenarnya apa (azab) yang Tuhan kamu menjanjikannya (kepadamu)?" Mereka
(penduduk neraka) menjawab: "Betul". Kemudian seorang penyeru (malaikat)
mengumumkan di antara kedua golongan itu: "Kutukan Allah ditimpakan kepada
orang-orang yang zalim,
|
Ayah 7:45 الأية
الَّذِينَ يَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ اللهِ وَيَبْغُونَهَا عِوَجًا وَهُم
بِالْآخِرَةِ كَافِرُونَ
Allatheena yasuddoona AAansabeeli Allahi wayabghoonaha AAiwajan wahum
bil-akhiratikafiroon
Indonesian
(yaitu) orang-orang yang menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan
menginginkan agar jalan itu menjadi bengkok, dan mereka kafir kepada kehidupan
akhirat".
|
Ayah 7:46 الأية
وَبَيْنَهُمَا حِجَابٌ ۚ وَعَلَى الْأَعْرَافِ رِجَالٌ يَعْرِفُونَ كُلًّا
بِسِيمَاهُمْ ۚ وَنَادَوْا أَصْحَابَ الْجَنَّةِ أَن سَلَامٌ عَلَيْكُمْ ۚ لَمْ
يَدْخُلُوهَا وَهُمْ يَطْمَعُونَ
Wabaynahuma hijabunwaAAala al-aAArafi rijalun yaAArifoonakullan biseemahum
wanadaw as-habaaljannati an salamun AAalaykum lam yadkhuloohawahum yatmaAAoon
Indonesian
Dan di antara keduanya (penghuni surga dan neraka) ada batas; dan di atas A'raaf
itu ada orang-orang yang mengenal masing-masing dari dua golongan itu dengan
tanda-tanda mereka. Dan mereka menyeru penduduk surga: "Salaamun 'alaikum".
Mereka belum lagi memasukinya, sedang mereka ingin segera (memasukinya).
|
Ayah 7:47 الأية
وَإِذَا صُرِفَتْ أَبْصَارُهُمْ تِلْقَاءَ أَصْحَابِ النَّارِ قَالُوا رَبَّنَا لَا
تَجْعَلْنَا مَعَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
Wa-itha surifat absaruhumtilqaa as-habi annari qaloorabbana la tajAAalna maAAa
alqawmi aththalimeen
Indonesian
Dan apabila pandangan mereka dialihkan ke arah penghuni neraka, mereka berkata:
"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama-sama orang-orang yang
zalim itu".
|
Ayah 7:48 الأية
وَنَادَىٰ أَصْحَابُ الْأَعْرَافِ رِجَالًا يَعْرِفُونَهُم بِسِيمَاهُمْ قَالُوا
مَا أَغْنَىٰ عَنكُمْ جَمْعُكُمْ وَمَا كُنتُمْ تَسْتَكْبِرُونَ
Wanada as-habual-aAArafi rijalan yaAArifoonahum biseemahumqaloo ma aghna AAankum
jamAAukum wamakuntum tastakbiroon
Indonesian
Dan orang-orang yang di atas A'raaf memanggil beberapa orang (pemuka-pemuka
orang kafir) yang mereka mengenalnya dengan tanda-tandanya dengan mengatakan:
"Harta yang kamu kumpulkan dan apa yang selalu kamu sombongkan itu, tidaklah
memberi manfaat kepadamu".
|
Ayah 7:49 الأية
أَهَٰؤُلَاءِ الَّذِينَ أَقْسَمْتُمْ لَا يَنَالُهُمُ اللهُ بِرَحْمَةٍ ۚ
ادْخُلُوا الْجَنَّةَ لَا خَوْفٌ عَلَيْكُمْ وَلَا أَنتُمْ تَحْزَنُونَ
Ahaola-i allatheenaaqsamtum la yanaluhumu Allahu birahmatinodkhuloo aljannata la
khawfun AAalaykum wala antumtahzanoon
Indonesian
(Orang-orang di atas A'raaf bertanya kepada penghuni neraka): "Itukah
orang-orang yang kamu telah bersumpah bahwa mereka tidak akan mendapat rahmat
Allah?". (Kepada orang mukmin itu dikatakan): "Masuklah ke dalam surga, tidak
ada kekhawatiran terhadapmu dan tidak (pula) kamu bersedih hati".
|
Ayah 7:50 الأية
وَنَادَىٰ أَصْحَابُ النَّارِ أَصْحَابَ الْجَنَّةِ أَنْ أَفِيضُوا عَلَيْنَا مِنَ
الْمَاءِ أَوْ مِمَّا رَزَقَكُمُ اللهُ ۚ قَالُوا إِنَّ اللهَ حَرَّمَهُمَا
عَلَى الْكَافِرِينَ
Wanada as-habu anarias-haba aljannati an afeedoo AAalaynamina alma-i aw mimma
razaqakumu Allahu qalooinna Allaha harramahuma AAala alkafireen
Indonesian
Dan penghuni neraka menyeru penghuni surga: "Limpahkanlah kepada kami sedikit
air atau makanan yang telah direzekikan Allah kepadamu". Mereka (penghuni surga)
menjawab: "Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang
kafir,
|
Ayah 7:51 الأية
الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَهُمْ لَهْوًا وَلَعِبًا وَغَرَّتْهُمُ الْحَيَاةُ
الدُّنْيَا ۚ فَالْيَوْمَ نَنسَاهُمْ كَمَا نَسُوا لِقَاءَ يَوْمِهِمْ هَٰذَا وَمَا
كَانُوا بِآيَاتِنَا يَجْحَدُونَ
Allatheena ittakhathoodeenahum lahwan walaAAiban wagharrat-humu alhayatuaddunya
falyawma nansahum kamanasoo liqaa yawmihim hatha wama kanoobi-ayatina yajhadoon
Indonesian
(yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda
gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka". Maka pada hari (kiamat) ini,
Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari
ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami.
|
Ayah 7:52 الأية
وَلَقَدْ جِئْنَاهُم بِكِتَابٍ فَصَّلْنَاهُ عَلَىٰ عِلْمٍ هُدًى وَرَحْمَةً
لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ
Walaqad ji/nahum bikitabin fassalnahuAAala AAilmin hudan warahmatan liqawmin
yu/minoon
Indonesian
Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan sebuah Kitab (Al Quran) kepada mereka
yang Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami; menjadi petunjuk dan
rahmat bagi orang-orang yang beriman.
|
Ayah 7:53 الأية
هَلْ يَنظُرُونَ إِلَّا تَأْوِيلَهُ ۚ يَوْمَ يَأْتِي تَأْوِيلُهُ يَقُولُ
الَّذِينَ نَسُوهُ مِن قَبْلُ قَدْ جَاءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بِالْحَقِّ فَهَل
لَّنَا مِن شُفَعَاءَ فَيَشْفَعُوا لَنَا أَوْ نُرَدُّ فَنَعْمَلَ غَيْرَ الَّذِي
كُنَّا نَعْمَلُ ۚ قَدْ خَسِرُوا أَنفُسَهُمْ وَضَلَّ عَنْهُم مَّا كَانُوا
يَفْتَرُونَ
Hal yanthuroona illata/weelahu yawma ya/tee ta/weeluhu yaqoolu allatheenanasoohu
min qablu qad jaat rusulu rabbina bilhaqqifahal lana min shufaAAaa fayashfaAAoo
lanaaw nuraddu fanaAAmala ghayra allathee kunnanaAAmalu qad khasiroo anfusahum
wadalla AAanhum makanoo yaftaroon
Indonesian
Tiadalah mereka menunggu-nunggu kecuali (terlaksananya kebenaran) Al Quran itu.
Pada hari datangnya kebenaran pemberitaan Al Quran itu, berkatalah orang-orang
yang melupakannya sebelum itu: "Sesungguhnya telah datang rasul-rasul Tuhan kami
membawa yang hak, maka adakah bagi kami pemberi syafa'at yang akan memberi
syafa'at bagi kami, atau dapatkah kami dikembalikan (ke dunia) sehingga kami
dapat beramal yang lain dari yang pernah kami amalkan?". Sungguh mereka telah
merugikan diri mereka sendiri dan telah lenyaplah dari mereka tuhan-tuhan yang
mereka ada-adakan.
|
Ayah 7:54 الأية
إِنَّ رَبَّكُمُ اللهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ
أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ
حَثِيثًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرَاتٍ بِأَمْرِهِ ۗ أَلَا
لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ ۗ تَبَارَكَ اللهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ
Inna rabbakumu Allahu allatheekhalaqa assamawati wal-ardafee sittati ayyamin
thumma istawa AAalaalAAarshi yughshee allayla annahara yatlubuhuhatheethan
washshamsa walqamara wannujoomamusakhkharatin bi-amrihi ala lahu alkhalqu
wal-amrutabaraka Allahu rabbu alAAalameen
Indonesian
Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam
enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang
yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan
bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah,
menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta
alam.
|
Ayah 7:55 الأية
ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ
OdAAoo rabbakum tadarruAAanwakhufyatan innahu la yuhibbu almuAAtadeen
Indonesian
Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut.
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
|
Ayah 7:56 الأية
وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا
ۚ إِنَّ رَحْمَتَ اللهِ قَرِيبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِينَ
Wala tufsidoo fee al-ardibaAAda islahiha wadAAoohu khawfan watamaAAaninna
rahmata Allahi qareebun mina almuhsineen
Indonesian
Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah)
memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima)
dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada
orang-orang yang berbuat baik.
|
Ayah 7:57 الأية
وَهُوَ الَّذِي يُرْسِلُ الرِّيَاحَ بُشْرًا بَيْنَ يَدَيْ رَحْمَتِهِ ۖ حَتَّىٰ
إِذَا أَقَلَّتْ سَحَابًا ثِقَالًا سُقْنَاهُ لِبَلَدٍ مَّيِّتٍ فَأَنزَلْنَا بِهِ
الْمَاءَ فَأَخْرَجْنَا بِهِ مِن كُلِّ الثَّمَرَاتِ ۚ كَذَٰلِكَ نُخْرِجُ
الْمَوْتَىٰ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
Wahuwa allathee yursilu arriyahabushran bayna yaday rahmatihi hatta ithaaqallat
sahaban thiqalan suqnahu libaladinmayyitin faanzalna bihi almaa faakhrajnabihi
min kulli aththamarati kathalikanukhriju almawta laAAallakum tathakkaroon
Indonesian
Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum
kedatangan rahmat-Nya (hujan); hingga apabila angin itu telah membawa awan
mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di
daerah itu, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai macam
buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati,
mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran.
|
Ayah 7:58 الأية
وَالْبَلَدُ الطَّيِّبُ يَخْرُجُ نَبَاتُهُ بِإِذْنِ رَبِّهِ ۖ وَالَّذِي خَبُثَ
لَا يَخْرُجُ إِلَّا نَكِدًا ۚ كَذَٰلِكَ نُصَرِّفُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَشْكُرُونَ
Walbaladu attayyibuyakhruju nabatuhu bi-ithni rabbihi wallatheekhabutha la
yakhruju illa nakidan kathalikanusarrifu al-ayati liqawmin yashkuroon
Indonesian
Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan seizin Allah; dan
tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana. Demikianlah Kami
mengulangi tanda-tanda kebesaran (Kami) bagi orang-orang yang bersyukur.
|
Ayah 7:59 الأية
لَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوْمِهِ فَقَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللهَ
مَا لَكُم مِّنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ إِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ
عَظِيمٍ
Laqad arsalna noohan ilaqawmihi faqala ya qawmi oAAbudoo Allaha malakum min
ilahin ghayruhu innee akhafu AAalaykumAAathaba yawmin AAatheem
Indonesian
Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata: "Wahai
kaumku sembahlah Allah, sekali-kali tak ada Tuhan bagimu selain-Nya".
Sesungguhnya (kalau kamu tidak menyembah Allah), aku takut kamu akan ditimpa
azab hari yang besar (kiamat).
|
Ayah 7:60 الأية
قَالَ الْمَلَأُ مِن قَوْمِهِ إِنَّا لَنَرَاكَ فِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ
Qala almalao min qawmihi innalanaraka fee dalalin mubeen
Indonesian
Pemuka-pemuka dari kaumnya berkata: "Sesungguhnya kami memandang kamu berada
dalam kesesatan yang nyata".
|
Ayah 7:61 الأية
قَالَ يَا قَوْمِ لَيْسَ بِي ضَلَالَةٌ وَلَٰكِنِّي رَسُولٌ مِّن رَّبِّ
الْعَالَمِينَ
Qala ya qawmi laysa bee dalalatunwalakinnee rasoolun min rabbi alAAalameen
Indonesian
Nuh menjawab: "Hai kaumku, tak ada padaku kesesatan sedikitpun tetapi aku adalah
utusan dari Tuhan semesta alam".
|
Ayah 7:62 الأية
أُبَلِّغُكُمْ رِسَالَاتِ رَبِّي وَأَنصَحُ لَكُمْ وَأَعْلَمُ مِنَ اللهِ مَا لَا
تَعْلَمُونَ
Oballighukum risalati rabbeewaansahu lakum waaAAlamu mina Allahi mala taAAlamoon
Indonesian
"Aku sampaikan kepadamu amanat-amanat Tuhanku dan aku memberi nasehat kepadamu.
dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui".
|
Ayah 7:63 الأية
أَوَعَجِبْتُمْ أَن جَاءَكُمْ ذِكْرٌ مِّن رَّبِّكُمْ عَلَىٰ رَجُلٍ مِّنكُمْ
لِيُنذِرَكُمْ وَلِتَتَّقُوا وَلَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Awa AAajibtum an jaakum thikrunmin rabbikum AAala rajulin minkum
liyunthirakumwalitattaqoo walaAAallakum turhamoon
Indonesian
Dan apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepada kamu peringatan
dari Tuhanmu dengan perantaraan seorang laki-laki dari golonganmu agar dia
memberi peringatan kepadamu dan mudah-mudahan kamu bertakwa dan supaya kamu
mendapat rahmat?
|
Ayah 7:64 الأية
فَكَذَّبُوهُ فَأَنجَيْنَاهُ وَالَّذِينَ مَعَهُ فِي الْفُلْكِ وَأَغْرَقْنَا
الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا قَوْمًا عَمِينَ
Fakaththaboohu faanjaynahu wallatheenamaAAahu fee alfulki waaghraqna allatheena
kaththaboobi-ayatina innahum kanoo qawmanAAameen
Indonesian
Maka mereka mendustakan Nuh, kemudian Kami selamatkan dia dan orang-orang yang
bersamanya dalam bahtera, dan Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan
ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta (mata hatinya).
|
Ayah 7:65 الأية
وَإِلَىٰ عَادٍ أَخَاهُمْ هُودًا ۗ قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللهَ مَا لَكُم
مِّنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ ۚ أَفَلَا تَتَّقُونَ
Wa-ila AAadin akhahumhoodan qala ya qawmi oAAbudoo Allaha malakum min ilahin
ghayruhu afala tattaqoon
Indonesian
Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum 'Aad saudara mereka, Hud. Ia berkata: "Hai
kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain dari-Nya.
Maka mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya?"
|
Ayah 7:66 الأية
قَالَ الْمَلَأُ الَّذِينَ كَفَرُوا مِن قَوْمِهِ إِنَّا لَنَرَاكَ فِي سَفَاهَةٍ
وَإِنَّا لَنَظُنُّكَ مِنَ الْكَاذِبِينَ
Qala almalao allatheenakafaroo min qawmihi inna lanaraka fee safahatinwa-inna
lanathunnuka mina alkathibeen
Indonesian
Pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya berkata: "Sesungguhnya kami benar benar
memandang kamu dalam keadaan kurang akal dan sesungguhnya kami menganggap kamu
termasuk orang orang yang berdusta".
|
Ayah 7:67 الأية
قَالَ يَا قَوْمِ لَيْسَ بِي سَفَاهَةٌ وَلَٰكِنِّي رَسُولٌ مِّن رَّبِّ
الْعَالَمِينَ
Qala ya qawmi laysa bee safahatunwalakinnee rasoolun min rabbi alAAalameen
Indonesian
Hud herkata "Hai kaumku, tidak ada padaku kekurangan akal sedikitpun, tetapi aku
ini adalah utusan dari Tuhan semesta alam.
|
Ayah 7:68 الأية
أُبَلِّغُكُمْ رِسَالَاتِ رَبِّي وَأَنَا لَكُمْ نَاصِحٌ أَمِينٌ
Oballighukum risalati rabbeewaana lakum nasihun ameen
Indonesian
Aku menyampaikan amanat-amanat Tuhanku kepadamu dan aku hanyalah pemberi nasehat
yang terpercaya bagimu".
|
Ayah 7:69 الأية
أَوَعَجِبْتُمْ أَن جَاءَكُمْ ذِكْرٌ مِّن رَّبِّكُمْ عَلَىٰ رَجُلٍ مِّنكُمْ
لِيُنذِرَكُمْ ۚ وَاذْكُرُوا إِذْ جَعَلَكُمْ خُلَفَاءَ مِن بَعْدِ قَوْمِ نُوحٍ
وَزَادَكُمْ فِي الْخَلْقِ بَسْطَةً ۖ فَاذْكُرُوا آلَاءَ اللهِ لَعَلَّكُمْ
تُفْلِحُونَ
Awa AAajibtum an jaakum thikrunmin rabbikum AAala rajulin minkum liyunthirakum
wathkurooith jaAAalakum khulafaa min baAAdi qawmi noohinwazadakum fee alkhalqi
bastatan fathkurooalaa Allahi laAAallakum tuflihoon
Indonesian
Apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepadamu peringatan dari
Tuhanmu yang dibawa oleh seorang laki-laki di antaramu untuk memberi peringatan
kepadamu? Dan ingatlah oleh kamu sekalian di waktu Allah menjadikan kamu sebagai
pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah lenyapnya kaum Nuh, dan Tuhan telah
melebihkan kekuatan tubuh dan perawakanmu (daripada kaum Nuh itu). Maka ingatlah
nikmat-nikmat Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.
|
Ayah 7:70 الأية
قَالُوا أَجِئْتَنَا لِنَعْبُدَ اللهَ وَحْدَهُ وَنَذَرَ مَا كَانَ يَعْبُدُ
آبَاؤُنَا ۖ فَأْتِنَا بِمَا تَعِدُنَا إِن كُنتَ مِنَ الصَّادِقِينَ
Qaloo aji/tana linaAAbuda Allahawahdahu wanathara ma kana yaAAbudu abaonafa/tina
bima taAAiduna in kunta mina assadiqeen
Indonesian
Mereka berkata: "Apakah kamu datang kepada kami, agar kami hanya menyembah Allah
saja dan meninggalkan apa yang biasa disembah oleh bapak-bapak kami? maka
datangkanlah azab yang kamu ancamkan kepada kami jika kamu termasuk orang-orang
yang benar".
|
Ayah 7:71 الأية
قَالَ قَدْ وَقَعَ عَلَيْكُم مِّن رَّبِّكُمْ رِجْسٌ وَغَضَبٌ ۖ أَتُجَادِلُونَنِي
فِي أَسْمَاءٍ سَمَّيْتُمُوهَا أَنتُمْ وَآبَاؤُكُم مَّا نَزَّلَ اللهُ بِهَا مِن
سُلْطَانٍ ۚ فَانتَظِرُوا إِنِّي مَعَكُم مِّنَ الْمُنتَظِرِينَ
Qala qad waqaAAa AAalaykum minrabbikum rijsun waghadabun atujadiloonanee fee
asma-insammaytumooha antum waabaokum manazzala Allahu biha min sultanin
fantathirooinnee maAAakum mina almuntathireen
Indonesian
Ia berkata: "Sungguh sudah pasti kamu akan ditimpa azab dan kemarahan dari
Tuhanmu". Apakah kamu sekalian hendak berbantah dengan aku tentang nama-nama
(berhala) yang kamu beserta nenek moyangmu menamakannya, padahal Allah
sekali-kali tidak menurunkan hujjah untuk itu? Maka tunggulah (azab itu),
sesungguhnya aku juga termasuk orang yamg menunggu bersama kamu".
|
Ayah 7:72 الأية
فَأَنجَيْنَاهُ وَالَّذِينَ مَعَهُ بِرَحْمَةٍ مِّنَّا وَقَطَعْنَا دَابِرَ
الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا ۖ وَمَا كَانُوا مُؤْمِنِينَ
Faanjaynahu wallatheenamaAAahu birahmatin minna waqataAAna dabiraallatheena
kaththaboo bi-ayatinawama kanoo mu/mineen
Indonesian
Maka kami selamatkan Hud beserta orang-orang yang bersamanya dengan rahmat yang
besar dari Kami, dan Kami tumpas orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami,
dan tiadalah mereka orang-orang yang beriman.
|
Ayah 7:73 الأية
وَإِلَىٰ ثَمُودَ أَخَاهُمْ صَالِحًا ۗ قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللهَ مَا
لَكُم مِّنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ ۖ قَدْ جَاءَتْكُم بَيِّنَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ ۖ
هَٰذِهِ نَاقَةُ اللهِ لَكُمْ آيَةً ۖ فَذَرُوهَا تَأْكُلْ فِي أَرْضِ اللهِ ۖ
وَلَا تَمَسُّوهَا بِسُوءٍ فَيَأْخُذَكُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Wa-ila thamooda akhahum salihanqala ya qawmi oAAbudoo Allaha malakum min ilahin
ghayruhu qad jaatkum bayyinatunmin rabbikum hathihi naqatu Allahi lakum
ayatanfatharooha ta/kul fee ardi Allahi walatamassooha bisoo-in faya/khuthakum
AAathabunaleem
Indonesian
Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum Tsamud saudara mereka Shaleh. Ia berkata:
"Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya.
Sesungguhnya telah datang bukti yang nyata kepadamu dari Tuhanmu. Unta betina
Allah ini menjadi tanda bagimu, maka biarkanlah dia makan di bumi Allah, dan
janganlah kamu mengganggunya dengan gangguan apapun, (yang karenanya) kamu akan
ditimpa siksaan yang pedih".
|
Ayah 7:74 الأية
وَاذْكُرُوا إِذْ جَعَلَكُمْ خُلَفَاءَ مِن بَعْدِ عَادٍ وَبَوَّأَكُمْ فِي
الْأَرْضِ تَتَّخِذُونَ مِن سُهُولِهَا قُصُورًا وَتَنْحِتُونَ الْجِبَالَ بُيُوتًا
ۖ فَاذْكُرُوا آلَاءَ اللهِ وَلَا تَعْثَوْا فِي الْأَرْضِ مُفْسِدِينَ
Wathkuroo ithjaAAalakum khulafaa min baAAdi AAadin wabawwaakumfee al-ardi
tattakhithoona min suhooliha qusooranwatanhitoona aljibala buyootan
fathkurooalaa Allahi wala taAAthaw fee al-ardimufsideen
Indonesian
Dan ingatlah olehmu di waktu Tuhan menjadikam kamu pengganti-pengganti (yang
berkuasa) sesudah kaum 'Aad dan memberikan tempat bagimu di bumi. Kamu dirikan
istana-istana di tanah-tanahnya yang datar dan kamu pahat gunung-gunungnya untuk
dijadikan rumah; maka ingatlah nikmat-nikmat Allah dan janganlah kamu merajalela
di muka bumi membuat kerusakan.
|
Ayah 7:75 الأية
قَالَ الْمَلَأُ الَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا مِن قَوْمِهِ لِلَّذِينَ اسْتُضْعِفُوا
لِمَنْ آمَنَ مِنْهُمْ أَتَعْلَمُونَ أَنَّ صَالِحًا مُّرْسَلٌ مِّن رَّبِّهِ ۚ
قَالُوا إِنَّا بِمَا أُرْسِلَ بِهِ مُؤْمِنُونَ
Qala almalao allatheenaistakbaroo min qawmihi lillatheena istudAAifooliman amana
minhum ataAAlamoona anna salihanmursalun min rabbihi qaloo inna bima orsilabihi
mu/minoon
Indonesian
Pemuka-pemuka yang menyombongkan diri di antara kaumnya berkata kepada
orang-orang yang dianggap lemah yang telah beriman di antara mereka: "Tahukah
kamu bahwa Shaleh di utus (menjadi rasul) oleh Tuhannya?". Mereka menjawab:
"Sesungguhnya kami beriman kepada wahyu, yang Shaleh diutus untuk
menyampaikannya".
|
Ayah 7:76 الأية
قَالَ الَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا إِنَّا بِالَّذِي آمَنتُم بِهِ كَافِرُونَ
Qala allatheena istakbaroo innabillathee amantum bihi kafiroon
Indonesian
Orang-orang yang menyombongkan diri berkata: "Sesungguhnya kami adalah orang
yang tidak percaya kepada apa yang kamu imani itu".
|
Ayah 7:77 الأية
فَعَقَرُوا النَّاقَةَ وَعَتَوْا عَنْ أَمْرِ رَبِّهِمْ وَقَالُوا يَا صَالِحُ
ائْتِنَا بِمَا تَعِدُنَا إِن كُنتَ مِنَ الْمُرْسَلِينَ
FaAAaqaroo annaqata waAAatawAAan amri rabbihim waqaloo ya salihui/tina bima
taAAiduna in kunta minaalmursaleen
Indonesian
Kemudian mereka sembelih unta betina itu, dan mereka berlaku angkuh terhadap
perintah Tuhan. Dan mereka berkata: "Hai Shaleh, datangkanlah apa yang kamu
ancamkan itu kepada kami, jika (betul) kamu termasuk orang-orang yang diutus
(Allah)".
|
Ayah 7:78 الأية
فَأَخَذَتْهُمُ الرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُوا فِي دَارِهِمْ جَاثِمِينَ
Faakhathat-humu arrajfatu faasbahoofee darihim jathimeen
Indonesian
Karena itu mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang
bergelimpangan di tempat tinggal mereka.
|
Ayah 7:79 الأية
فَتَوَلَّىٰ عَنْهُمْ وَقَالَ يَا قَوْمِ لَقَدْ أَبْلَغْتُكُمْ رِسَالَةَ رَبِّي
وَنَصَحْتُ لَكُمْ وَلَٰكِن لَّا تُحِبُّونَ النَّاصِحِينَ
Fatawalla AAanhum waqala yaqawmi laqad ablaghtukum risalata rabbee
wanasahtulakum walakin la tuhibboona annasiheen
Indonesian
Maka Shaleh meninggalkan mereka seraya berkata: "Hai kaumku sesungguhnya aku
telah menyampaikan kepadamu amanat Tuhanku, dan aku telah memberi nasehat
kepadamu, tetapi kamu tidak menyukai orang-orang yang memberi nasehat".
|
Ayah 7:80 الأية
وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُم بِهَا مِنْ
أَحَدٍ مِّنَ الْعَالَمِينَ
Walootan ith qalaliqawmihi ata/toona alfahishata ma sabaqakum bihamin ahadin
mina alAAalameen
Indonesian
Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia
berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang
belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu?"
|
Ayah 7:81 الأية
إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِّن دُونِ النِّسَاءِ ۚ بَلْ أَنتُمْ
قَوْمٌ مُّسْرِفُونَ
Innakum lata/toona arrijalashahwatan min dooni annisa-i bal antum
qawmunmusrifoon
Indonesian
Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka),
bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas.
|
Ayah 7:82 الأية
وَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهِ إِلَّا أَن قَالُوا أَخْرِجُوهُم مِّن قَرْيَتِكُمْ ۖ
إِنَّهُمْ أُنَاسٌ يَتَطَهَّرُونَ
Wama kana jawabaqawmihi illa an qaloo akhrijoohum min qaryatikuminnahum onasun
yatatahharoon
Indonesian
Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan: "Usirlah mereka (Luth dan
pengikut-pengikutnya) dari kotamu ini; sesungguhnya mereka adalah orang-orang
yang berpura-pura mensucikan diri".
|
Ayah 7:83 الأية
فَأَنجَيْنَاهُ وَأَهْلَهُ إِلَّا امْرَأَتَهُ كَانَتْ مِنَ الْغَابِرِينَ
Faanjaynahu waahlahu illaimraatahu kanat mina alghabireen
Indonesian
Kemudian Kami selamatkan dia dan pengikut-pengikutnya kecuali isterinya; dia
termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan).
|
Ayah 7:84 الأية
وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِم مَّطَرًا ۖ فَانظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ
الْمُجْرِمِينَ
Waamtarna AAalayhim mataranfanthur kayfa kana AAaqibatualmujrimeen
Indonesian
Dan Kami turunkan kepada mereka hujan (batu); maka perhatikanlah bagaimana
kesudahan orang-orang yang berdosa itu.
|
Ayah 7:85 الأية
وَإِلَىٰ مَدْيَنَ أَخَاهُمْ شُعَيْبًا ۗ قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللهَ مَا
لَكُم مِّنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ ۖ قَدْ جَاءَتْكُم بَيِّنَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ ۖ
فَأَوْفُوا الْكَيْلَ وَالْمِيزَانَ وَلَا تَبْخَسُوا النَّاسَ أَشْيَاءَهُمْ وَلَا
تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن
كُنتُم مُّؤْمِنِينَ
Wa-ila madyana akhahumshuAAayban qala ya qawmi oAAbudoo Allaha malakum min
ilahin ghayruhu qad jaatkum bayyinatunmin rabbikum faawfoo alkayla walmeezana
walatabkhasoo annasa ashyaahum walatufsidoo fee al-ardi baAAda islahiha
thalikumkhayrun lakum in kuntum mu/mineen
Indonesian
Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Mad-yan saudara mereka, Syu'aib. Ia
berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu
selain-Nya. Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dari Tuhanmu.
Maka sempurnakanlah takaran dan timbangan dan janganlah kamu kurangkan bagi
manusia barang-barang takaran dan timbangannya, dan janganlah kamu membuat
kerusakan di muka bumi sesudah Tuhan memperbaikinya. Yang demikian itu lebih
baik bagimu jika betul-betul kamu orang-orang yang beriman".
|
Ayah 7:86 الأية
وَلَا تَقْعُدُوا بِكُلِّ صِرَاطٍ تُوعِدُونَ وَتَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ اللهِ
مَنْ آمَنَ بِهِ وَتَبْغُونَهَا عِوَجًا ۚ وَاذْكُرُوا إِذْ كُنتُمْ قَلِيلًا
فَكَثَّرَكُمْ ۖ وَانظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُفْسِدِينَ
Wala taqAAudoo bikulli siratintooAAidoona watasuddoona AAan sabeeli Allahi man
amanabihi watabghoonaha AAiwajan wathkuroo ithkuntum qaleelan fakaththarakum
wanthurookayfa kana AAaqibatu almufsideen
Indonesian
Dan janganlah kamu duduk di tiap-tiap jalan dengan menakut-nakuti dan
menghalang-halangi orang yang beriman dari jalan Allah, dan menginginkan agar
jalan Allah itu menjadi bengkok. Dan ingatlah di waktu dahulunya kamu berjumlah
sedikit, lalu Allah memperbanyak jumlah kamu. Dan perhatikanlah bagaimana
kesudahan orang-orang yang berbuat kerusakan.
|
Ayah 7:87 الأية
وَإِن كَانَ طَائِفَةٌ مِّنكُمْ آمَنُوا بِالَّذِي أُرْسِلْتُ بِهِ وَطَائِفَةٌ
لَّمْ يُؤْمِنُوا فَاصْبِرُوا حَتَّىٰ يَحْكُمَ اللهُ بَيْنَنَا ۚ وَهُوَ خَيْرُ
الْحَاكِمِينَ
Wa-in kana ta-ifatun minkum amanoobillathee orsiltu bihi wata-ifatun lamyu/minoo
fasbiroo hatta yahkumaAllahu baynana wahuwa khayru alhakimeen
Indonesian
Jika ada segolongan daripada kamu beriman kepada apa yang aku diutus untuk
menyampaikannya dan ada (pula) segolongan yang tidak beriman, maka bersabarlah,
hingga Allah menetapkan hukumnya di antara kita; dan Dia adalah Hakim yang
sebaik-baiknya.
|
Ayah 7:88 الأية
قَالَ الْمَلَأُ الَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا مِن قَوْمِهِ لَنُخْرِجَنَّكَ يَا
شُعَيْبُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَكَ مِن قَرْيَتِنَا أَوْ لَتَعُودُنَّ فِي
مِلَّتِنَا ۚ قَالَ أَوَلَوْ كُنَّا كَارِهِينَ
Qala almalao allatheenaistakbaroo min qawmihi lanukhrijannaka ya shuAAaybu
wallatheenaamanoo maAAaka min qaryatina aw lataAAoodunna feemillatina qala awa
law kunna kariheen
Indonesian
Pemuka-pemuka dan kaum Syu'aib yang menyombongkan dan berkata: "Sesungguhnya
kami akan mengusir kamu hai Syu'aib dan orang-orang yang beriman bersamamu dari
kota kami, atau kamu kembali kepada agama kami". Berkata Syu'aib: "Dan apakah
(kamu akan mengusir kami), kendatipun kami tidak menyukainya?"
|
Ayah 7:89 الأية
قَدِ افْتَرَيْنَا عَلَى اللهِ كَذِبًا إِنْ عُدْنَا فِي مِلَّتِكُم بَعْدَ إِذْ
نَجَّانَا اللهُ مِنْهَا ۚ وَمَا يَكُونُ لَنَا أَن نَّعُودَ فِيهَا إِلَّا أَن
يَشَاءَ اللهُ رَبُّنَا ۚ وَسِعَ رَبُّنَا كُلَّ شَيْءٍ عِلْمًا ۚ عَلَى اللهِ
تَوَكَّلْنَا ۚ رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِالْحَقِّ وَأَنتَ
خَيْرُ الْفَاتِحِينَ
Qadi iftarayna AAala Allahikathiban in AAudna fee millatikum baAAda ithnajjana
Allahu minha wamayakoonu lana an naAAooda feeha illa an yashaaAllahu rabbuna
wasiAAa rabbuna kulla shay-inAAilman AAala Allahi tawakkalna rabbanaiftah
baynana wabayna qawmina bilhaqqiwaanta khayru alfatiheen
Indonesian
Sungguh kami mengada-adakan kebohongan yang benar terhadap Allah, jika kami
kembali kepada agamamu, sesudah Allah melepaskan kami dari padanya. Dan tidaklah
patut kami kembali kepadanya, kecuali jika Allah, Tuhan kami menghendaki(nya).
Pengetahuan Tuhan kami meliputi segala sesuatu. Kepada Allah sajalah kami
bertawakkal. Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan
hak (adil) dan Engkaulah Pemberi keputusan yang sebaik-baiknya.
|
Ayah 7:90 الأية
وَقَالَ الْمَلَأُ الَّذِينَ كَفَرُوا مِن قَوْمِهِ لَئِنِ اتَّبَعْتُمْ شُعَيْبًا
إِنَّكُمْ إِذًا لَّخَاسِرُونَ
Waqala almalao allatheenakafaroo min qawmihi la-ini ittabaAAtum shuAAayban
innakum ithanlakhasiroon
Indonesian
Pemuka-pemuka kaum Syu'aib yang kafir berkata (kepada sesamanya): "Sesungguhnya
jika kamu mengikuti Syu'aib, tentu kamu jika berbuat demikian (menjadi)
orang-orang yang merugi".
|
Ayah 7:91 الأية
فَأَخَذَتْهُمُ الرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُوا فِي دَارِهِمْ جَاثِمِينَ
Faakhathat-humu arrajfatu faasbahoofee darihim jathimeen
Indonesian
Kemudian mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang
bergelimpangan di dalam rumah-rumah mereka,
|
Ayah 7:92 الأية
الَّذِينَ كَذَّبُوا شُعَيْبًا كَأَن لَّمْ يَغْنَوْا فِيهَا ۚ الَّذِينَ كَذَّبُوا
شُعَيْبًا كَانُوا هُمُ الْخَاسِرِينَ
Allatheena kaththabooshuAAayban kaan lam yaghnaw feeha allatheena
kaththabooshuAAayban kanoo humu alkhasireen
Indonesian
(yaitu) orang-orang yang mendustakan Syu'aib seolah-olah mereka belum pernah
berdiam di kota itu; orang-orang yang mendustakan Syu'aib mereka itulah
orang-orang yang merugi.
|
Ayah 7:93 الأية
فَتَوَلَّىٰ عَنْهُمْ وَقَالَ يَا قَوْمِ لَقَدْ أَبْلَغْتُكُمْ رِسَالَاتِ رَبِّي
وَنَصَحْتُ لَكُمْ ۖ فَكَيْفَ آسَىٰ عَلَىٰ قَوْمٍ كَافِرِينَ
Fatawalla AAanhum waqala yaqawmi laqad ablaghtukum risalati rabbee
wanasahtulakum fakayfa asa AAala qawmin kafireen
Indonesian
Maka Syu'aib meninggalkan mereka seraya berkata: "Hai kaumku, sesungguhnya aku
telah menyampaikan kepadamu amanat-amanat Tuhanku dan aku telah memberi nasehat
kepadamu. Maka bagaimana aku akan bersedih hati terhadap orang-orang yang
kafir?"
|
Ayah 7:94 الأية
وَمَا أَرْسَلْنَا فِي قَرْيَةٍ مِّن نَّبِيٍّ إِلَّا أَخَذْنَا أَهْلَهَا
بِالْبَأْسَاءِ وَالضَّرَّاءِ لَعَلَّهُمْ يَضَّرَّعُونَ
Wama arsalna fee qaryatin minnabiyyin illa akhathna ahlaha bilba/sa-iwaddarra-i
laAAallahum yaddarraAAoon
Indonesian
Kami tidaklah mengutus seseorang nabipun kepada sesuatu negeri, (lalu
penduduknya mendustakan nabi itu), melainkan Kami timpakan kepada penduduknya
kesempitan dan penderitaan supaya mereka tunduk dengan merendahkan diri.
|
Ayah 7:95 الأية
ثُمَّ بَدَّلْنَا مَكَانَ السَّيِّئَةِ الْحَسَنَةَ حَتَّىٰ عَفَوا وَّقَالُوا قَدْ
مَسَّ آبَاءَنَا الضَّرَّاءُ وَالسَّرَّاءُ فَأَخَذْنَاهُم بَغْتَةً وَهُمْ لَا
يَشْعُرُونَ
Thumma baddalna makana assayyi-atialhasanata hatta AAafaw waqaloo qadmassa
abaana addarraowassarrao faakhathnahum baghtatanwahum la yashAAuroon
Indonesian
Kemudian Kami ganti kesusahan itu dengan kesenangan hingga keturunan dan harta
mereka bertambah banyak, dan mereka berkata: "Sesungguhnya nenek moyang kamipun
telah merasai penderitaan dan kesenangan", maka Kami timpakan siksaan atas
mereka dengan sekonyong-konyong sedang mereka tidak menyadarinya.
|
Ayah 7:96 الأية
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم
بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِن كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُم بِمَا
كَانُوا يَكْسِبُونَ
Walaw anna ahla alqura amanoowattaqaw lafatahna AAalayhim barakatinmina assama-i
wal-ardi walakinkaththaboo faakhathnahum bima kanooyaksiboon
Indonesian
Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami
akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka
mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan
perbuatannya.
|
Ayah 7:97 الأية
أَفَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَىٰ أَن يَأْتِيَهُم بَأْسُنَا بَيَاتًا وَهُمْ نَائِمُونَ
Afaamina ahlu alqura an ya/tiyahumba/suna bayatan wahum na-imoon
Indonesian
Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami
kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur?
|
Ayah 7:98 الأية
أَوَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَىٰ أَن يَأْتِيَهُم بَأْسُنَا ضُحًى وَهُمْ يَلْعَبُونَ
Awa amina ahlu alqura an ya/tiyahumba/suna duhan wahum yalAAaboon
Indonesian
Atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami
kepada mereka di waktu matahari sepenggalahan naik ketika mereka sedang bermain?
|
Ayah 7:99 الأية
أَفَأَمِنُوا مَكْرَ اللهِ ۚ فَلَا يَأْمَنُ مَكْرَ اللهِ إِلَّا الْقَوْمُ
الْخَاسِرُونَ
Afaaminoo makra Allahi falaya/manu makra Allahi illa alqawmu alkhasiroon
Indonesian
Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga)? Tiada
yang merasa aman dan azab Allah kecuali orang-orang yang merugi.
|
Ayah 7:100 الأية
أَوَلَمْ يَهْدِ لِلَّذِينَ يَرِثُونَ الْأَرْضَ مِن بَعْدِ أَهْلِهَا أَن لَّوْ
نَشَاءُ أَصَبْنَاهُم بِذُنُوبِهِمْ ۚ وَنَطْبَعُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ فَهُمْ لَا
يَسْمَعُونَ
Awa lam yahdi lillatheena yarithoonaal-arda min baAAdi ahliha an law nashao
asabnahumbithunoobihim wanatbaAAu AAala quloobihimfahum la yasmaAAoon
Indonesian
Dan apakah belum jelas bagi orang-orang yang mempusakai suatu negeri sesudah
(lenyap) penduduknya, bahwa kalau Kami menghendaki tentu Kami azab mereka karena
dosa-dosanya; dan Kami kunci mati hati mereka sehingga mereka tidak dapat
mendengar (pelajaran lagi)?
|
Ayah 7:101 الأية
تِلْكَ الْقُرَىٰ نَقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ أَنبَائِهَا ۚ وَلَقَدْ جَاءَتْهُمْ
رُسُلُهُم بِالْبَيِّنَاتِ فَمَا كَانُوا لِيُؤْمِنُوا بِمَا كَذَّبُوا مِن قَبْلُ
ۚ كَذَٰلِكَ يَطْبَعُ اللهُ عَلَىٰ قُلُوبِ الْكَافِرِينَ
Tilka alqura naqussu AAalaykamin anba-iha walaqad jaat-hum rusuluhum
bilbayyinatifama kanoo liyu/minoo bima kaththaboomin qablu kathalika yatbaAAu
Allahu AAalaquloobi alkafireen
Indonesian
Negeri-negeri (yang telah Kami binasakan) itu, Kami ceritakan sebagian dari
berita-beritanya kepadamu. Dan sungguh telah datang kepada mereka rasul-rasul
mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, maka mereka (juga) tidak beriman
kepada apa yang dahulunya mereka telah mendustakannya. Demikianlah Allah
mengunci mata hati orang-orang kafir.
|
Ayah 7:102 الأية
وَمَا وَجَدْنَا لِأَكْثَرِهِم مِّنْ عَهْدٍ ۖ وَإِن وَجَدْنَا أَكْثَرَهُمْ
لَفَاسِقِينَ
Wama wajadna li-aktharihimmin AAahdin wa-in wajadna aktharahum lafasiqeen
Indonesian
Dan Kami tidak mendapati kebanyakan mereka memenuhi janji. Sesungguhnya Kami
mendapati kebanyakan mereka orang-orang yang fasik.
|
Ayah 7:103 الأية
ثُمَّ بَعَثْنَا مِن بَعْدِهِم مُّوسَىٰ بِآيَاتِنَا إِلَىٰ فِرْعَوْنَ وَمَلَئِهِ
فَظَلَمُوا بِهَا ۖ فَانظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُفْسِدِينَ
Thumma baAAathna min baAAdihim moosabi-ayatina ila firAAawna
wamala-ihifathalamoo biha fanuthurkayfa kana AAaqibatu almufsideen
Indonesian
Kemudian Kami utus Musa sesudah rasul-rasul itu dengan membawa ayat-ayat Kami
kepada Fir'aun dan pemuka-pemuka kaumnya, lalu mereka mengingkari ayat-ayat itu.
Maka perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang membuat kerusakan.
|
Ayah 7:104 الأية
وَقَالَ مُوسَىٰ يَا فِرْعَوْنُ إِنِّي رَسُولٌ مِّن رَّبِّ الْعَالَمِينَ
Waqala moosa yafirAAawnu innee rasoolun min rabbi alAAalameen
Indonesian
Dan Musa berkata: "Hai Fir'aun, sesungguhnya aku ini adalah seorang utusan dari
Tuhan semesta alam,
|
Ayah 7:105 الأية
حَقِيقٌ عَلَىٰ أَن لَّا أَقُولَ عَلَى اللهِ إِلَّا الْحَقَّ ۚ قَدْ جِئْتُكُم
بِبَيِّنَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ فَأَرْسِلْ مَعِيَ بَنِي إِسْرَائِيلَ
Haqeequn AAala an laaqoola AAala Allahi illa alhaqqa qadji/tukum bibayyinatin
min rabbikum faarsil maAAiya banee isra-eel
Indonesian
wajib atasku tidak mengatakan sesuatu terhadap Allah, kecuali yang hak.
Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata dari Tuhanmu,
maka lepaskanlah Bani Israil (pergi) bersama aku".
|
Ayah 7:106 الأية
قَالَ إِن كُنتَ جِئْتَ بِآيَةٍ فَأْتِ بِهَا إِن كُنتَ مِنَ الصَّادِقِينَ
Qala in kunta ji/ta bi-ayatinfa/ti biha in kunta mina assadiqeen
Indonesian
Fir'aun menjawab: "Jika benar kamu membawa sesuatu bukti, maka datangkanlah
bukti itu jika (betul) kamu termasuk orang-orang yang benar".
|
Ayah 7:107 الأية
فَأَلْقَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِيَ ثُعْبَانٌ مُّبِينٌ
Faalqa AAasahu fa-ithahiya thuAAbanun mubeen
Indonesian
Maka Musa menjatuhkan tongkat-nya, lalu seketika itu juga tongkat itu menjadi
ular yang sebenarnya.
|
Ayah 7:108 الأية
وَنَزَعَ يَدَهُ فَإِذَا هِيَ بَيْضَاءُ لِلنَّاظِرِينَ
WanazaAAa yadahu fa-itha hiya baydaolinnathireen
Indonesian
Dan ia mengeluarkan tangannya, maka ketika itu juga tangan itu menjadi putih
bercahaya (kelihatan) oleh orang-orang yang melihatnya.
|
Ayah 7:109 الأية
قَالَ الْمَلَأُ مِن قَوْمِ فِرْعَوْنَ إِنَّ هَٰذَا لَسَاحِرٌ عَلِيمٌ
Qala almalao min qawmi firAAawnainna hatha lasahirun AAaleem
Indonesian
Pemuka-pemuka kaum Fir'aun berkata: "Sesungguhnya Musa ini adalah ahli sihir
yang pandai,
|
Ayah 7:110 الأية
يُرِيدُ أَن يُخْرِجَكُم مِّنْ أَرْضِكُمْ ۖ فَمَاذَا تَأْمُرُونَ
Yureedu an yukhrijakum min ardikumfamatha ta/muroon
Indonesian
yang bermaksud hendak mengeluarkan kamu dari negerimu". (Fir'aun berkata): "Maka
apakah yang kamu anjurkan?"
|
Ayah 7:111 الأية
قَالُوا أَرْجِهْ وَأَخَاهُ وَأَرْسِلْ فِي الْمَدَائِنِ حَاشِرِينَ
Qaloo arjih waakhahu waarsilfee almada-ini hashireen
Indonesian
Pemuka-pemuka itu menjawab: "Beri tangguhlah dia dan saudaranya serta kirimlah
ke kota-kota beberapa orang yang akan mengumpulkan (ahli-ahli sihir),
|
Ayah 7:112 الأية
يَأْتُوكَ بِكُلِّ سَاحِرٍ عَلِيمٍ
Ya/tooka bikulli sahirin AAaleem
Indonesian
supaya mereka membawa kepadamu semua ahli sihir yang pandai".
|
Ayah 7:113 الأية
وَجَاءَ السَّحَرَةُ فِرْعَوْنَ قَالُوا إِنَّ لَنَا لَأَجْرًا إِن كُنَّا نَحْنُ
الْغَالِبِينَ
Wajaa assaharatufirAAawna qaloo inna lana laajran in kunnanahnu alghalibeen
Indonesian
Dan beberapa ahli sihir itu datang kepada Fir'aun mengatakan: "(Apakah)
sesungguhnya kami akan mendapat upah, jika kamilah yang menang?"
|
Ayah 7:114 الأية
قَالَ نَعَمْ وَإِنَّكُمْ لَمِنَ الْمُقَرَّبِينَ
Qala naAAam wa-innakum laminaalmuqarrabeen
Indonesian
Fir'aun menjawab: "Ya, dan sesungguhnya kamu benar-benar akan termasuk
orang-orang yang dekat (kepadaku)".
|
Ayah 7:115 الأية
قَالُوا يَا مُوسَىٰ إِمَّا أَن تُلْقِيَ وَإِمَّا أَن نَّكُونَ نَحْنُ
الْمُلْقِينَ
Qaloo ya moosa immaan tulqiya wa-imma an nakoona nahnu almulqeen
Indonesian
Ahli-ahli sihir berkata: "Hai Musa, kamukah yang akan melemparkan lebih dahulu,
ataukah kami yang akan melemparkan?"
|
Ayah 7:116 الأية
قَالَ أَلْقُوا ۖ فَلَمَّا أَلْقَوْا سَحَرُوا أَعْيُنَ النَّاسِ
وَاسْتَرْهَبُوهُمْ وَجَاءُوا بِسِحْرٍ عَظِيمٍ
Qala alqoo falamma alqaw saharooaAAyuna annasi wastarhaboohum wajaoobisihrin
AAatheem
Indonesian
Musa menjawab: "Lemparkanlah (lebih dahulu)!" Maka tatkala mereka melemparkan,
mereka menyulap mata orang dan menjadikan orang banyak itu takut, serta mereka
mendatangkan sihir yang besar (mena'jubkan).
|
Ayah 7:117 الأية
وَأَوْحَيْنَا إِلَىٰ مُوسَىٰ أَنْ أَلْقِ عَصَاكَ ۖ فَإِذَا هِيَ تَلْقَفُ مَا
يَأْفِكُونَ
Waawhayna ila moosaan alqi AAasaka fa-itha hiya talqafu maya/fikoon
Indonesian
Dan Kami wahyukan kepada Musa: "Lemparkanlah tongkatmu!". Maka sekonyong-konyong
tongkat itu menelan apa yang mereka sulapkan.
|
Ayah 7:118 الأية
فَوَقَعَ الْحَقُّ وَبَطَلَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
FawaqaAAa alhaqqu wabatala makanoo yaAAmaloon
Indonesian
Karena itu nyatalah yang benar dan batallah yang selalu mereka kerjakan.
|
Ayah 7:119 الأية
فَغُلِبُوا هُنَالِكَ وَانقَلَبُوا صَاغِرِينَ
Faghuliboo hunalika wanqalaboosaghireen
Indonesian
Maka mereka kalah di tempat itu dan jadilah mereka orang-orang yang hina.
|
|